Jenis-Jenis Kartu Kredit serta Keuntungan dan Kerugian Kartu Kredit

Posted by Ensikloblogia on Jumat, 15 April 2016

loading...

Jenis-jenis kartu kredit


Keleluasaan dan kebebasan dalam menggunakan kartu plastik sangat dibatasi kepada jenis kartu plastik atau kartu kredit yang dimilikinya. Setiap jenis kartu kredit memiliki keunggulan dan kekurangan. Oleh karena itu, sebagai nasabah kita harus pandai memilih kartu kredit dengan baik.

Jenis-jenis kartu kredit yang ada saat ini dapat dilihat dari segi fungsi dan berdasarkan wilayahnya.



Jenis-jenis kartu kredit dilihat dari segi fungsinya



Dilihat dari segi fungsinya, kartu kredit terdiri dari :
  1. Change card, merupakan kartu kredit di mana pemegang kartu harus melunasi semua penagihan yang terjadi atas dirinya sekaligus pada saat jatuh tempo. Sebagai contoh, jika nasabah melakukan transaksi sebesar Rp500.000,-, maka pada saat jatuh tempo pembayaran harus dilakukan atas seluruh nilai transaksi tersebut dan tidak dapat dicicil.
  2. Credit card, adalah suatu sistem di mana pemegang kartu kredit dapat melunasi penagihan yang terjadi atas dirinya sekaligus atau secara angsuran pada saat jatuh tempo. Sama dengan contoh di atas, hanya saja yang menjadi perbedaan pada kartu kredit jenis ini  adalah pembayarannya dapat dicicil asal memenuhi ketentuan minimal pembayaran yang harus dipenuhi dan biasanya besarnya minimal 10% dari nilai tagihan.
  3. Debit card, merupakan kartu kredit yang pembayaran atas penagihan nasabah melalui pendebitan atas rekening yang ada di bank di mana pada saat membuka kartu. Dengan pendebitan tersebut, maka sejumlah uang nasabah yang sesuai dengan nominal transaksi berkurang dan  dikreditkan kepada rekening pedagang tempat nasabah berbelanja.
  4. Cash card, merupakan kartu yang berfungsi sebagai alat penarikan tunai pada ATM maupun langsung di Teller bank. Namun, pembayaran cash ini tidak dapat dilakukan di luar bank.
  5. Check Guarantee, merupakan kartu kredit yang digunakan sebagai jaminan dalam penarikan cek dan dapat pula digunakan untuk menarik uang tunai.


Jenis-jenis kartu kredit berdasarkan wilayah


Berdasarkan wilayah penggunaanya, jenis kartu kredit terbagi menjadi :
  1. Kartu lokal, merupakan kartu kredit yang hanya dapat dilakukan dalam suatu wilayah tertentu misalnya di seluruh wilayah negara Indonesia. contoh jenis kartu kredit ini adalah BCA Card.
  2. Kartu internasional, yaitu katu kredit yang dapat dilakukan lintas negara atau dapat digunakan di seluruh negara. Contoh jenis kartu kredit ini adalah Visa Card, Master Card, Dinners card atau American Card.



Keuntungan dan Kerugian kartu Kredit


Bagi nasabah pemegang kartu dengan memiliki kartu kredit, baik yang dikeluarkan oleh bank maupun lembaga pembiayaan diharapkan akan memberikan berbagai keuntungan. Demikian pula bagi lembaga penerbit kartu kredit tersebut. Oleh karena itu, penggunaan kartu kredit dalam setiap transaksi akan memberikan berbagai keuntungan kepada berbagai pihak walaupun dalam prakteknya juga terdapat kerugian.

Adapun keuntungan kartu kredit yang dapat diperoleh sebuah bank atau lembaga pembiayaan yaitu :
  1. Iuran tahunan yang dikeluarkan oleh seorang pemegang kartu. Bayangkan saja, jika sebuah bank atau lembaga pembiayaan memiliki satu juta pemgang kartu kredit dan masing-masing pemegang kartu dibebani biaya iuran tahunan sebesar Rp100.000,-, maka keuntungan bank atau lembaga pembiayaan tersebut adalah Rp 100.000.000.000,- (100 Miliar) per tahun. Jadi, semakin banyak jumlah anggota semakin banyak pula keuntungan yang diperoleh bank atau lembaga keuangan.
  2. Bunga yang dikenakan saat belanja. Masih dengan contoh di atas, jika nasabah-nasabah berbelanja atau mengambil uang sebesar 100 Miliar per bulan dan anggap saja 60% atau sekitar Rp60 Miliar dikenai bunga dari nasabah-nasabah tersebut terlambat melakukan pembayaran, maka akan dikenakan bunga sekitar 2,5% sampai 5% per bulan. Kemudian, kita anggap nasabah yang dikenai bunga 3% saja, maka penghasilan dari bunga adalah 3% x Rp60 Miliar  atau setara dengan Rp1,8 Miliar per bulan atau Rp21,6 miliar per tahun dan semakin banyak nasabah yang menunggak, maka semakin besar pula pendapatan yang diperoleh bank atau lembaga pembiayaan.
  3. Biaya administrasi yaitu biaya yang dibebankan kepada setiap pemegang kartu kredit yang akan menarik uang di ATM.
  4. Biaya denda terhadap keterlambatan di samping bunga.


