Faktor-Faktor Produksi Dalam Ilmu Ekonomi

Posted by Ensikloblogia on Rabu, 08 Juni 2016

loading...

Kegiatan produksi tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya faktor-faktor produksi atau sumber daya ekonomi. Faktor produksi dapat dibedakan menjadi empat, yaitu faktor alam, faktor tenaga kerja, faktor modal dan kewirausahaan. 

Faktor produksi alam dan tenaga kerja disebut faktor priduksi asli sedangkan faktor produksi modal dan kewirausahaan disebut faktor produksi turunan. Faktor alam dan tenaga kerja disebut faktor produksi asli karena dengan kedua faktor tersebut manusia sudah dapat menghasilkan barang. Faktor modal dan kewirausahaan disebut faktor produksi turunan karena faktor ini sebagai akibat dari adanya faktor produksi asli.

Keempat faktor produksi tersebut akan menentukan berhasil tidaknya sebuah kegiatan produksi. Berikut ini adalah penjelasan mengenai faktor-faktor produksi tersebut.


Faktor produksi alam


Faktor produksi alam adalah faktor produksi yang disediakan oleh alam sebagai bahan mentah atau bahan baku produksi. Faktor produksi alam dapat berupa :
  1. Tanah yang disediakan oleh ala, manusia dapat menggunakan tanah tersebut untuk lahan pertanian, pabrik, perkebunan, peternakan, tempat untuk usaha, dan lain-lain sebagainya.
  2. Hutan yang disediakan alam untuk menghasilkan bahan mentah kayu.
  3. Barang-barang tambang seperti emas, bijih besi, minyak bumi, dan gas alam.
  4. Air yang dapat digunakan untuk pengairan atau bahan baku lainnya.
  5. Udara dan iklim baik untuk pertanian.



Faktor Produksi tenaga kerja


Faktor-Faktor Produksi Dalam Ilmu Ekonomi

Tenaga kerja adalah sumber daya manusia yang dapat digunakan untuk proses produksi. Tenaga kerja dapat dibedakan menjadi :
  1. Tenaga kerja terdidik (skilled labour) adalah tenaga kerja yang memerlukan pendidikan formal. Contoh tenaga kerja ini antra lain dokter, guru, konsultan, pengacara, dan lain-lain.
  2. Tenaga kerja terlatih (trained labour) adalah tenaga kerja yang memerlukan latihan keterampilan. Contoh : tukang kayu, sopir, tukan ojek, dan lain-lain.
  3. Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan dan latihan secara khusus, seperti tukang kayu, tukang sampah dan kuli bangunan.


Faktor produksi modal


Modal adalah segala hasil produksi yang dibuat dengan tujuan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. Modal tidak hanya berupa uang, tetapi juga berupa barang, seperti gedung, mesin-mesin, barang mentah, dan lain-lain yang dapat digunakan untuk membantu proses produksi.

Modal dapat dibagi dalam beberapa macam menurut fungsinya, sifatnya, bentuk dan sumbernya.
Dilihat dari segi fungsinya, modal terbagi menjadi :
  1. Modal perseorangan adalah modal yang dimiliki oleh seseorang yang digunakan sebagai sumber penghasilannya. Contoh : deposito, saham, dan rental mobil.
  2. modal masyarakat adalah modal yang dimiliki oleh masyarakat dan digunakan secara bersama-sama. Contohnya adalah pasar, jalan, waduk dan pelabuhan.


Dilihat dari sifatnya, modal terbagi menjadi :
  1. Modal tetap (fixed capital) adalah modal yang digunakan untuk beberapa kali proses produksi. Contoh : mesin, tanah, dan pabrik.
  2. Modal lancer (current capital) adalah barang modal yang hanya dipakai dalam satu proses produksi. Contohnya adalah bahan mentah, bahan baku, dan bahan tambahan lain.


Dilihat dari bentuknya, ada dua macam modal yaitu :
  1. Modal nyata (konkret), yaitu barang modal yang nyata dan berwujud dan dignakan dalam proses produksi. Contohnya adalah mesin-mesih, peralatan, dan bahan baku.
  2. Modal tidak nyata (abstrak) adalah modal yang tidak dapat dilihat tetapi dapat menunjang kegiatan produksi. Contohnya adalah keahlian dan kepercayaan orang lain.


Macam-macam modal dilihat dari sumber modal terbagi menjadi dua, yaitu :
  1. Modal sendiri adalah modal yang berasal dari kekayaan sendiri. Misalnya simpanan, saham, dan dana cadangan.
  2. Modal pinjaman adalah modal yang berasal dari pinjaman orang lain yang harus dibayar dengan bunganya. Misalnya hutang bank baik jangka pendek atau jangka panjang, pinjaman koperasi, pinjaman dari perusahaan lain.



Faktor kewirausahaan


Kewirausahaan adalah kemampuan seseorang atau beberapa orang untuk menyatukan semua faktor produksi agar dapat menghasilkan barang tertentu. Faktor produksi kewirausahaan merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu perusahaan sehingga perusahaan itu dapat berjalan secara efisien dan menguntungkan. Kewirausahaan sangat besar peranannya dan sebagai penentu dalam pelaksanaan serta hasil yang ingin dicapainya.

Faktor keahlian meliputi tiga faktor keahlian, yaitu :
  1. Keahlian mengatur (managerial skill) adalah kemampuan memimpin dan menggunakan setiap kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya dan berani menanggung risiko.
  2. Keahlian bidang  teknis (technological skill) adalah kemampuan mengkombinasikan faktor-faktor produksi sehingga dapat menghasilkan barang/ jasa.
  3. Keahlian mengorganisasi (organizational skill) adalah kemampuan mengorganisasi berbagai usaha, perusahaan ataupun di luar perusahaan.


Demikianlah penjelasan mengenai faktor-faktor produksi. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

loading...
Blog, Updated at: 23.00

0 komentar:

Posting Komentar