Pengertian Safe Deposit Box (SDB) dan Manfaat Safe Deposit Box bagi Nasabah dan Bank

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 23 April 2016

Loading...

Apa yang anda tahu tentang pengertian Safe Deposit Box (SDB) ? Safe Deposit Box (SDB) merupakan jasa-jasa bank yang diberikan oleh bank kepada para nasabahnya. Jasa  safe deposit box juga dikenal dengan nama safe loket. 

Safe Deposit Box (SDB) berbentuk kotak dengan ukuran tertentu dan disewakan kepada para nasabah yang berkepentingan untuk menyimpan dokumen-dokumen atau benda-benda berharga miliknya. Pembukaan SDB dilakukan dengan dua buah anak kunci, di mana satu pihak pemegang kunci adalah bank dan pihak lainnya adalah nasabah yang menggunakan jasa Safe Deposit Box.

Kegunaan dari Safe Deposit Box adalah untuk menyimpan surat-surat berharga dan surat-surat penting yang terdiri dari :
  • Sertifikat deposito
  • Sertifikat tanah
  • Saham
  • Obligasi
  • Surat perjanjian
  • Akte kelahiran
  • Surat nikah
  • Ijasah
  • Paspor
  • Dan surat dokumen lainnya.

Di samping itu, Safe Deposit Box (SDB) dapat pula digunakan untuk menyimpan benda-benda berharga seperti :
  • Emas
  • Mutiara
  • Berlian
  • Intan
  • Permata
  • Dan benda-benda berharga lainnya.


Sedangkan larangan menyimpan barang di Safe Deposit Box antara lain :
  • Narkotik@ dan sejenisnya
  • Bahan yang mudah meledak
  • Dan larangan lainnya.


Keuntungan bagi bank dengan membuka jasa Safe Deposit Box (SDB) kepada masyarakat adalah sebagai berikut :
  • Biaya sewa
  • Uang setoran jaminan yang mengendap
  • Pelayanan nasabah


Keuntungan menggunakan Safe Deposit Box bagi nasabah antara lain :
  • Menjamin kerahasiaan barang-barang yang disimpan, karena pihak bank tidak perlu tahu isi Safe Deposit Box selama tidak melanggar aturan yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Keamanan dokumen juga terjamin karena peralatan keamanan yang canggih, SDB terbuat dari bahan yang tahan api, terdapat dua buah anak kunci yang masing-masing dipegang oleh bank dan nasabah, serta tidak dapat dibuka oleh satu pihak saja, misalnya bank saja atau nasabah saja.


Di samping memperoleh keuntungan dari menggunakan jasa Safe Deposit Box seperti yang disebutkan di atas, nasabah juga akan dikenakan berbagai macam biaya.

Adapun biaya yang dikenakan kepada nasabah yang menggunakan jasa Safe Deposit Box (SDB) ada dua macam, yaitu :
  1. Biaya sewa yang besarnya tergantung ukuran box yang diinginkan serta jangka waktu sewa. Biaya sewa dibayar biasanya per tahun.
  2. Setoran jaminan, merupakan biaya pengganti, apabila kunci yang dipegang oleh nasabah hilang dan box harus dibongkar. Akan tetapi jika terjadi masalah, maka jika Safe Deposit Box tidak diperpanjang, setoran jaminan dapat diambil kembali.

Biasanya untuk menyewa Safe Deposit Box (SDB) pihak perbankan lebih mengutamakan nasabahnya yang sudah lama. Nasabah lama dan aktif berhubungan dengan bank tersebut serta  selalu mempunyai etiket baik seringkali disebut nasabah primer. Akan tetapi, perbankan juga menyediakan fasilitas Safe Deposit Box (SDB) buat nasabah sekunder.


Pengertian Safe Deposit Box (SDB) dan Manfaat Safe Deposit Box bagi Nasabah dan Bank


Untuk menjadi pemegang Safe Deposit Box tidaklah rumit, bahkan sangat sederhana. Nasabah cukup menyerahkan foto kopi KTP/SIM/Paspor serta pas photo. Begitu pula saat membuka atau menyimpannya bagi nasabah cukup melaporkan dan menunjukkan kartu identitas SDB-nya.


Jika anak kunci yang dipegang nasabah hilang, maka nasabah cukup melaporkannya ke bank dengan membawa surat keterangan dari kepolisian. Kemudian bank akan membuka Safe Deposit Box dengan disaksikan pihak yang berwenang. Untuk memperpanjang kembali nasabah dikenakan setoran jaminan kunci yang baru.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian Safe Deposit Box (SDB) dan manfaat Safe Deposit Box bagi nasabah dan bank. Semoga bermanfaat. 

Loading...
Blog, Updated at: 22.22

0 komentar:

Posting Komentar