Pengertian Kartu Kredit dan Sistem Kerja Kartu Kredit serta Cara Memilih Kartu Kredit

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 14 April 2016

Loading...

Apa yang anda bayangkan ketika mendengar kata kartu kredit ? Kartu kredit memang identik dengan kemapanan dan kemampuan ekonomi seseorang. Jika kita menyaksikan di sinetron-sinetron Indonesia, biasanya karakter antagonis dan sombong akan memamerkan kartu kredit miliknya sebagai bentuk kekuatan ekonomi yang dimilikinya.

Tahukah kita apa pengertian kartu kredit, jenis-jenis kartu kkredit, dan manfaat yang bisa kita peroleh dengan memiliki kartu kredit ? Pada kesempatan ini akan dijelaskan mengenai banyak hal yang berhubungan dengan kartu kredit.


Pengertian kartu kredit


Sejak awal manusia mengenal sistem perdagangan, sistem pembayaran manusia pun berubah seiring dengan perkembangan zaman. Manusia yang pada awalnya menggunakan sistem barter mengalami kesulitan dalam penukaran barang kemudian menggunakan uang sebagai alat pembayaran yang dikatakan lebih sederhana.

Ternyata, keberadaan uang yang sudah sangat sederhana masih mengalami kendala di era moderen. Risiko kehilangan uang dalam jumlah besar, resiko jika ternyata uang yang dimiliki adalah uang palsu serta risiko terkena perampokan membuat penggunaan uang mulai berkurang. Berkurangnnya penggunaan uang itulah yang mendorong terciptanya kartu kredit sebagai alat pembayaran.

Kartu plastik atau yang lebih dikenal dengan nama kartu kredit atau uang plastik mampu menggantikan fungsi uang sebagai alat pembayaran. Dengan adanya kartu kredit, maka risiko kehilangan uang, ataupun kerusakan uang dapat dieliminasi dengan penggunaan kartu kredit. 

Penggunaan kartu kredit dirasakan lebih aman dan praktis untuk segala keperluan seperti bepergian, apalagi saat ini kartu kredit sudah dapat dipergunakan untuk segala kegiatan internasional seperti visa card dan master card. Lalu, apa pengertian kartu kredit ?

Kartu kredit adalah kartu yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan bank atau lembaga keuangan bukan bank. Kartu kredit diberikan kepada nasabah sebagai alat pembayaran di berbagai tempat seperti supermarket, pasar swalayan, hotel, restoran, tempat hiburan, dan tempat-tempat lainnya. di samping itu, kartu kredit juga dapat diuangkan di berbagai tempat  seperti di ATM (Automted Teller Machine).

Penggunaan kartu kredit di Indonesia masih relatif baru, yaitu sekitar tahun 80-an. Keluarnya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK.013/1998 Tanggal 20 Desember telah mengubah peta penyebaran kartu kredit semakin luas. Berdasarkan surat keputusan tersebut, bisnis kartu plastik digolongkan sebagai kelompok usaha jasa pembiayaan.

Pelopor pengembangan usaha kartu plastik di Indonesia dilakukan oleh Citibank dan Bank Duta. Dewasa ini jenis kartu plastik atau kartu kredit yang beredar semakin luas seperti Master card, Visa BCA card, Dinner club, Kassa card dan Amex card. Khusus untuk Dinners dan Kassa card merupakan kartu kredit yang bukan dikeluarkan oleh bank, tetapi oleh perusahaan pembiayaan seperti PT Dinners Jaya Indonesia untuk kartu Dinners dan PT Kassa Multi Finance untuk kartu Kassa.
Pihak-pihak yang terlibat dalam penggunaan kartu kredit

Transaksi yang dilakukan dengan menggunakan kartu plastik atau kartu kredit  melibatkan berbagai pihak yang saling berkepentingan. Masing-masing pihak satu sama lain terikat perjanjian baik mengenai hak maupun mengenai kewajibannya. Pihak-pihak yang terlibat ini pada akhirnya akan membentuk sistem kerja kartu kredit itu sendiri.

Dalam sistem kerja credit card ada tiga pihak yang terlibat, yaitu :
  1. Bank atau perusahaan pembiayaan baik sebagai penerbit dan pembayar
  2. Pedagang (merchant), sebagai tempat belanja seperti hotel, supermarket, restoran, pasar swalayan,  tempat-tempat hiburan, restoran, dan tempat-tempat lainnya di mana bank mengikat perjanjian.
  3. Pemegang kartu (card holder), adalah nasabah yang namanya tertera dalam kartu kredit tersebut dan yang berhak menggunakannnya untuk berbagai keperluan transaksi.



Sistem kerja kartu kredit


Sistem kerja kartu kredit adalah dengan melibatkan pihak-pihak yang saling berkepentingan. Sistem kerja ini melibatkan pemegang kartu, perusahaan yang mengeluarkan kartu dan pihak pedagang.

