Prosedur Pemberian Kredit

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 30 April 2016

loading...

Prosedur pemberian dan penilaian kredit oleh dunia perbankan secara umum antarbank yang satu dengan bank yang lain tidak jauh berbeda. Perbedaannya hanya terletak pada prosedur dan persyaratan yang ditetapkannya dengan pertimbangan masing-masing.

Prosedur pemberian kredit secara umum dapat dibedakan antara pinjaman perseorangan dan pinjaman oleh suatu badan hukum kemudian  dapat pula ditinjau dari segi tujuannya apakah untuk konsumtif atau produktif.

Secara umum, prosedur pemberian kredit adalah sebagai berikut :


Pengajuan berkas-berkas


Dalam hal ini, pemohon kredit mengajukan permohonan kredit  yang dituangkan dalam satu proposal. Kemudian dilampirkan dengan berkas-berkas lainnya yang dibutuhkan. Pengajuan proposal kredit hendaknya berisi :
  • Latar belakang perusahaan seperti riwayat hidup singkat perusahaan, jenis bidang usaha, identitas perusahaan, nama pengurus berikut pengetahuan dan pendidikannya, perkembangan perusahaan serta relasinya dengan pihak pemerintah dan swasta.
  • Maksud dan tujuan kredit, apakah untuk memperbesar omset atau meningkatkan kapasitas produksi dengan membangun pabrik baru serta tujuan lainnya.
  • Bersarnya kredit dan jangka waktu kredit.
  • Cara pemohon mengembalikan kredit
  • Jaminan kredit, untuk menutupi segala risiko jika terjadi kredit macet baik karena unsur kesengajaan maupun tidak sengaja.


Prosedur Pemberian Kredit

Penyelidikan berkas pinjaman


Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah berkas yang diajukan sudah lengkap dan sesuai persyaratan dan sudah benar. Jika menurut bank belum lengkap, maka nasabah akan diminta untuk melengkapi berkas permohonan kredit tersebut hingga jangka waktu yang ditentukan, dan apabila sampai jangka waktu yang ditentukan nasabah belum sanggup melengkapi berkas tersebut, maka permohonan kredit dibatalkan.


Wawancara I


Tahap prosedur pemberian kredit selanjutnya adalah wawancara yang bertujuan untuk melakukan penydikan terhadap calon peminjam, untuk meyakinkan apakah berkas yang disampaikan sudah benar sesuai dengan yang diinginkan pihak perbankan. Wawancara ini juga untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan nasabah yang sebenarnya.


On the spot


Merupakan tahap prosedur pemberian kredit yang berupa kegiatan pemerikasaan ke lapangan untuk melihat prospek kegiatan usaha calon peminjam dan jaminan yang diberikan. Biasnaya tahap ini dilakukan secara spontan tanpa pemberitahuan kepada nasabah.


Wawancara II


Wawancara kedua merupakan kegiatan perbaikan berkas, jika ada kekurangan-kekurangan pada saat setelah melakukan tahap on the spot di lapangan. Catatan yang ada pada permohonan dan pada saat wawancara I dicocokkan dengan pada saat on the spot apakah ada kesesuaian yang mengandung suatu kebenaran.


Keputusan kredit


Keputusan kredit dalam hal ini adalah menentukan apakah kredit akan diberikan atau ditolak, jika diterima, maka dipersiapkan administrasinya, biasanya keputusan kredit mencakup :
  • Jumlah uang yang diterima
  • Jangka waktu kredit
  • Dan biaya-biaya yang harus dibayar

Keputusan kredit biasanya merupakan keputusan team. Begitu pula dengan kredit yang ditolak, maka hendaknya dikirim surat penolakan sesuai dengan alasannya masing-masing.


Penandatanganan akad kredit/ perjanjian lainnya


Prosedur pemberian kredit ini merupakan lanjutan dari diputuskannya kredit, maka sebelum kredit dicairkan maka terlebih dahulu nasabah menandatangani akad kredit, mengingat jaminan dengan hipotek dan surat perjanjian atau pernyataan yang dianggap perlu.


Realisasi kredit


Realisasi kredit diberikan setelah penandatanganan surat-surat yang diperlukan dengan membuka rekening tabungan atau giro di bank yang bersangkutan.


Penyaluran/penarikan dana


Tahap akhir prosedur pemberian kredit adalah pencairan atau pengambilan uang dari rekening sebagai realisasi dari pemberian kredit dan dapat diambil sesuai ketentuan dan tujuan kredit yaitu sekaligus atau secara bertahap.

Demikianlah pejelasan mengenai prosedur dalam pemberian kredit. Semoga dengan tulisan ini kita semakin paham bagaimana tahap-tahap pemberian kredit yang dilakukan oleh pihak perbankan.

loading...
Blog, Updated at: 22.55

0 komentar:

Posting Komentar