Tujuan Melakukan Transaksi Valas atau Valuta Asing

Posted by Ensikloblogia on Jumat, 13 Mei 2016

loading...

Ada beberapa tujuan transaksi valas atau valuta asing baik yang dilakukan oleh bank, perusahaan lainnya, ataupun individu. Tujuan transaksi valuta asing atau valas ini berbeda-beda sesuai dengan apa yang ingin diperoleh dari transaksi tersebut.

Ada beberapa tujuan melakukan transaksi valas, baik yang dilakukan oleh perusahaan ataupun individu, yaitu :
  1. Untuk transaksi pembayaran.
  2. Mempertahankan daya beli.
  3. Pengiriman uang ke luar negeri.
  4. Mencari keuntungan.
  5. Pemagaran risiko.
  6. Kemudahan berbelanja.


Tujuan transaksi valas untuk transaksi pembayaran


Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan importir di Indonesia melakukan pembelian sejumlah barang dengan perusahaan di Jerman. Pembayaran dilakukan tergantung sales contract yang telah disepakati kedua belah pihak apakah menggunakan Euro Jerman atau Rupiah Indonesia.

Jika pembayaran dilakukan dengan mata uang ekportir (Euro), maka transaksi valas akan terjadi di Indonesia sebagai negara asal importir. Artinya transaksi jual beli valuta asing terjadi di Negara Indonesia. dalam hal ini, maka perusahaan asal Indonesia harus membeli sejumlah uang Euro kemudian dikirim ke Jerman untuk melakukan pembayaran.

Namun, bila pembayaran disepakati dengan mata uang pembeli yaitu Rupiah Indonesia, maka transaksi jual beli terjadi di pihak eksportir (Jerman), di mana pihak eksportir harus terlebih dahulu menukarkan rupiah ke Euro Jerman.

Pembayaran bisa pula dilakukan dengan mata uang asing, misalnya dengan dolar amerika (US $). Jika hal ini terjadi, maka transaksi valas terjadi di negara importir (Indonesia) dan negara eksportir (Jerman).


Tujuan melakukan transaksi valas untuk mempertahankan daya beli


Kebijaksanaan pemerintah melakukan devaluasi bertujuan untuk meningkatkan ekspor sehingga barang-barang kita di luar negeri menjadi lebih kompetitif. Dengan melakukan devaluasi, maka nilai tukar rupiah diturunkan terhadap mata uang yang didevaluasikan. Akan tetapi, bagi pemegang rupiah di dalam negeri justru nilai tukar uangnya terhadap mata uang asing menjadi turun akibatnya daya belinya pun turun dibandingkan dengan valas tersebut.


Tujuan melakukan transaksi valas untuk mengirim uang ke luar negeri


Transfer ke luar negeri merupakan jasa bank dalam pengiriman uang ke luar negeri. Sarana yang digunakan dalam pengiriman ini dapat dilakukan dengan telex, telepon, faksimile atau sarana lainnya. pengiriman dapat dilakukan dengan menggunakan negara pengirim atau negara yang akan dikirimkan. Jika pengiriman dalam mata uang negara tujuan, maka pertukaran valas terjadi di negara pengirim demikian pula jika pengiriman dengan menggunakan negara pengirim, maka transaksi valas terjadi di negara tujuan.


Tujuan melakukan transaksi valas untuk mencari keuntungan


Transaksi valas dapat pula dilakukan untuk mencari keuntungan atau kemudahan-kemudahan berbelanja. Sebagai contoh untuk mencari keuntungan nasabah dapat menyimpan uangnya dalam bentuk deposito valas atau rekening giro valas. Keuntungan dalam hal ini adalah di samping memperoleh suku bunga nasabah akan memperoleh keuntungan dari kenaikan kurs yang terus menerus.

Keuntungan lainnya bagi nasabah yang menyimpan di rekening giro valuta asing adalah dapat menarik atau mengeluarkan cek dan bilyet giro dalam valuta asing sebagai alat pembayaran. Rekening giro atau deposito valas biasanya  diterbitkan dalam valuta asing yang kuat.

Kemudian keuntungan lainnya adalah dengan membeli valuta asing bank notes pada saat kurs turun kemudian menjualnya kembali pada saat kurs naik, transaksi ini dilakukan terhadap mata uang kuat yang cenderung naik terus serta lebih besar unsur spekulasinya.


Tujuan Melakukan Transaksi Valas atau Valuta Asing

Tujuan transaksi valuta asing untuk pemagaran risiko (Hedging)


Dalam hal pemagaran risiko (Hedging), sering kali terhadap utang dalam valuta asing, hal ini akibat daris ering terjadinya  kenaikan kurs yang terus menerus. Kenaikan kurs ini dapat meningkatkan nilai pinjaman atau utang jika tidak dilakukan hedging. Dengan dilakukan hedging, minimal risiko kerugian dapat diperkecil seminimal mungkin.


Tujuan melakukan transaksi valuta asing agar memperoleh kemudahan berbelanja


Di antara berbagai tujuan melakukan transaksi valuta asing di atas, yang sedang berkembang pesat sekarang ini adalah untuk tujuan kemudahan dalam berbelanja, terutama sekali bagi mereka yang suka bepergian ke luar negeri. Kemudahan ini dapat dilakukan dengan membeli travellers cheque (TC) atau cek perjalanan. Dengan membawa Travellers Cheque ini, nasabah dengan mudah dapat berbelanja di berbagai tempat  dan di berbagai negara. Kemudian nominal travellers cheque pun mengikuti kurs yang terus berkembang.


Demikianlah penjelasan mengenai tujuan melakukan transaksi valuta asing. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

loading...
Blog, Updated at: 00.47

0 komentar:

Posting Komentar