Sistem kerja kartu plastik atau kartu kredit dimulai dari  permohonan penerbitan kartu, transaksi pembelanjaan sampai dengan penagihan yang dilakukan oleh lembaga pembayar dapat dijelaskan sebagai berikut :
  1. Nasabah mengajukan permohonan sebagai pemegang kartu dengan memenuhi segala peraturan yang telah dibuat.
  2. Bank atau lembaga pembiayaan akan menerbitkan kartu apabila “disetujui” setelah melalui penelitian terhadap kredibilitas  dan kapabilitas calon nasabah, kemudian diserahkan kepada nasabah.
  3. Dengan kartu yang sudah disetujui pemegang kartu kredit berbelanja di suatu tempat dengan bukti pembayarannya.

Apabila nasabah pemegang kartu kredit melakukan transaksi, maka sistem kerja penagihannya adalah sebagai berikut :
  1. Pemegang kartu melakukan transaksi dengan menunjukkan kartu dan menandatagani bukti transaksinya.
  2. Pihak pedagang akan menagihkan kepada bank atau lembaga keuangan berdasarkan bukti transaksinya dengan nasabah.
  3. Bank atau lembaga pembiayaan akan membayar kembali kepada merchant sesuai dengan perjanjian yang telah mereka sepakati.
  4. Bank atau lembaga pembiayaan akan menagihkan ke pemegang kartu berdasarkan bukti pembelian sampai batas waktu tertentu.
  5. Pemegang kartu akan membayar sejumlah nominal yang tertera sampai batas waktu yang telah ditentukan dan apabila terjadi keterlambatan, maka nasabah akan dikenakan bunga dan denda.



Syarat memegang kartu kredit


Persyaratan untuk memperoleh kartu kredit tergantung pada bank atau lembaga yang mengeluarkan kartu kredit tersebut. Namun, secara umum persyaratan yang dipersyaratkan hampir tidak jauh berbeda antara satu lembaga keuangan dengan lembaga keuangan lainnya.

Adapun persyaratan yang dipersyaratkan untuk memperoleh kartu kredit secara umum adalah sebagai berikut :
  1. Nasabah mengajukan permohonan dengan mengisi formulir permohonan yang sudah dipersiapkan oleh lembaga penerbit.
  2. Nasabah melengkapi persyaratan yang dipersyaratkan seperti menyerahkan foto kopi bukti diri seperti KTP dan menyerahkan slip gaji atau surat keterangan penghasilan.
  3. Pihak bank atau lembaga pembiayaan akan melakukan penelitian langsung ke alamat calon pemegang kartu dan lewat telepon. Tujuan penelitian ini untuk melihat kebenaran data yang dibuat serta kredibilitas dan kapabilitas nasabah tersebut. Penelitian juga ditujukan ke lembaga lain untuk melihat daftar blacklist nasabah.
  4. Pihak bank atau lembaga pembiayaan akan menyetujui penerbitan kartu jika hasil dari penelitian dianggap layak dan mengirimkan kartu tersebut kepada nasabah.

Pengertian Kartu Kredit dan Sistem Kerja Kartu Kredit serta Cara Memilih Kartu Kredit


Cara memilih kartu kredit


Setiap nasabah yang memegang kartu kredit selalu mendambakan berbagai kemudahan dan keuntungan lainnya. hal ini sesuai dengan tujuan penggunaan kartu kredit tersebut. Dan agar nasabah tidak terjebak dalam berbagai masalah dengan memegang kartu yang diperolehnya, maka pemilihan untuk memegang kartu perlu berhati-hati, karena setiap jenis kartu kredit memiliki keuntungan dan kelebihan masing-masing.

Cara memilih jenis kartu kredit yang baik dapat dilihat dari berbagai segi. Ada beberapa cara untuk memilih kartu kredit yang baik. Secara umum, kartu kredit dikatakan baik apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut :
  1. Persyaratan untuk memperoleh kartu kredit relatif ringan.
  2. Prosesnya cepat, mudah, dan tidak bertele-tele.
  3. Mempunyai jaringan yang luas, sehingga dapat dengan mudah dibelanjakan di berbagai tempat yang diinginkan.
  4. Biaya penggunaan yang relatif rendah seperti uang iuran tahunan dan bunga yang dibebankan kepada pemegang kartu.
  5. Kartu harus dapat digunakan dengan multi fungsi.
  6. Penggunaan kartu memberikan rasa bangga kepada pemakainya.


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian kartu kredit, sistem kerja kartu kredit, dan cara memilih kartu kredit. semoga tulisan ini bermanfaat

Loading...
Blog, Updated at: 21.00

0 komentar:

Posting Komentar