Pengertian Perusahaan Modal Ventura Sebagai Lembaga Keuangan Bukan Bank

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 21 April 2016

Loading...

Pengertian dan ciri-ciri modal ventura


Pengertian perusahaan modal ventura secara umum adalah lembaga keuangan bukan bank yang berani melakukan investasi di mana investasi tersebut mengandung risiko yang tinggi. Keputusan ini dibuat dengan berbagai pertimbangan tentunya dan hal ini sesuai pula dengan maksud  dan tujuan didirikannya perusahaan modal ventura, yaitu melakukan penanaman modal dalam suatu usaha yang mengandung risiko tinggi.

Meskipun berinvestasi di tempat yang mengandung risiko tinggi, pihak modal ventura mengharapkan suatu keuntungan yang tinggin pula dari penyertaan modalnya berupa capital gain atau deviden. Perusahaan yang pembiayaannya dari modal ventura disebut Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) atau investee company.

Pengertian perusahaan modal ventura sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 1988 adalah “ badan usaha yang melakukan suatu pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan”.

Perbedaan antara bank dengan modal ventura adalah pada jenis kegiatannya. Bank membiayai suatu kegiatan, tetapi tidak masuk ke dalam perusahaan yang dibiayainya, sedangkan modal ventura memberikan pembiayaan dengan cara melakukan penyertaan langsung ke dalam perusahaan yang dibiayainya.

Dengan demikian, kegiatan modal ventura memiliki karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan lembaga pembiayaan atau lembaga keuangan bukan bank lainnya. Ciri-ciri atau karakteristik modal ventura adalah sebagai berikut :
  1. Kegiatan yang dilakukan bersifat penyertaan langsung ke suatu perusahaan.
  2. Penyertaan dalam perusahaan bersifat jangka panjang dan biasanya di atas tiga tahun.
  3. Bisnis yang dimasuki merupakan bisnis yang memiliki risiko tinggi.
  4. Keuntungan yang diperoleh berasal dari capital gain, deviden atau bagi hasil tergantung dari penyertaan modalnya di bidang yang diinginkan.
  5. Kegiatannya lebih banyak dilakukan dalam usaha pembentukan usaha baru atau pengembangan suatu usaha.


Landasan hukum untuk mendirikan modal ventura


Landasan hukum tentang kegiatan yang berkaitan dengan modal ventura di Indonesia ditetapkan dengan berbagai peraturan. Peraturan-peraturan inilah yang menjadi landasan hukum berdiri dan beroperasinya kegiatan modal ventura di Indonesia.

Peraturan yang menjadi landasan hukum untuk mendirikan modal ventura yang dimaksud adalah :
  1. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 469/KMK.017/1995 Tanggal 3 Oktober 1995 Tentang Pendirian dan Pembinaan Perusahaan Modal Ventura.
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1995 Tentang Pajak Penghasilan bagi Perusaahaan Modal Ventura.
  3. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 227/KMK.01/1994 Tanggal 9 Juni 1994 Tentang Sektor-Sektor Usaha Perusahaan Pasangan Usaha atau Perusahaan Modal Ventura.
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 1992 tentang Sektor-Sektor Usaha Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) Perusahaan Modal Ventura.
  5. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK.013/1998 Tanggal 20 Desember tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Lembaga Pembiayaan.
  6. Keppres Nomor 61 Tahun 1998 tentang Lembaga Pembiayaan.



Pengertian Perusahaan Modal Ventura Sebagai Lembaga Keuangan Bukan Bank


Tujuan Pendirian Modal Ventura


Pasti menjadi pertanyaan di kepala kita, mengapa perusahaan modal ventura berani dan mau melakukan usaha dalam investasi yang mengandung risiko tinggi. Padahal, dalam suatu investasi yang mengadung risiko tinggi akan meningkatkan kemungkinan kerugian yang tinggi pula. Jawabannya adalah karena hal itu sejalan dengan tujuan pendirian modal ventura, yaitu membiayai suatu perusahaan yang mengandung risiko tinggi, tujuan ini tidak selamanya didasarkan pada keuntungan semata, tetapi dapat pula hanya membantu pengembangan atau pendirian suatu perusahaan.

Secara garis besar, maksud dan tujuan pendirian modal ventura adalah sebagai berikut :
  1. Untuk pengembangan suatu proyek tertentu, misalnya proyek penelitian, di mana proyek ini biasanya tanpa memikirkan keuntungan semata, akan tetapi bersift untuk pengembangan ilmu pengetahuan.
  2. Pengembangan suatu teknologi baru, atau pengembangan produk baru. Pembiayaan untuk usaha ini baru memperoleh keuntungan dalam jangka panjang.
  3. Pengambilalihan kepemilikan suatu perusahaan. Tujuan pembiayaan dengan pengambilalihan kepemilikan usaha perusahaan lain lebih banyak diarahkan untuk mencari keuntungan.
  4. Kemitraan dalam rangka pengentasan kemiskinan, dengan tujuan untuk membantu para pengusaha lemah yang kekurangan modal, tetapi tidak punya  jaminan materil sehingga sulit memperoleh pinjaman. Dengan adanya penyertaam modal dari modal ventura akan dapat membantu menghadapi kesulitan keuangannya.
  5. Alih teknologi yang dilakukan ke perusahaan yang masih menggunakan teknologi lama sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan mutu produksinya.
  6. Membantu perusahaan yang sedang kekuranga likuiditas.
  7. Membantu pendirian perusahaan baru, di mana tingkat risiko kerugiannya sangat besar.



