Pengertian Anjak Piutang (Factioring) dan Kegiatan Perusahaan Anjak Piutang

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 16 April 2016

loading...

Pengertian  anjak piutang dan perusahaan anjak piutang


Pengertian perusahaan anjak piutang atau yang lebih dikenal dengan nama factoring adalah perusahaan yang kegiatannya adalah melakukan penagihan atau pembelian, atau pengambilalihan atau pengolahan utang piutang  suatu perusahaan dengan imbalan atau pembayaran tertentu milik perusahaan. 

Pengertian anjak piutang menurut Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK.013/1988 tanggal 20 Desember 1988 adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri.

Dengan demikian, jelas bahwa perusahaan anjak piutang melakukan kegiatan pembiayaan baik secara pembelian, pengelolaan atau pengambilalihan piutang suatu perusahaan. Kemudian dalam menjalankan kegiatannya, perusahaan anjak piutang terdiri dari beberapa jenis. Jenis-jenis ini dapat dilihat dari kemampuan dan keberagaman produk yang ditawarkannya kepada masyarakat.

Untuk memahami bagaimana cara kerja perusahaan anjak piutang dan bagaimana perusahaan anjak piutang bisa terbetuk, maka pahami penjelasan di bawah ini.

Dalam suatu kegiatan bisnis perusahaan, ada berbagai macam kegiatan yang dilakukan perusahaan 
untuk mendapatkan keuntungan. Akan tetapi, pada beberapa keadaan sebuah perusahaan tentu saja mengalami hambatan sehingga menyebabkan kegiatan pokok perusahaan terancam.

Hambatan-hambatan yang dialami suatu perusahaan dapat berupa kesulitan penjualan, kesulitan melakukan penagihan piutang, kondisi andministratif kredit yang semrawut ataupun teknologi yang digunakan yang sudah ketinggalan zaman. Kemudian hambatan atau ancaman tersebut dapat datang dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan.

Bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan atau penjualan, hambatan yang dapat terjadi atau menjadi ancaman serius adalah banyaknya penjualan kredit yang tidak dapat tertagih atau macet.

Banyaknya kredit macet ini akan mengganggu  perputaran barang dan perputaran uang, apalagi sampai kredit tersebut tidak mampu dibayar oleh nasabahnya. 

Apabila masalah piutang ini tidak dapat segera ditanggulangi secara serius, bukan tidak mungkin kerugian lebih besar tidak dapat dihindari. Untuk melakukan penagihan piutang ini tentu saja butuh tenaga maupun biaya yang besar.

Untuk menanggulangi masalah piutang yang semerawut maka perusahaan menyerahkan hal ini kepada perusahaan yang sanggup untuk melakukannya. Adalah perusahaan anjak piutang yang memang kegiatan utamanya adalah bergerak di bidang penagihan piutang.

Perusahaan anjak piutang dapat mengambil alih pengolahan piutang baik dengan cara dikelola atau dengan cara dibeli serta dapat pula melakukan pengolahan administrasi piutang suatu perusahaan.

Jadi bagi perusahaan yang sedang mengalami kesulitan seperti di atas dapat menyerahkan seluruh persoalan-persoalannya kepada perusahaan anjak piutang dengan imbalan fee yang disepakati bersama.


Pengertian Anjak Piutang (Factioring) dan Kegiatan Perusahaan Anjak Piutang


Kegiatan anjak piutang 


Perusahaan anjak piutang (factoring) merupakan jenis perusahaan yang relatif baru di Indonesia. secara resmi adalah dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK.013/1988 tanggal 20 Desember 1988, pada hal di banyak negara lain kegiatan anjak piutang sudah dimulai sejak puluhan tahun lalu.

Kegiatan utama perusahaan anjak piutang adalah mengambil alih pengurusan piutang suatu perusahaan dengan dengan suatu tanggung jawab tertentu, tergantung kesepakatan dengan pihak kreditor (pihak yang punya piutang).

Usaha yang dijalankan oleh perusahaan anjak piutang berkaitan dengan pengambilalihan dan pengelolaan piutang suatu perusahaan, tergantung permintaan pihak kreditor. Bagi perusahaan kreditor, dengan adanya perusahaan anjak piutang sangat membantu mereka dalam hal mengurangi resiko yang dihadapi terhadap macetnya tagihan perusahaan. Di samping itu, mereka dapat lebih berkosentrasi terhadap kegiatan lain yang lebih strategis di perusahaannya.

Kegiatan perusahaan anjak piutang telah diatur dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK.013/1988 tanggal 20 Desember 1988. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan perusahaan anjak piutang meliputi kegiatan antara lain :
  1. Pengambilalihan tagihan suatu perusahaan dengan fee tertentu.
  2. Pembelian piutang suatu perusahaan dalam suatu transaksi perdagangan dengan harga yang sesuai dengan kesepakatan.
  3. Mengelola usaha penjualan kredit suatu perusahaan, artinya perusahaan anjak piutang dapat mengelola kegiatan administrasi kredit suatu perusahaan sesuai kesepakatan.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian anjak piutang, perusahaan anjak piutang dan kegiatan perusahaan anjak piutang. Semoga bermanfaat.

loading...
Blog, Updated at: 21.09

0 komentar:

Posting Komentar