Pengertian Sikap Kesadaran Hukum

Posted by Ensikloblogia on Senin, 28 Maret 2016

Loading...


Sebelum mengetahui pengertian sikap kesadaran hukum, maka kita perlu tahu pengertian sikap terlebih dahulu. Sikap merupakan kecenderungan untuk bereaksi terhadap suatu objek tertentu. Kecenderungan untuk bereaksi ini timbul sebagai akibat dari pengetahuan dan pengalaman seseorang terhadap objek tertentu.

Pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki seseorang diseleksi dan menjadi pedoman dalam perilaku. Jika pedoman perilaku ini dihadapkan dengan suatu objek maka nilai tersebut bereasi cenderung muncul menjadi perbuatan. Oleh karena itu bersifat subektif.

Reaksi seseorang terhadap objek yang dihadapi dapat berupa reaksi positif maupun reaksi negatif. reaksi positif dan negatif ini disebut sebagai arah sikap. Reaksi positif merupakan  pendekatan diri ke arah objek. Sedangkan reaksi negatif merupakan penghindaran dari objek.

Sikap memiliki tiga unsur, yaitu apa yang dipikirkan oleh seseorang terhadap objek yang dihadapi, apa yang dirasakan seseorang terhadap objek yang dihadapi, dan apa yang dilakukan seseorang terhadap objek yang dihadapi.

Hukum dapat berupa peraturan yang harus ditaati oleh warga masyarakat yang ada di dalamnya. Hukum ini merupakan objek sikap. Sikap terhadap hukum dapat ke arah positif, dan ke arah negatif. setiap anggota masyarakat harus memiliki sikap positif terhadap hukum, artinya mendukung berlakunya hukum, memilih menaati perintah hukum dibandingkan melawan aturan hukum.

Apabila sikap memiliki tiga unsur, berarti seseorang memiliki sikap positif terhadap hukum. apabila ia memikirkan supaya ia mematuhi hukum, merasa senang, puas, bangga, mematuhi, bersedia, dan sikap untuk mematuhi hukum, seseorang memiliki sikap positif. seseorang yang memiliki sikap negatif terhadap hukum apabila seseorang tersebut memiliki sikap yang berlawanan dengan ketiga unsur tersebut.

Menurut Prof. Dr. Achmad Ali, kesadaran hukum adalah kesadaran tentang keberadaan dan berlakunya norma hukum tertentu. Kesadaran hukum ada dua macam.
  1. Kesadaran hukum yang positif adalah hukum yang untuk maksud baik. Contohnya karena menyadari larangan untuk merampok maka si pelaku tercegah untuk melakukan perampokan.
  2. Kesadaran hukum yang negatif adalah hukum yang digunakan untuk maksud buruk. Contohnya, karena menyadari haknya untuk dianggap “tidak bersalah” sebelum adanya putusan hakim dan haknya untuk dibela advokat, maka si pelaku melakukan korupsi.

Kesadaran hukum ada dalam tiap-tiap pribadi dan muncul dari dalam pribadi orang. Kesadaran hukum muncul pada saat banyak terjadi pelanggaran seperti kerusuhan, perampokan, dan pembunuhan. Di sini orang mulai mempermasalahkan ada tidaknya kesadaran hukum di masyarakat karena banyaknya pelanggaran tadi.

Kalau keadaan normal, tidak banyak pelanggaran hukum maka orang tidak lagi mempermasalahkan adanya kesadaran hukum. sudah semestinya orang tunduk pada hukum dan tidak melanggar hukum.

pengertian sikap kesadaran hukum


Dengan demikian, pengertian kesadaran hukum adalah kesadaran orang tentang adanya hukum, untuk selanjutnya tunduk pada hukum dan tidak melanggar aturan hukum itu. Jadi, kesadaran hukum yang dimaksud di sini adalah kesadaran hukum secara positif.

Loading...
Blog, Updated at: 01.02

0 komentar:

Posting Komentar