Pengertian Usaha Gadai dan Asal Mula Pegadaian

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 01 Mei 2016

loading...

Pengertian Usaha gadai


Dalam kegiatan sehari-hari, uang adalah hal yang sangat penting karena dibutuhkan untuk membayar segala keperluan. Akan tetapi, terkadang uang yang dimiliki oleh seseorang terkadang tidak mencukupi untuk membiayai kebutuhannya. Dengan demikian, maka penghematan perlu dilakukan dengan mengurangi pengeluaran untuk biaya kebutuhan yang tidak perlu. Akan tetapi, bagaimana dengan kebutuhan yang memang mendesak tetapi kita belum memiliki uang ? maka dengan demikian, kita akan mengambil langkah lain dengan melakukan peminjaman di berbagai sumber dana yang memungkinkan.

Ada berbagai cara yang bisa diperoleh untuk mendapatkan pinjaman uang, seperti kredit di bank, meminjam ke tetangga, atau meminjam di lembaga keuangan lainnya. bagi orang-orang yang memiliki barang berharga tetapi kesulitan dana dapat sesegera mungkin menjual barang tersebut. Hanya saja, barang yang sudah dijual tersebut sulit untuk didapatkan kembali karena bisa saja telah berpindah tangan.

Untuk mengatasi masalah itu, maka hadirlah usaha gadai sebagai tempat untuk mendapatkan pinjaman uang dengan cara menjaminkan barang berharga miliknya dengan jaminan barang berharga tersebut tidak akan bisa hilang.

Barang yang dijaminkan di pegadaian bisa diambil pada waktu tertentu jika dapat ditebus kembali setelah masyarakat melunasi pinjamannya. Kegiatan menjaminkan barang-barang berharga untuk memperoleh sejumlah uang dan dapat ditebus kembali setelah jangka waktu tertentu tersebut yang disebut dengan usaha gadai.

Dengan usaha gadai, masyarakat tidak perlu takut kehilangan barang-barang berharganya dan jumlah uang yang diinginkannya dapat  disesuaikan dengan harga barang yang dijaminkan. Perusahaan yang menjalankan usaha gadai tersebut disebut perusahaan pegadaian dan secara resmi satu-satunya usaha gadai di Indonesia hanyalah dilakukan oleh Perum Pegadaian.

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui ciri-ciri usaha gadai antara lain sebagai berikut :
  1. Terdapat barang-barang berharga yang digadaikan.
  2. Nilai jumlah pinjaman tergantung nilai barang yang digadaikan.
  3. Barang yang digadaikan dapat ditebus kembali.



pengertian usaha gadai dan asal mula pegadaian

Asal Mula Pegadaian


Usaha pegadaian di Indonesia dimulai pada masa penjajahan Belanda (VOC) di mana pada masa itu tugas pegadaian adalah membantu masyarakat meminjam uang dengan jaminan gadai. Pada mulanya, usaha ini hanya dilakukan oleh pihak swasta, namun pada perkembangannya, usaha gadai ini diambil alih oleh pemerintah Hindia-Belanda. Kemudian dijadikan perusahaan negara, menurut Undang-Undang pemerintah Hindia-Belanda pada waktu itu dengan status Dinas Pegadaian.

Dalam sejarah dunia, usaha pegadaian pertama kali dilakukan di Italia. Kemudian dalam perkembangan selanjutnya  meluas ke wilayah-wilayah Eropa lainnya seperti Inggris, Perancis, dan Belanda. Oleh orang Belanda di bawah VOC, usaha pegadaian dibawa ke Indonesia.

Pada zaman kemerdekaan, pemerintah mengambil alih usaha Dinas Pegadaian dan mengubah status pegadaian menjadi Perusahaan Negara (PN) Pegadaian berdasarkan Undang-Undang No. 19 Prp. 1960.

Perkembangan selanjutnya, tanggal 11 Maret 1969 berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 7 Tahun 1969  Perusahaan Negara berubah menjadi Perusahaan Jawatan (Perjan). Kemudian pada tanggal 10 April 1990 berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 10 Tahun 1990 Perjan Pegadaian berubah menjadi Perusahaan Umum (Perum) Pegadaian. Sampai saat ini, lembaga yang melakukan usaha berdasarkan atas hukum gadai hanyalah Perum Pegadaian.

Demikianlah penjelasan mengenai usaha gadai dan sejarah asal mula pegadaian di Indonesia. semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

loading...
Blog, Updated at: 22.29

0 komentar:

Posting Komentar