Ciri-Ciri Sosiologi dan Metode-Metode Sosiologi

Posted by Ensikloblogia on Jumat, 10 Juni 2016

Loading...

Ciri-ciri sosiologi


Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mengandung beberapa unsur. Adapun ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan antara lain :
  1. Sosiologi bersifat empiris. Sosiologi dalam melakukan kajian terhadap masyarakat didasarkan pada hasil obeservasi,tidak spekulatif, dan hanya menggunakan akal sehat.
  2. Sosiologi bersifat teoritis. Sosiologi berusaha menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi. Abstraksi adalah kerangka dari unsur-unsur yang didapat di dalam observasi, disusun secara logis, serta memiliki tujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat.
  3. sosiologi bersifat kumulatif. Teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori-teori yang telah ada sebelumnya dalam arti memperbaiki, memperluas, dan memperbaharui teori-teori lama.
  4. Sosiologi bersifat non-etis. Yang dilakukan sosiologi bukan mencari baik-buruknya suatu fakta, tetapi menjelaskan fakta-fakta tersebut secara analitis. Itulah sebabnya para sosiolog tidak bertugas untuk bekhotbah dan mempergunjingkan baik buruknya tingkah laku social dalam masyarakat.


Tokoh utama yang meletakkan sosiologi sebagai suatu ilmu pengetahuan adalah Emile Durkheim. Durkheim menyatakan bahwa sosiologi memiliki objek kajian yang jelas, yaitu fakta social.

Durkheim mendefinisikan fakta social ini sebagai sebuah cara bertindak, berpikir, dan merasa, yang berada di luar kekuasaan individu dan mempunyai kekuatan memaksa yang mengendalikannya. Contoh, kita harus menggunakan tangan kanan ketika bersalaman, kita harus menghormati orang yang lebih tua dan mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain.

Sementara untuk metodologi, Durkheim mengemukakan konsep bebas nilai (value free). Menurut konsep ini, seorang sosiolog dalam melakukan penelitian terhadap masyarakat perlu melakukan antara batasan yang diteliti dan yang meneliti. Dengan demikian, hasil dari peneltian  yang diperoleh bersifat  objektif.

Seperti layaknya ilmu alam, Durkheim melihat masyarakat sebagai sebuah laboratorium raksasa dan pra sosiolog adalah ilmuwan yang mengamati dan bereksperimen sehingga bermanfaat bagi masyarakat.


Metode-Metode Sosiologi


Mengenai metode ilmiah, sosiologi mengenal dua macam metode ilmiah, yakni metode kualitatif dan metode kuantitatif. Berikut ini adalah penjelasan mengenai metode-metode sosiologi tersebut :
  1. Metode kualitatif menguamakan carfa kerjanya dengan mendeskripsikan hasil penelitian berdasarkan penilaian-penilaian terhadap data yang diperoleh. Metode ini dipakai apabila data hasil penelitian tidak dapat diukur dengan angka.
  2. Metode kuantitatif mengutamakan keterangan-keterangan berdasarkan angka-angka atau gejala-gejala yang diukur dengan skala, indeks, table, atau uji statistik.


Sementara itu, langkah utama dalam sebuah penelitian sosiologi adalah sebagai berikut :
  1. Mengidentifikasi masalah.
  2. Merumuskan masalah dan menentukan ruang lingkup penelitian.
  3. Merumuskan hipotesa yang relevan dengan masalah yang diajukan.
  4. Memilih metode pengumpulan data.
  5. Mengumpulkan data.
  6. Menafsirkan data.
  7. Menarik kesimpulan.

Ciri-Ciri Sosiologi dan Metode-Metode Sosiologi

Demikianlah penjelasan mengenai ciri-ciri sosiologi dan metode-metode sosiologi. semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 00.54

0 komentar:

Posting Komentar