Fungsi Lemak, Sumber Lemak, Macam-Macam Lemak dan Metabolisme Lemak

Posted by Ensikloblogia on Senin, 18 Juli 2016

loading...


Fungsi lemak dan sumber lemak


Molekul-molekul lemak terdiri atas unsur-unsur karbon, hydrogen, dan oksigen, tetapi kadang-kadang terdapat juga unsur-unsur Posfor dan nitrogen. Lemak merupakan senyawa organic yang tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organic seperti kloroform, eter, dan minyak tanah.

Fungsi lemak antara lain :
  • Pembawa zat-zat makanan yang bersifat esensial, termasuk asam-asam lemak dan lemak pelarut vitamin A,D, E, dan K.
  • Sumber energy tetap, yang menyediakan 9,3 kilo kalori per gramnya.
  • Pelidung alat-alat tubuh dan melindungi tubuh dari luka.
  • Penyedap makanan sehingga enak rasanya.
  • Penahan rasa lapar. Bila tidak ada lemak, pencernaan akan cepat dan rasanya lapar.

Istilah kimia untuk lemak adalah lipid yang dapati dibagi menjadi tiga macam, yaitu lemak sederhana, lemak campuran, dan lemak asli. Lemak sederhana meliputi lemak dan minyak. Lemak campuran (majemuk) meliputi fosfolipid dan lipoprotein. Lemak asli meliputi asam lemak dan sterol, seperti kolesterol dan lemak pelarut vitamin D.

Sumber lemak ada dua, yaitu lemak hewani dan lemak nabati. Lemak hewani adalah lemak yang bersumber dari hewan, misalnya daging gemuk, telur, susu, ikan, dan sebagainya. Lemak nabati adalah lemak yang berasal dari tumbuhan, misalnya kedelai, kacang tanah, mentega, kelapa, minyak kelapa, dan sebagainya.


Fungsi Lemak, Sumber Lemak, Macam-Macam Lemak dan Metabolisme Lemak


Macam-macam lemak


Lemak yang dapat dilihat seperti lemak daging hewan dan minyak umumnya tersusun dari trigliserid. Trigliserid yang sering disebut sebagai lemak netral terdiri dari gliserol dan tiga asam lemak. Berdasarkan tingkat kejenuhannya, asam lemak dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh.

Asam lemak jenuh adalah asam lemak yang dapat disintesis oleh tubuh, sedangkan asam lemak tak jenuh tidak dapat disintesis oleh tubuh dan harus diperoleh dari luar tubuh.

Contoh asam lemak jenuh ialah asam palminat dan asam stearat. Asam lemak jenuh terutama terdapat pada lemak hewani. Kandungan asam lemak jenuh pada daging berbeda-beda bergantung pada jenisnya. Misalnya daging ayam mengandung 28% asam lemak jenuh, sedangkan daging kambing mengadung 46% asam lemak jenuh. Susu sapi mengandung 60% asam lemak jenuh.

Contoh asam lemak tak jenuh yang terdapat dalam makanan adalah asam oleat dan asam linoleat (asam lemak esensial). Kandungan lemak tak jenuh pada lemak nabati berbeda-beda tergantung jenis lemaknya. Misalnya kurang lebih 47% total kandungan lemak pada margarin adalah  asam oleat. Minyak biji bunga matahari mengandung 73% asam linoleat dari total kandungan lemaknya, sedangkan minyak jagung hanya mengandung sekitar 57%.


Metabolisme lemak


Lemak dengan melalui proses hidrolisis menghasilkan gliserol dan asam-asam lemak. Gliserol mengalami proses-proses kimiawi diubah menjadi glikogen. Proses-proses selanjutnya sama dengan glukosa.

Asam-asam lemak dipecah menjadi lebih lanjut dan menghasilkan ikatan dua karbon yang disebut asetil ko-enzim. Dua gugusan asetil ini dapat dikondensasikan menjadi asam aseto-asetat, yang selanjutnya masuk siklus krebs sebagai asam oksalo-asetat. Di sini akan bertemu proses metabolism karbohidrat dan lemak.

Metabolisme lemak ini dari tempat penimbunannya dikirim ke hati dalam bentuk lesitin. Di sini gliserol dipindahkan dari asam lemak. Gliserol mengikuti proses lebih lanjut seperti karbohidrat, sedangkan asam lemak diubah menjadi asam aseto-asetat untuk dikirim kembali ke sel-sel jaringan. Dalam sel jaringan, zat ini dioksidasi lebih lanjut dan masuk ke siklus krebs untuk menghasilkan energy.

Gangguan metabolism dapat terjadi karena hasil metabolisme karbohidrat tidak sampai menjadi asam piruvat, maka zat antara asetil-asetat diubah menjadi aseton, berupa ikatan asam keton dan ditimbun dalam darah. Akibatnya reaksi darah menjadi lebih asam dari biasanya. Timbunan keton ini akan diikat oleh cadangan alkali darah sehingga darah menjadi sangat asam. Kejadian ini disebut asidosis yang akibatnya orang menjadi koma (tak sadarkan diri).

Demikianlah penjelasan mengenai  fungsi lemak, Sumber lemak, macam-macam lemak,dan metabolisme lemak. Semoga bermanfaat.

loading...
Blog, Updated at: 21.45

0 komentar:

Posting Komentar