Keuntungan yang diperoleh perusahaan modal ventura dan perusahaan pasangan usaha


Seperti sudah dijelaskan sebelumnya bahwa keikutsertaan perusahaan modal ventura dalam bisnis yang mengandung risiko tinggi adalah untuk memperoleh keuntungan. Begitu pula bagi Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) dengan adanya bantuan dari perusahaan modal ventura diharapkan akan memperoleh berbagai manfaat.

Adapun keuntungan bagi masing-masing pihak yang terlibat dalam kegiatan perusahaan modal ventura adalah sebagai berikut :

Keuntungan bagi perusahaan modal ventura :
  1. Memperoleh keuntungan berupa deviden dari penyertaan modalnya dalam bentuk saham.
  2. Memperoleh keuntungan berupa capital gain dari hasil selisih dari transaksi penjualan dan pembelian surat-surat berharga (saham).
  3. Memperoleh keuntungan berupa bagi hasil untuk usaha tertentu sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuatnya.

Keuntungan bagi Perusahaan Pasangan Usaha (PPU)
  1. Membantu penambahan modal usaha bagi perusahaan yang sedang mengalami kekurangan modal (likuiditas).
  2. Memperbaiki teknologi melalui pengalihan dari teknologi lama ke teknologi baru sehingga dapat membantu peningkatan kapasitas produksi dan peningkatan mutu produksinya.
  3. Membantu pengembangan usaha melalui perluasan pasar dan pengembangan usaha baru seperti melalui diversifikasi usaha.
  4. Mengurangi risiko kerugian. Maksudnya jika perusahaan beroperasi dengan modal sendiri, maka risiko kerugianpun ditanggung sendiri, namun apabila dijalankan bersama dengan modal ventura, maka risiko disebarkan antara keduanya.


Jenis pembiayaan modal ventura


Jenis-jenis pembiayaan yang dilakukan oleh perusahaan modal ventura adalah :
  1. Equity financing, merupakan jenis pembiayaan langsung. Dalam hal ini perusahaan modal ventura melakukan penyertaan langsung pada Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) dengan cara mengambil bagian dari sejumlah saham milik PPU.
  2. Semi equity financial, yaitu merupakan pembiayaan dengan membeli obligasi konversi yang diterbitkan oleh Perusahaan Pasangan Usaha.
  3. Mendirikan perusahaan baru. Dalam hal ini perusahaan modal ventura bersama-sama dengan PPU mendirikan usaha yang baru sama sekali.
  4. Bagi hasil, pembiayaan jenis ini merupakan pembiayaan kepada usaha kecil yang belum memiliki bentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT), namun tidak tertutup kemungkinan dengan yang berbadan hukum PT, apabila kedua belah pihak saling menginginkannya.



Sumber-sumber dana modal ventrua


Dalam melakukan penyertaan modal di berbagai bidang usaha, perusahaan modal ventura harus memiliki dana yang cukup. Dana yang dibutuhkan dapat diperoleh dari berbagai sumber dana yang ada di berbagai tempat. 

Semakin banyak dana yang dibutuhkan, maka pencarian dana dapat dilakukan lebih agresif dari berbagai sumber-sumber dana yang ada. Setiap sumber dana memiliki berbagai keuntungan dan keterbatasan sendiri. Oleh karena itu, pihak manajemen modal ventura harus pandai betul untuk memilih  sumber dana mana yang paling menguntungkan.

Sumber-sumber dana yang dapat dipilih adalah sebagai berikut :

Sumber dana modal ventura dari perusahaan, dapat diperoleh melalui :
  1. Setoran modal dari para pemegang saham.
  2. Cadangan laba yang belum terpakai.
  3. Laba yang ditahan.

Sumber-sumber dana modal ventura dari luar perusahaan meliputi :
  1. Investor baik perorangan maupun industri.
  2. Pinjaman dari dunia perbankan.
  3. Pinjaman dari perusahaan asuransi.
  4. Pinjaman dari perusahaan dana pensiun.

Sedangkan pertimbangan untuk memilih dana dari sumber dana di atas adalah :
  1. Jangka waktu pinjaman apakah jangka panjang atau jangka pendek.
  2. Sifat pinjaman, yaitu pinjaman lunak atau komersil.
  3. Suku bunga atau biaya yang dibebankan dengan membandingkan dengan sumber lainnya.
  4. Persyaratan untuk memperoleh pinjaman, termasuk syarat pengembaliannya.


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian perusahaan modal ventura, landasan hukum pendirian modal ventura, tujuan pendirian modal ventura, keuntungan yang diperoleh para pihak dala modal ventura, jenis pembiayaan modal ventura, dan sumber-sumber dana modal ventura.
Semoga tulisan ini bermanfaat. 

Loading...
Blog, Updated at: 21.52

0 komentar:

Posting Komentar