Pengertian dan Jenis-Jenis Saham dan Obligasi

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 28 April 2016

loading...

Pengertian saham (stocks)


Pengertian saham atau stocks merupakan surat berharga yang bersifat kepemilikan. Artinya si pemegang saham merupakan pemilik perusahaan. Semakin besar saham yang dimilikinya, maka semakin besar pula kekuasaannya di perusahaan tersebut. Keuntungan yang diperoleh dari saham dikenal dengan nama deviden. Pembagian deviden ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Bagi perusahaan yang modalnya diperoleh dari saham merupakan modal sendiri. Dalam struktur permodalan khususnya untuk perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT), pembagian modal menurut undang-undang terdiri dari :
  • Modal dasar, yaitu modal pertama kali perusahaan didirikan.
  • Modal ditempatkan, maksudnya modal yang sudah dijual dan besarnya 25% dari modal dasar.
  • Modal setor, merupakan modal yang benar-benar telah disetor yaitu sebesar 50% dari modal yang telah ditempatkan.
  • Saham dalam portepel, yaitu modal yang masih dalam bentuk saham yang belum dijual atau modal dasar  dikurangi modal yang ditempatkan.



Jenis-jenis saham 


Jenis-jenis saham dapat ditinjau dari beberapa jenis, antara lain :

Jenis-jenis saham dari segi cara peralihan, yaitu :
  • Saham atas tunjuk (bearer stocks), merupakan saham yang tidak mempunyai nama atau tidak tertulis nama pemilik dalam saham tersebut. Saham jenis ini mudah dialihkan atau dijual kepada pihak lainnya.
  • Saham atas nama (registered stocks),  di mana di dalam saham ini tertulis nama pemilik saham tersebut dan untuk dialihkan diperlukan syarat dan prosedur tertentu.


Jenis-jenis saham dari segi hak tagih yaitu :
  • Saham biasa (common stocks), bagi pemilik saham ini hak untuk memperoleh deviden akan didahulukan terlebih dahulu kepada kaum preferen. Begitu pula dengan hak terhadap harta apabila perusahaan diakuisisi.
  • Saham preferen (prefered stocks), merupakan saham yang memperoleh hak utama dalam deviden dan harta apabila pada saat perusahaan dilikuidasi.


pengertian dan jenis saham dan obligasi

Pengertian obligasi (bonds)


Surat berharga obligasi merupakan instrumen utang bagi perusahaan yang hendak memperoleh modal. Keuntungan dari membeli obligasi diwujudkan dalam bentuk kupon. Berbeda dengan saham, maka obligasi tidak mempunyai hak terhadap manajemen dan kekayaan perusahaan.

Artinya perusahaan yang mengeluarkan obligasi hanya mengakui mempunyai utang kepada si pemegang obligasi sebesar obligasi yang dimilikinya. Oleh karena itu, dalam struktur modal perusahaan yang terlihat dalam neraca, obligasi dimasukkan dalam modal asing atau utang jangka panjang. Utang ini akan dilunasi apabila telah sampai waktunya.


Jenis-jenis obligasi


Obligasi yang dikeluarkan oleh emiten juga beragam tergantung dari keinginan emiten. Jenis-jenis obligasi, seperti halnya saham dapat dilihat dari berbagai sisi, sebagai berikut :


Jenis-jenis obligasi ditinjau dari segi peralihan antara lain :
  • Obligasi atas tunjuk (bearer bonds), merupakan jenis obligasi di mana di dalam obligasi tidak terdapat nama dan mudah untuk dialihkan kepada pihak lain.
  • Obligasi atas nama (registered bonds), merupakan obligasi di mana nama pemilik obligasi terdapat di dalam obligasi dan untuk dialihkan butuh berbagai persyaratan dan prosedur.


Jenis-jenis obligasi ditinjau dari segi jaminan yang diberikan atau hak hakim antara lain :
  • Obligasi dengan jaminan (secured bonds), merupakan jenis obligasi yang dijamin dengan jaminan tertentu. Jenis obligasi ini antara lain, obligasi dengan garansi (guaranted bonds), obligasi dengan jaminan harta (mortgage bonds), obligasi dengan jaminan efek (colleteral bonds) dan obligasi dengan jaminan peralatan (euipment bonds).
  • Obligasi tanpa jaminan (unsecured bonds), pengertian tanpa jaminan artinya obligasi yang diberikan hanya berbentuk kepercayaan semata, misalnya debenture bonds, yang merupakan obligasi yang diterbitkan pemerintah dan subordinate bonds.


Jenis-jenis obligasi ditinjau dari segi cara penetapan dan pembayaran bunga dan pokok antara lain :
  • Obligasi dengan bunga tetap, merupakan obligasi yang memberikan bunga secara tetap setiap periode tertentu, misalnya 16% per tahun.
  • Obligasi dengan bunga tidak tetap, merupakan obligasi yang memberikan bunga tidak tetap dan biasanya  dikaitkan dengan suku bunga bank yang berlaku untuk periode tertentu.
  • Obligasi tanpa bunga, merupakan obligasi yang tidak memberikan bunga kepada pemegangnya. Keuntungan dari obligasi ini diharapkan selisih nilai  antara pembelian dengan nilai pada saat jatuh tempo.


Jenis-jenis obligasi ditinjau dari segi penerbit, antara lain :
  • Obligasi oleh pemerintah, merupakan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat, daerah atau perusahaan pemerintah.
  • Obligasi oleh swasta, merupakan obligasi yang diterbitkan oleh pihak swasta.


Jenis-jenis obligasi ditinjau dari segi jatuh tempo antara lain :
  • Obligasi jangka pendek, merupakan obligasi yang berjangka waktu tidak lebih dari 1 tahun.
  • Obligasi jangka menengah, yaitu obligasi yang memiliki jangka waktu antara 1 tahun sampai 5 tahun.
  • Obligasi jangka panjang, merupakan obligasi yang memiliki jangka waktu lebih dari 5 tahun.


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian saham dan jenis-jenis saham, serta pengertian obligasi dan jenis-jenis obligasi. Semoga tulisan ini bermanfaat.

loading...
Blog, Updated at: 22.18

0 komentar:

Posting Komentar