Sejarah Perbankan dan Sejarah Bank Pemerintah

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 09 April 2016

Loading...

Asal Mula Kegiatan Perbankan 


Sejarah mencatat asal mula dikenalnya kegiatan perbankan adalah pada zaman kerajaan tempo dulu di daratan Eropa. Kemudian usaha perbankan ini berkembang ke Asia Barat oleh para pedagang. Perkembangan perbankan di Asia, Afrika, dan Amerika dibawa oleh Bangsa Eropa pada saat melakukan penjajahan ke negara jajahannya baik Asia, Afrika, maupun Benua Amerika.

Jika ditelusuri sejarah dikenalnya kegiatan perbankan dimulai dari jasa penukaran uang. Sehingga dalam sejarah perbankan, arti dikenal sebagai meja tempat pertukaran uang. Dalam perjalanan sejarah kerajaan tempo dulu mungkin penukaran uangnnya dilakukan antar kerajaan yang satu dengan kerajaan yang lain. Kegiatan penukaran uang ini dikenal dengan nama valuta asing (money changer).

Kemudian dalam perkembangan selanjutnya kegiatan operasional perbankan berkembang lagi menjadi tempat penitipan uang atau yang disebut sekarang ini sebagai kegiatan simpanan. Berikutnya kegiatan perbankan bertambah dengan kegiatan peminjaman uang. Uang yang disimppan oleh masyarakat oleh perbankan dipinjamkan kembali ke masyarakat yang membutuhkannya.

Jasa-jasa bank lainnya menyusul sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Akibat dari kebutuhan masyarakat akan jasa keuangan semakin meningkat dan beragam, maka peranan dunia perbankan semakin dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat baik yang berada di negara maju maupun negara perbankan. Bahkan dewasa ini perkembangan dunia perbankan semakin pesat dan moderen, perbankan semakin mendominasi perkembangan ekonomi dan bisnis suatu negara. Bahkan aktivitas dan keberadaan perbankan sangat menentukan kemajuan suatu negara.


Sejarah perbankan


Usaha perbankan itu sendiri baru dimulai dari zaman Babylonia kemudian dilanjutkan ke zaman Yunani Kuno dan Romawi. Namun, pada saat itu tugas utama bank hanyalah sebagai tempat tukar menukar uang.

Seiring dengan perkembangan perdagangan dunia, perkembangan perbankanpun semakin pesat karena perkembangan dunia perbankan tidak terlepas dari perkembangan perdagangan. Perkembangan perdagangan yang semula hanya berada di kawasan Eropa akhirnya menyebar ke Asia Barat.

Bank-bank yang sudah dikenal pada saat itu di Benua Eropa adalah Bank Venezia tahun 1171, kemudian menyusul Bank of Genoa dan Bank of Barcelona tahun 1320. Sebaliknya, perkembangan perbankan di daratan Inggris baru dimulai pada abad ke-16. Namun karena Inggris yang begitu aktif mencari daerah perdagangan yang kemudian dijajah, maka perkembangan perbankan pun ikut dibawa ke daerah jajahannya.

Sejarah perbankan Indonesia tidak terlepas dari zaman penjajahan Hindia-Belanda. Pada saat itu terdapat beberapa bank yang memegang peranan penting di Hindia Belanda. Bank-bank yang ada antara lain :
  1. De Javasche NV
  2. De Post Paar Bank
  3. De Algemenevolks Crediet Bank
  4. Nederland Handles Maatscappij (NHM)
  5. Nationale Handles Bank (NHB)
  6. De Escompto Bank NV

Di samping itu, terdapat pula bank-bank milik pribumi, China, Jepang, dan Eropa lainnya. bank-bank tersebut antara lain :
  1. Bank Nasional Indonesia
  2. Bank Abuan Saudagar
  3. NV Bank Boemi
  4. The Charteredbank of India
  5. The Yokohama Species Bank
  6. The Matsui Bank
  7. The Bank of China
  8. Batavia Bank

