Barang Jaminan di Pegadaian dan Kegiatan Usaha Pegadaian Lainnya

Posted by Ensikloblogia on Selasa, 26 April 2016

Loading...

Barang jaminan di pegadaian


Bagi nasabah yang  ingin memperoleh fasilitas pinjaman dari Perum Pegadaian, maka hal yang paling penting untuk diketahui adalah masalah barang yang akan dijadikan jaminan. Perum Pegadaian dalam hal jaminan telah menetapan ada beberapa jenis barang berharga yang dapat diterima untuk digadaikan.

Barang-barang tersebut nantinya akan ditaksir nilainya, sehingga dapatlah diketahui berapa nilai taksiran dari  barang yang digadaikan. Besarnya jaminan diperoleh dari 80-90% nilai taksiran. Semakin besar nilai taksiran barang, semakin besar pula pinjaman yang akan diperoleh.

Jenis barang-barang berharga yang dapat diterima dan dapat dijadikan jaminan oleh perum pegadaian adalah sebagai berikut :
  1. Barang-barang atau benda-benda perhiasan antara lain emas, perak, intan, berlian, mutiara, platina, dan jam.
  2. Barang-barang berupa kendaraan seperti mobil (termasuk bajaj dan bemo), sepeda motor, sepeda biasa (termasuk becak).
  3. Barang-barang elektronik antara lain televisi, radio, radio tape, video, komputer,  kulkak, tustel, mesin tik.
  4. Mesin-mesin seperti mesin jahit dan mesin kapal motor.
  5. Barang-barang keperlua rumah tangga seperti barang tekstil, pakaian, permadani atau kain batik; barang-barang pecah belah dengan jaminan haruslah dalam kondisi baik dalam arti masih dapat dipergunakan atau bernilai.


barang jaminan di pegadaian

Kegiatan usaha pegadaian lainnya


Mungkin selama ini masyarakat kita hanya mengenal usaha pegadaian secara sepintas saja, yaitu sebagai tempat peminjaman uang  dengan cara menggadaikan barangnya. Padahal dalam praktiknya di samping  usaha peminjaman uang Perum Pegadaian juga melakukan usaha lain.

Usaha lain yang dilakukan Perum Pegadaian antara lain :
  1. Melayani taksiran, bagi masyarakat yang ingin menaksir berapa  nilai riil barang-barang berharga miliknya seperti emas, intan, berlian, mobil, televisi, dan barang lainnya. hal ini berguna bagi masyarakat yang berniat menjual barangnya tersebut atau hendak menghitung kekayaannya.
  2. Melayani jasa titipan barang, bagi masyarakat yang ingin menitipkan barang berharganya. Jasa penitipan ini diberikan untuk memberikan rasa aman untuk pemiliknya dari kehilangan barang, kebakaran, atau kecurian.
  3. Memberikan kredit, terutama bagi karyawan yang memiliki penghasilan tetap. Pembayaran pinjaman dilakukan dengan memotong gaji si peminjam secara bulanan.
  4. Ikut serta dalam usaha tertentu bekerja sama dengan piha ketiga, misalnya dalam pembangunan perkantoran atau pembangunan lainnya dengan sistem Build, Operate, and Transfer (BOT).

Yang jelas, bahwa usaha pokok pegadaian merupakan usaha peminjaman uang dengan sistem gadai, sedangkan usaha lainnya merupakan usaha penunjang kegiatan pokok Perum Pegadaian.

Demikianlah penjelasan mengenai barang jaminan di pegadaian dan kegiatan usaha pegadaian lainnya. semoga tulisan ini bermanfaat. 

Loading...
Blog, Updated at: 00.00

0 komentar:

Posting Komentar