Aspek-Aspek dalam Penilaian Kredit

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 26 Mei 2016

Loading...

Di samping menggunakan 5 C dan 7 P, maka penilaian suatu kredit layak atau tidak layak untuk diberikan dapat dilakukan dengan menilai seluruh aspek yang ada. Penilaian dengan seluruh aspek yang ada dikenal dengan nama studi kelayakan usaha. Penilaian dengan model ini biasanya digunakan untuk proyek-proyek yang bernilai besar dan berjangka waktu panjang.

Aspek-aspek yang dinilai dalam pemberian kredit antara lain sebagai berikut :


Aspek yuridis/hukum


Yang dinilai dari aspek yuridis atau hukum dalam penilaian kredit adalah masalah legalitas badan usaha serta izin-izin yang dimiliki perusahaan yang mengajukan kredit. Penilaian dimulai dengan akte pendirian perusahaan sehingga dapat diketahui siapa-siapa pemilik  dan besarnya modal masing-masing pemilik. Kemudian juga diteliti keabsahannya seperti :
  • Surat Izin Usaha Industri (SIUI) untuk sektor industri
  • Surat Izin Usaha Pertambangan (SIUP) untuk sektor pertambangan
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Keabsahan surat-surat yang dijaminkan misalnya sertifikat tanah
  • Serta hal-hal yang dianggap penting lainnya


Aspek pemasaran


Yang dinilai dari aspek pemasaran dalam penilaian kredit adalah permintaan terhadap produk yang dihasilkan sekarang ini dan di masa yang akan datang prospeknya bagaimana. Yang perlu diteliti dalam aspek ini adalah :
  • Pemasaran produknya minimal 3 bulan yang lalu atau 3 tahun yang lalu
  • Rencana penjualan dan produksi minimal 3 bulan atau tiga tahun yang akan datang
  • Peta kekuatan pesaing yang ada
  • Prospek produk secara keseluruhan


Aspek keuangan


Aspek yang dinilai adalah sumber-sumber dana yang dimiliki untuk membiayai usahanya dan bagaimana  penggunaan data tersebut. Di samping itu, hendaknya dibuatkan cash flow dari pada keuangan perusahaan.

Penilaian bank dari segi aspek keuangan biasanya dengan suatu kriteria kelayakan investasi yang mencakup antara lain :
  • Rasio-rasio keuangan
  • Payback period
  • Net Present Value (NPV)
  • Profitability Indek (PI)
  • Internal Rate of Return (IRR)
  • Dan Break Event Point (BEP)


Aspek teknis dan operasi


Peran aspek teknis dan operasi dalam penilaian kredit adalah membahas masalah yang berkaitan dengan produksi, seperti kapasitas yang digunakan, masalah lokasi, lay out ruangan, dan mesin-mesing termasuk jenis mesin yang digunakan.


Aspek manajemen


Untuk menilai struktur organisasi perusahaan, sumber daya manusia yang dimiliki serta latar belakang pengalaman sumber daya manusianya. Pengalaman perusahaan dalam mengelola berbagai prospek yang ada dan pertimbangan lainnya.


Aspek sosial ekonomi


Menganalisis dampaknya terhadap perekonomian dan masyarakat umum seperti :
  • Meningkatkan ekspor barang
  • Mengurangi pengangguran atau lainnya
  • Meningkatkan pendapatan masyarakat
  • Tersedianya sarana dan prasarana
  • Membuka isolasi daerah tertentu


Aspek-Aspek dalam Penilaian Kredit


Aspek ambdal


Menyangkut analisis terhadap lingkungan baik darat, air, atau udara jika proyek atau usaha itu dijalankan. Analisis ini dilakukan secara mendalam apakah apabila kredit tersebut disalurkan, maka proyek yang dibiayai akan mengalami pencemaran lingkungan di sekitarnya. Pencemaran yang sering terjadi antara lain terhadap :
  • Tanah/darat menjadi gersang
  • Air, menjadi limbah berbau busuk, berubah warna atau rasa
  • Udara mengakibatkan polusi, berdebu, bising, dan panas


Demikianlah penjelasan mengenai aspek-aspek dalam penilaian kredit. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

Loading...
Blog, Updated at: 22.42

0 komentar:

Posting Komentar