Keuntungan kartu kredit bagi pemegang kartu kredit adalah :
  1. Kemudahan berbelanja dengan cara kredit, jadi nasabah tidak perlu membawa uang tunai untuk melakukan transaksi.
  2. Kemudahan memperoleh uang tunai selama 24 jam dan 7 hari dalam seminggu di berbagai tempat-tempat strategis  sehingga memudahkan untuk memenuhi keperluan uang tunai yang mendadak.
  3. Bagi sebagian kalangan, memegang kartu kredit memberikan kesan bonafiditas sehingga memberikan kebanggaan tersendiri.


Jenis-Jenis Kartu Kredit serta Keuntungan dan Kerugian Kartu Kredit



Keuntungan kartu kredit bagi pedagang (merchant) adalah :
  1. Dapat meningkatkan omset penjualan, hal ini disebabkan adanya minimal pembelanjaan serta akibat pemegang kartu merasa tidak membayar tunai sehingga menggunakan kartu kredit sekehendaknya, maka biasanya pemegang kartu boros dalam membelanjakan uang dan tentu saja hal itu menguntungkan pedagang.
  2. Sebagai bentuk pelayanan yang diberikan kepada para pelanggannya sehingga pelanggan selalu kembali dan melakukan hal yang sama berulang-ulang.

Di samping keuntungan, kartu kredit juga mengandung beberapa kerugian jika tidak dilakukan secara hati-hati. Kerugian memang merupakan suatu risiko yang pasti dalam kegiatan bisnis. Kerugian tersebut tidak hanya monopoli  bank atau lembaga pembiayaan, tetapi juga bagi si pemegang kartu.
Kerugian yang dimaksud dengan adanya penggunaan kartu kredit antara lain :

Bagi lembaga pembiayaan, jika terjadi kemacetan pembayaran oleh nasabah yang berbelanja atau mengmabil uang tunai sulit ditagih mengingat persetujuan penerbitan kartu kredit biasanya tanpa jaminan benda-benda berharga sebagaimana layaknya kredit. Bahkan hanya dengan menjaminkan bukti penghasilan saja sudah cukup untuk memperolejh kartu kredit.

Bagi nasabah pemegang kartu, kerugian dialami jika nasabah tersebut boros dalam berbelanja.  Hal ini terjadi karena nasabah merasa tidak mengeluarkan uang tunai saat berbelanja sehingga biasanya hal-hal yang tidak dibutuhkan juga dibeli. Kemudian, kerugian nasabah juga terjadi karena merchant membebankan biaya tambahan untuk setiap kali melakukan transaksi. Kerugian lainnya adalah limit yang diberikan terkadang terlalu kecil.


Pelayanan ATM


Salah satu sarana yang memegang peranan penting dalam penggunaan kartu kredit adalah Automated Teller Machine (ATM). ATM ini merupakan mesin yang dapat melayani kebutuhan nasabah secara otomatis setiap saat selama 24 jam dan 7 hari dalam seminggu termasuk hari libur. Kemudian lokasi ATM tersebar di berbagai tempat-tempat strategis. Pengertian ATM dewasa ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Anjungan Tunai Mandiri.

Pelayanan ATM yang dapat diberikan oleh mesin ATM antara lain :
  1. Penarikan uang tunai. Dalam hal ini jumlah penarikan dibatasi kepada jumlah tertentu tergantung limit yang diberikan. Kemudian jumlah penarikan dalam satu mesin ATM pun dibatasi.
  2. Dapat digunakan sebagai tempat untuk memesan buku cek dan bilyet giro.
  3. Dapat digunakan sebagai tempat untuk meminta rekening koran.
  4. Dapat digunakan sebagai tempat untuk mengecek saldo rekening nasabah.
  5. Dan pelayanan lainnya.

Sedangkan manfaat lain yang dapat diberikan oleh ATM disamping yang di atas adalah :
  1. Praktis dan efisien dalam pelayanannya
  2. Pengoperasian mesin ATM relatif mudah
  3. Melayani 24 jam  termasuk hari libur
  4. Menjamin keamanan dan privasi
  5. Memungkinkan mengambil uang tunai lebih dari 1 kali sehari
  6. Terdapat di berbagai tempat yang strategis

  
Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis kartu kredit serta keuntungan dan kerugian kartu kredit.

loading...
Blog, Updated at: 21.05

0 komentar:

Posting Komentar