Pengertian Merger, Konsolidasi dan Akuisisi sebagai Bentuk Penggabungan Usaha Bank

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 22 Mei 2016

Loading...

Kata merger, konsolidasi dan akuisisi adalah kata yang paling umum kita temukan ketika berbicara mengenai penggabungan usaha bank. Penggabungan usaha bank dilakukan dalar rangka mempertahankan kelangsungan hidup suatu bank.

Bagi dunia perbankan yang mengelola bisnis kepercayaan, di mana kehidupan dan kelangsungan hidup bank sangat tergantung pada pelayanan yang diberikannya kepada masyarakat. Artinya, jika masyarakat sudah tidak percaya lagi kepada salah satu bank, maka dampaknya akan berakhir riwayat bank tersebut jika tidak mengubah pelayanannya.

Oleh karena kegiatan perbankan menyangkut uang dari masyarakat dan kepercayaan yang diberikan, maka suatu periode diadakan penilaian tentang kesehatan suatu bank dan bank yang dinyatakan tidak sehat untuk beberapa periode, maka disarankan untuk melakukan penggabungan bank dengan bank yang lainnya.

Penggabungan dalam dunia perbankan tidak hanya ditujukan bagi bank yang dinnilai tidak sehat saja. Akan tetapi, bank yang sehat pun dapat menggabungkan diri dengan bank lainnya sesuai denga tujuan bank tersebut. Sebagai contoh, bank dapat bergabung dengan tujuan untuk menguasai pasar. Namun, biasnya penggabungan antarbank yang tidak sehat akan lebih diutamakan.

Sebelum melakukan penggabungan pihak perbankan dapat memilih beberapa bentuk penggabungan bank. Masing-masing bentuk penggabungan usaha bank memiliki kelebihan dan kerugian tersendiri dan tentu saja bentuk gabungan bank yang dipilih tergantung dari tujuan perbankan tersebut.

Adapun penggabungan usaha bank yang dapat dipilih adalah merger, konsolidasi dan akuisisi. Berikut ini adalah penjelasan mengenai penggabungan bank tersebut.


Merger


Merger adalah pembangunan dua bank atau lebih dengan cara tetap mempertahankan berdirinya salah satu dari bank dan membubarkan bank-bank lainnya tanpa melikuidasi terlebih dahulu. Pembangunan bank dengan cara merger dapat dilakukan dengan cara menggabungkan saluruh saham bank lainnya yang ikut bergabung menjadi satu dengan bank yang dipilih untuk dijadikan bank yang akan dipertahankan.

Biasanya bank hasil merger mamakai salah satu nama yang dipilih secara bersamaan. Misalnya jika Bank ABC melakukan merger dengan Bank DEF, kemudian mereka menyepakati bahwa nama yang digunakan adalah Bank ABC dan nama Bank DEF diganti menjadi Bank ABC. 

Jadi, dalam merger hanya nama satu bank yang dipakai dan nama bank lainnya diganti.


Konsolidasi


Konsolidasi yaitu penggabungan dari dua bank atau lebih dengan cara mendirikan bank baru dan membubarkan bank-bank tersebut tanpa melikudiasi terlebih dahulu. Contoh konsolidasi misalnya Bank ABC melakukan konsolidasi dengan Bank DEF, maka nama kedua bank tersebut dibubarkan kemudia diganti dengan nama baru misalnya Bank XYZ.


Pengertian Merger, Konsolidasi dan Akuisisi sebagai Bentuk Penggabungan Usaha Bank


Akuisisi


Akuisisi merupakan pengambilalihan kepemilikan suatu bank yang berakibat beralihnya pengendalian terhadap bank. Dalam penggabungan dengan bentuk akuisisi biasanya nama bank yang diakuisisi  tidak berubah dan yang berubah hanyalah kepemilikannya.

Contoh, misalnya Bank ABC mengakuisisi Bank DEF. Maka, Bank DEF tidak perlu berubah nama. Hanya saja, kepemilikan Bank DEF sekarang adalah milik Bank ABC setelah diakuisisi.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai penggabungan usaha bank dengan cara merger, konsilidasi dan akuisisi. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 22.21

0 komentar:

Posting Komentar