Alasan Bank Melakukan Merger, Konsolidasi dan Akuisisi

Posted by Ensikloblogia on Selasa, 31 Mei 2016

Loading...

Ada beberapa alasan bagi suatu bank untuk melakukan merger, konsolidasi dan akuisisi, antara lain :
  1. Masalah kesehatan bank, maksudnya apabila bank sudah dinyatakan tidak sehat oleh Bank Indonesia untuk beberapa periode, maka sebaiknya bank tersebut melakukan merger dengan bank yang sehat atau dengan melakukan konsolidasi dengan bank yang sama-sama tidak sehat serta dapat pula diakuisisi oleh bank lain.
  2. Modal yang dimiliki relatif kecil sehingga untuk melakukan ekspansi terlalu sulit. Dengan adanya penggabungan atau usaha peleburan otomatis lebih mudah untuk mengembalikan usahanya. Yang jelas setelah melakukan penggabungan modal  dari beberaa bank yang ikut bergabung modal bank baru bertambah besar.
  3. Manajemen bank yang semerawut atau kurang profesional sehingga perusahaan terus merugi dan sulit berkembang. Jenis bank ini pun sebaiknya melakukan penggabungan atau peleburan usaha dengan bank yang lebih profesional.
  4. Administrasi yang kurang teratur dan masih tradisional, sebaiknya bank melakukan penggabungan atau peleburan sehingga diharapkan administrasinya menjadi lebih baik.
  5. Ingin menguasai pasar. Tujuannya tidak diumumkan secara jelas kepada pihak luar biasanya hanya diketahui oleh mereka yang hendak ikut merger. Dengan adanya penggabungan dari beberapa bank, maka jumlah cabang dan jumlah nasabah yang dimiliki bertambah. Tujuan ini juga untuk menghilangkan atau melawan pesaing yang ada.

Untuk melakukan penggabungan bank, baik penggabungan dalam bentuk merger, konsolidasi dan akuisisi, dapat dilakukan atas :
  1. Inisiatif bank yang bersangkutan, atau
  2. Permintaan Bank Indonesia, atau
  3. Inisiatif badan khusus yang bersifat sementara dalam rangka penyehatan bank.

Dalam melakukan penggabungan usaha bank, maka pihak perbankan hendaknya memenuhi beberapa peraturan dan persyaratan yang telah ditetapkan. Izin untuk melakukan merger, konsolidasi atau akuisisi, harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
  1. Telah memperoleh izin dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bagi bank yang berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas atau rapat sejenis bagi bank yang berbentuk lainnya.
  2. Memenuhi rasio kecukupan modal yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.
  3. Calon anggota direksi dan dewan komisaris tidak termasuk daftar orang tercela di bidang perbankan.
  4. Dalam hal akuisisi, maka bank wajib memenuhi ketentuan mengenai pengertian modal oleh bank yang diatur oleh Bank Indonesia.


Alasan Bank Melakukan Merger, Konsolidasi dan Akuisisi


Demikianlah penjelasan  singkat mengenai alasan bank melakukan merger, konsolidasi dan akuisisi serta syarat-syarat untuk melakukan merger, konsolidasi dan akuisisi. Semoga bermanfaat. 

Loading...
Blog, Updated at: 23.21

0 komentar:

Posting Komentar