Pengertian Tenaga Endogen dan Macam-Macam Tenaga Endogen

Posted by Ensikloblogia on Rabu, 08 Juni 2016

loading...

Pengertian tenaga endogen secara umum adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi . Tenaga endogen dapat dibedakan berdasarkan penyebabnya menjadi tenaga tektonik (diatropisme), tenaga vulkanik (vulkanisme), dan gempa bumi (seisme). Ketiga tenaga endogen inilah yang membentuk permukaan bumi sehingga permukaan bumi tampak beragam.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai  macam-macam tenaga endogen.


1. Diastropisme atau tenaga tektonik


Diastropisme adalah tenaga endogen yang bekrja dari dalam bumi yang mengakibatkan pergeseran dan perubahan posisi lapisan batuan sehingga membentuk muka bumi. Gerakan tersebut dapat dibedakan menjadi gerakan orogenesis dan epirogenesis. Semua gerakan tersebut akan mengubah bentuk permukaan bumi berupa munculnya sesar dan pelipatan.

Epirogenesis adalah pengangkatan jalur kerak bumi sehingga membentuk pegunungan yang berlangsung sangat lambat meliputi daerah yang sangat luas.

Orogenesis adalah pembentukan pegunungan (mountain building) atau pengangkatan kerak bumi karena tumbukan lempeng. Proses tersebut menghasilkan pegunungan berangkai yang bersamaan dengan itu terbentuk sesar dan lipatan. Misalnya Pegunungan Himalaya. Jadi, gunung api tidak termasuk dalam orogenesis karena pembentukannya menggunakan tenaga vulkanisme, bukan diastropisme.

Yang di maksud dengan sesar atau patahan adalah retakan pada kerak bumi akibat adanya pergeseran pada batuan. Pergeseran tersebut berkisar antara beberapa centimeter saja sampai mencapai ratusan kilometer.

Lipatan adalah bentuk ombak atau gelombang pada suatu lapisan kulit bumi, yang ditunjukkan oleh perlapisan batuan. Lipatan terbentuk karena pergeseran lempeng tektonik. Prgeseran lempeng tersebut mengakibatkan adanya lapisan yang tergolong secara horizontal, baik pada salah satu tepi lapisan maupun pada kedua tepi lapisan.

Patahan dan lipatan adalah hasil pembentukan tenaga endogen yang banyak berdampak pada bentuk permukaan bumi. 


2. Vulkanisme

Pengertian Tenaga Endogen dan Macam-Macam Tenaga Endogen


Vulkanisme adalah bentuk tenaga endogen yang sangat berbahaya. Vulkanisme adalah segala kegiatan magma dari lapisan dalam litosfer menyusup ke lapisan yang lebih atas atau sampai ke luar permukaan bumi. Aktivitas tersebut menghasilkan  bentuk berupa kerucut atau kubah yang berdiri sendiri dan disebut gunung api.

Bantuk permukaan bumi sebagai hasil dari vulkanisme adalah munculnya berbagai tipe gunung api, yaitu :
  1. Gunung api corong atau Maar, yaitu gunung api hasil erupsi eksplosif atau berupa ledakan yang posisi dapur magmanya relative dangkal sehingga gunung api tersebut berhenti aktivitasnya dengan hanya satu kali ledakan. Oleh karena itu, ketinggian gunung api ini relative rendah dan memiliki kemiringan yang cukup curam.
  2. Gunung api perisai atau aspit, yaitu gunung api hasil erupsi efusif atau erupsi berupa aliran. Magma yang cair atau encer bergerak ke segala arah degan ketebalan yang tipis sehingga ketinggiannya juga rendah. Contohnya adalah gunung api di Kepulauan Hawaii.
  3. Gunung api strato, yaitu gunung api berbentuk kerucut yang tinggi dengan lereng yang curam. Kerucut yang tinggi merupakan hasil dari timbunan material-material vulkanik yang padat maupun cair secara terus menerus.  Gunung api ini merupakan gabungan dari tipe letusan eksplosif dan efusif secara bergiliran. Umumnya gunung api di Indonesia termasuk dalam jenis gunung api ini, seperti Gunung Tangkuban Perahu, Kerinci, Merbabu, Gede Pangrango, Gempo, dan lain-lain.

Vulkanisme adalah tenaga endogen yang memiliki banyak dampak bagi kehidupan.


3. Gempa Bumi (Seisme)


Gempa bumi merupakan contoh tenaga endogen yang bisa terjadi kapan saja tanpa kita ketahui, bahkan terkadang bukan di daerah yang dikenal sebagai jalur gempa. Gempa bumi merupakan getaran yang terjadi karena gerakan batuan yang melewati batas kelentingan atau kelengkungannya.

Gempa bumi dapat dibedakan menjadi gempa tektonik, vulkanik, dan longsoran. Gempa tektonik adalah gempa yang terjadi akibat tumbukan lempeng-lempeng litosfer. Pada saat dua lempeng bertumbukan dan bergesekan, maka pada bidang atas lempeng tersebut terjadi perlengkungan dan terjadi tegangan.

Gempa vulkanik adalah gempa yang terjadi karena adanya aktivitas gunung api. Aktivitas gunung api menimbulkan getaran pada daerah sekitarnya. Getaran tersebut biasanya tidak seluas gempa yang ditimbulkan oleh gempa tektonik.  Karena terjadi pada saat adanya aktivitas gunung api, maka peristiwa gempa vulkanik tidak sesering gempa tektonik.

Gempa longsoran adalah gempa yang terjadi akibat longsor atau runtuhnya tanah perbukitan atau gua kapur. Karena volume tanah yang longsor terbatas maka getarannya pun relative kecil dan tidak begitu berbahaya.

Sebagai tenaga endogen, di satu sisi gempa bumi banyak menghancurkan sendi-sendi kehidupan manusia.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian tenaga endogen dan macam-macam tenaga endogen. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

loading...
Blog, Updated at: 23.31

0 komentar:

Posting Komentar