Pengertian Tenaga Eksogen dan Macam-Macam Tenaga Eksogen

Posted by Ensikloblogia on Rabu, 08 Juni 2016

loading...

Pengertian tenaga eksogen secara  umum adalah tenaga yang berasal dari luar muka bumi. Tenaga eksogen umumnya merusak apa yang telah dibentuk oleh tenaga endogen. Contohya adalah bentuk lipatan yang pada awal kejadiannya sempurna kelengkungannya, oleh karena tenaga eksogen, maka bentuknya berubah dari sebelumnya.

Begitu pula dengan sesar atau patahan yang pada awalnya tampak bidang atau garis yang tegas atau jelas, kemudian oleh tenaga eksogen akan tampak seperti  jajaran perbukitan yang tumpul atau terpisah. Berbagai jenis batuan beku juga akan berubah bentuk oleh tenaga eksogen melalui proses kimia, fisika, dan biologi.

Tenaga eksogen yang mengubah bentuk muka bumi dipengaruhi oleh tiga proses, yaitu pelapukan, erosi, dan sedimentasi. Pelapukan dapat diartikan  sebagai proses penghancuran masa batuan zat penghancur. Pelapukan dapat dibedakan menjadi  pelapukan fisika, kimia dan biologi.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai macam-macam tenaga eksogen.


1. Proses pelapukan

 Pengertian Tenaga Eksogen dan Macam-Macam Tenaga Eksogen


Batuan yang terbentuk melalui berbagai proses akhirnya lama kelamaan akan mengalami proses penghnacuran atau pelapukan. Batuan yang berukuran besar akan terpecah menjadi batuan yang lebih kecil bahkan sampai mejadi debu. Pelapukan dapat dibedakan menjadi pelapukan kimiawi, pelapukan fisika dan pelapukan biologi-mekanik.

Di alam, ketiga proses pelapukan biasanya terjadi secara bersamaan dalam proses pelapukan. Namun, biasanya terdapat satu proses yang lebih dominan dibandingkan proses pelapukan lainnya.

Pelapukan fisika atau disebut pula desintegrasi adalah proses penghancuran batuan mejadi bagian-bagian yang lebih kecil tanpa mengubah komposisi atau susunan kimiawinya. Proses ini bisa terjadi karena penyinaran matahari, perubahan suhu, dan pembekuan air pada celah-celah batuan.

Pelapukan kimiawi atau disebut pula dekomposisi adalah proses penghancuran batuan dengan merubah susunan  kimiawi batuan yang terlapukkan. Berlangsungnya proses tersebut membutuhkan air sehingga di daerah yang curah hujannya tinggi dan banyak ditumbuhi vegetasi seperti di Indonesia, proses pelapukan kimia lebih berpengaruh dibandingkan pelapukan fisika. Proses pelapukan secara kimiawi dapat dibedakan menjadi proses okidasi dan proses hidrolisa.

Pelapukan biologi-mekanik atau organik adalah pelapukan yang disebabkan oleh makhluk hidup, baik tumbuhan maupun binatang. Akar-akar yang masuk ke dalam tanah memiliki kekuatan yang sangat tinggi, sehingga dapat menghancurkan batuan.

Pelapukan adalah contoh tenaga eksogen yang memiliki banyak dampak pada permukaan bumi.


2. Proses erosi dan penyebabnya


Erosi adalah contoh tenaga eksogen yang paling umum kita dengar. Erosi adalah suatu proses penghancuran tanah dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh kekuatan air, es, angin, dan gravitasi. Oleh karena itu, berdasarkan proses terjadinya, erosi dibedakan menjadi erosi oleh air, gelombang air laut, es atau gletser, angin, dan gravitasi.

Air mampu membawa partikel-partikel bebatuan atau tanah dan memindahkannya ke tempat lain. Air hujan mampu menghancurkan tanah dan membawanya ke tempat yang lebih rendah. Air hujan yang terkumpul juga mampu mengerosi tanah pada bagian dasar dan tebingnya sehingga terbentuk parit dan sungai yang lebih besar.

Di pantai, gelombang air laut juga dapat mengerosi pantai sehingga garis pantai semakin mundur ke arah daratan. Erosi oleh gelombang air laut ini umumnya dikenal dengan nama abrasi.

Erosi oleh angina melibatkan dua proses, yaitu hilangnya atau pindahnya partikel-partikel yang sangat halus oleh angina (deflasi) dan rusaknya permukaan batuan oleh hantaman partikel-partikel yang terbawa bersama-sama dengan angin.

Aliran es yang mencair dapat mengakibatkan erosi pada permukaan tanah atau batuan yang dilaluinya. Selain oleh e situ sendiri, aliran ini juga membawa batuan-batuan hasil pelapukan yang bertumbukan dengan permukaan tanah atau bebatuan yang dilaluinya.

Peran erosi sebagai tenaga eksogen memiliki dampak yang sangat luas, sehingga umumnya kita mencegah terjadinya erosi. Contohnya adalah penanaman pohon bakau untuk mencegah abrasi pantai.


3. Proses sedimentasi


Sedimentasi merupakan bentuk tenaga eksogen yang terakhir. Sedimentasi adalah proses pengendapan materi-materi hasil erosi  yang dibawa oleh tenaga pengangkut seperti air, angina, gelombang laut, dan gletser.  Materi-materi hasil erosi tersebut pada jarak tertentu akan mengalami penurunan kecepatan gerak atau berhenti sama sekali. Materi-materi yang lebih besar tentu akan diendapkan terlebih dahulu dibanding dengan materi yang lebih halus. Bentukan-bentukan hasil pengedapan ini diantaranya adalah delta, gisik, sand dunes (gumuk pasir), bar, dan tombolo.

Demikianlan penjelasan mengenai tenaga eksogen dan macam-macam tenaga eksogen. Semoga bermanfaat.

loading...
Blog, Updated at: 23.26

0 komentar:

Posting Komentar