Kegiatan-Kegiatan Bank Umum

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 17 Maret 2016

loading...

Secara umum, kegiatan bank umum lebih luas dari pada bank perkreditan rakyat. Artinya, produk yang ditawarkan bank umum lebih beragam, hal ini disebabkan karena bank umum memiliki kebebasan untuk menentukan produk dan jasanya.

Bank umum atau yang lebih dikenal dengan nama bank komersil merupakan bank yang paling banyak beredar di Indonesia. bank umum juga memiliki berbagai keunggulan dibandingkan BPR, baik dalam bidang pelayanan maupun jangkauan wilayah operasinya. Artinya bank umum memiliki kegiatan pemberian jasa yang paling lengkap dan daoat beroperasi di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan bank umum secara lengkap meliputi kegiatan sebagai berikut :


1. Menghimpun dana (funding)

Kegiatan menghimpun dana merupakan kegiatan bank umum untuk membeli dana dari masyarakat. Kegiatan ini dikenal juga dengan nama funding. Kegiatan membeli dana dapat dilakukan dengan cara menawarkan berbagai jenis simpanan yang biasa disebut rekening atau account. Jenis-jenis simpanan yang ada dewasa ini adalah :
  • Simpanan giro (demand deposit), merupakan simpanan pada bank yang penarikannya dapat dilakukan dengan menggunakan cek dan bilyet giro. Kepada setiap pemegang rekening akan diberikan bunga yang  dikenal dengan nama jasa giro.
  • Simpanan tabungan (saving deposit), merukan simpanan pada bank yang penarikannya sesuai dengan yang ditetapkan oleh bank. Penarikan tabungan dapat dilakukan melalui  buku tabungan, slip penarikan, kuitansi, atau menggunakan ATM.
  • Simpanan deposito (time deposit), merupakan simpanan yang memiliki jangka waktu tertentu (jatuh tempo). Penarikannya pun dilakukan sesuai dengan jangka waktu tersebut.


2. Menyalurkan dana (lending)

Menyalurkan dana merupakan kegiatan bank umum untuk menjual dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat. Kegiatan ini dikenal dengan nama lending. Penyaluran dana yang dilakukan oleh bank dilakukan melalui pemberian pinjaman atau kredit.

Sebelum kredit diluncurkan bank terlebih dahulu menilai kelayakan kredit yang diajukan oleh nasabah. Kelayakan ini meliputi berbagai aspek penilaian. Secara umum, jenis-jenis kredit yang ditawarkan meliputi :
  • Kredit investasi, merupakan kredit yang diberikan kepada pengusaha yang melakukan investasi atau penanaman modal.
  • Kredit modal kerja, merupakan kredit yang digunakan sebagai modal usaha.
  • Kredit perdagangan, merupakan kredit yang diberikan kepada para pedagang dalam rangka memperlancar atau memperluas atau memperbesar kegiatan perdagangannya.
  • Kredit produktif, merupakan kredit yang dapat berupa investasi, modal kerja atau perdagangan.
  • Kredit konsumtif, merupakan kredit yang digunakan untuk keperluan pribadi misalnya keperluan konsumsi, baik pangan, sandang, maupun papan.
  • Kredit profesi, merupakan kredit yang diberikan kepada para kalangan profesional seperti dosen, dokter, atau pengacara.


3. Memberikan jasa-jasa bank lainnya

Jasa-jasa bank lainnya merupakan kegiatan bank umum penunjang untuk mendukung kelancaran kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana dari masyarakat. Sekalipun kegiatan penunjang, kegiatan bank ini sangat banyak memberikan keuntungan bagi bank dan nasabah. 

Dalam praktiknya, jasa-jasa bank lainnya meliputi :
  • Transfer
  • Kliring
  • Inkaso
  • Safe deposit box
  • Bank card (kartu kredit)
  • Bank notes
  • Bank garansi
  • Bank draft
  • Letter of Credit
  • Cek wisata (Travellers Cheque)
  • Menerima setoran-setoran
  • Melayani pembayaran-pembayaran
  • Bermain di pasar modal
  • Dan lain-lain.

kegiatan bank umum


Demikianlah penjelasan mengenai kegiatan-kegiatan  bank umum. Semoga tulisan ini bermanfaat.


loading...
Blog, Updated at: 18.09

0 komentar:

Posting Komentar