Di zaman kemerdekaan perbankan Indonesia bertambah maju dan berkembang lagi. Beberapa bank Belanda dinasionalisasi oleh pemerintah Indonesia. Bank-Bank yang ada di zaman awal kemerdekaan Indonesia antara lain :
  1. Bank Negara Indonesia yang didirikan tanggal 5 Juli 1946 kemudian menjadi BNI 1946.
  2. Bank Rakyat Indonesia yang didirikan pada tanggal 22 Februari 1946. Bank ini berasal dari DE ALGEMENE VOLK CREDIET bank atau Syomin Ginko.
  3. Bank Surakarta MAI (Maskapai Adil Makmur) tahun 1945 di Solo.
  4. Bank Indonesia di Palembang tahun 1946.
  5. Bank Dagang Nasional Indonesia tahun 1946 di Medan.
  6. Indonesia Banking Corporation tahun 1947 di Yogyakarta, kemudian menjadi Bank Amerta.
  7. NV Bank Sulawesi di Manado tahun 1949.
  8. Kalimantan Corporation Trading di Samarinda tahun 1950 kemudian merger dengan Bank Pasifik.
  9. Bank Timur NV di Semarang berganti nama menjadi Bank Gemari, kemudian merger dengan Bank Central Asia (BCA) tahun 1949.


Sejarah Perbankan dan Sejarah Bank Pemerintah


Sejarah Bank Pemerintah


Seperti kita ketahui, bahwa bangsa  Indonesia mengenai dunia perbankan dari bekas penjajahnya, yaitu Belanda. Oleh karena itu, sejarah perbankan Indonesia pun tidak terlepas dari pengaruh Hindia Belanda, baik untuk bank pemerintah maupun untuk bank swasta nasional. Berikut ini adalah sejarah singkat sejarah bank-bank milik pemerintah.


Bank sentral


Bank Sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI) berdasarkan UU No. 13 tahun 1968. Kemudian ditegaskan lagi dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999. Bank ini sebelumnya berasal dari De Javasche Bank yang dinasionalisasi tahun 1951.


Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor


Bank ini berasal dari De Algemene Volkcrediet Bank, kemudian setelah dilebur menjadi bank tunggal dengan nama Bank Nasional Indonesia (BNI) Unit II yang bergerak di bidang rural dan eksim dipisahkan lagi menjadi :
  1. Yang membidangi rural menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan UU No. 21 Tahun 1968.
  2. Yang membidangi exim dengan UU No. 22 Tahun 1968 menjadi Bank Ekspor Impor Indonesia.


Bank Negara Indonesia 1946 (BNI 1946)


Bank ini menjalankan fungsi BNI unit III dengan UU Nomor 17 tahun 1968 berubah menjadi Bank Negara Indonesia 1946.


Bank Dagang Negara (BDN)


BDN  berasal dari Escompto Bank yang dinasionalisasi dengan PP Nomor 13 Tahun 1960, namun PP ini dicabut dan diganti dengan UU nomor 18 Tahun 1968 menjadi Bank Dagang Negara. BDN satu-satunya bank pemerintah yang berada di luar  Bank Negara Indonesia Unit.


Bank Bumi Daya (BBD)


BBD semula berasal dari Nederlandsch Indische Handles Bank kemudian menjadi Nationale Handlesbank, selanjutnya bank ini menjadi Bank Negara Indonesia Unit IV dan berdasarkan pada UU Nomor 19 Tahun 1968 menjadi Bank Bumi Daya.


Bank Pembangunan Indonesia (BAPINDO)


BAPINDO didirikan dengan UU No. 21 Tahun 1960 yang merupakan kelanjutan dari Bank Industri Negara (BIN) tahun 1951.


Bank Pembangunan Daerah (BPD)


Bank ini didirikan di daerah-daerah tingkat I. Dasar hukum pendiriannya adalh UU Nomor 13 Tahun 1962.


Bank Tabungan Negara (BTN)


BTN berasal dari De Post Paar Bank yang kemudian menjadi Bank Tabungan Pos tahun 1950. Selanjutnya menjadi Bank Negara Indonesia Unit V dan terakhir menjadi Bank Tabungan Negara dengan UU Nomor 20 Tahun 1968.


Bank Mandiri


Bank ini merupakan hasil merger antara Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Pembangunan Indonesia (BAPINDO) dan Bank Ekspor Impor (Bank Eksim). Hasil merger keempat bank ini dilaksanakan pada tahun 1999.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai sejarah bank dunia dan sejarah kegiatan perbankan serta sejarah bank-bank yang ada di Indonesia. semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.    

Loading...
Blog, Updated at: 20.10

0 komentar:

Posting Komentar