Peran Lembaga-Lembaga Swasta di Pasar Modal

Posted by Ensikloblogia on Selasa, 03 Mei 2016

Loading...

Di samping lembaga-lembaga pemerintah dan pelaku utama pasar modal, lembaga-lembaga swasta juga memegang peranan penting di pasar modal. Lembaga-lembaga swasta yang mempunyai peran besar di pasar modal antara lain notaris, konsultan keuangan, konsultan hukum, penilai (appraiser), dan konsultan efek. Berikut ini adalah penjelasan mengenai peran lembaga-lembaga swasta di pasar modal.


Peran notaris di pasar modal


Rencana untuk menjual saham atau obligasi di pasar modal terlebih dahulu dibicarakan dan disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dalam Rapat Umum Pemegang Saham haruslah dicatat  dan agar pencatatannya dianggap sah, maka diperlukanlah jasa notaris untuk pengesahan acara RUPS. Catatan-catatan yang perlu disahkan oleh notaris antara lain :
  • Membuat berita acara RUPS
  • Menyusun setiap keputusan dalam RUPS
  • Meneliti keabsahan yang berkaitan dengan penyelenggaraan RUPS seperti keabsahan persiapan RUPS, keabsahan para pemegang saham
  • Meneliti perubahan anggaran



Peran konsultan keuangan di pasar modal


Konsultan keuangan dibutuhkan untuk melakukan penilaian dan menentukan kelayakan dari laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi,  dan laporan perubahan modal emiten. Setelah melalui beberapa penilaian terhadap laporan keuangan emiten, maka akan mengeluarkan pernyataan atau pendapat terhadap hasil penilaian yang telah dilakukannya. Pendapat yang dikeuluarkan oleh konsultan keuangan antara laai :
  • Wajar tanpa syarat (unqualified opinion), pendapat ini dikeluarkan apabila laporan keuangan disusun sesuai dengan Prinsip-Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) tanpa ada sesuatu catatan atau kekurangan.
  • Pendapat kualifikasi (qualified opinion), pendapat wajar dengan kualifikasi atas penyajian laporan keuangan tersebut, dikarenakan tidak sesuai dengan PAI.
  • Pendapat tidak setuju (adverse), tidak setuju atas penyusunan laporan keuangan yang telah disusun.
  • Menolak (decline opinion), menolak untuk memberikan pendapat secara profesional seperti yang dipersyaratkan oleh NPA.



Peran konsultan hukum di pasar modal


Konsultan hukum bertugas memberikan pernyataan-pernyataan tentang keabsahan dari dokumen-dokumen yang diajukan. Tugas para konsultan hukum adalah meneliti secara sungguh-sungguh atas dokumen-dokumen yang dipersyaratkan. Hal yang perlu mendapat penelitian dan pernyataan dari konsultan hukum haruslah meliputi :
  • Akte pendirian dan anggaran perusahaan besrta perubahan-perubahannya jika ada.
  • Penyertaan modal oleh pemegang saham sebelum go public.
  • Penilaian izin usaha.
  • Status dari kepemilikan aktiva perusahaan.
  • Perjanjian yang telah dibuat dengan pihak ketiga jika ada.
  • Kemungkinan ada gugatan atau tuntutan jika ada.



Peran penilai (appraiser) di pasar modal


Untuk menilai kewajaran dari suatu aktiva seperti tanah, mesin-mesin, gedung-gedung, mobil, dan aktiva lainnya diperlukan jasa penilai profesional. Penilai akan menilai berapa nilai yang wajar sekarang ini, dan setelah dilakukan revaluasi, sehingga nilai aktiva dapat diketahui secara jelas dan benar.


Peran Lembaga-Lembaga Swasta di Pasar Modal

Peran konsultan efek di pasar modal


Konsultan efek bertugas memberikan pendapat tentang keuangan dan manajemen emiten. Konsultan efek akan memberikan konsultasi tentang :
  • Jenis dana yang diperlukan
  • Pemilihan sumber dana yang diinginkan
  • Struktur permodalan yang tepat


Demikianlah penjelasan mengenai peranan lembaga-lembaga swasta di pasar modal. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

Loading...
Blog, Updated at: 22.52

0 komentar:

Posting Komentar