Pengertian Bioteknologi dan Dampak Produk Biotekologi Terhadap Kehidupan

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 31 Juli 2016

Loading...

Pengertian bioteknologi


Kata biotekologi mungkin bagi sebagian orang masih asing. Akan tetapi, bagi beberapa orang kata bioteknologi adalah kata yang sudah sangat umum dan popular. Sebenarnya, apa pengertian bioteknologi itu ?

Ada yang mengatakan bahwa bioteknologi tidak lebih dari sebuah istilah yang diberikan untuk sekumpulan teknik-teknik dan proses-proses. Ada juga yang mengatakan bahwa bioteknologi adalah penggunaan organisme hidup dan komponennya  dalam bidang pertania
n, pangan, dan proses-proses industry lainnya. Masih ada banyak lagi definisi bioteknologi lainnya.

Pengertian bioteknologi secara umum adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun dari produk mahkluk hidup dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.

Perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu terapan dan ilmu murni lainnya seperti biokimia, computer, biologi molekuler, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa.



Pengertian Bioteknologi dan Dampak Produk Biotekologi Terhadap Kehidupan


Ciri bioteknologi dan sejarah bioteknologi


Ciri utama bioteknologi antara lain :
  • Adanya agen biologi, berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan.
  • Adanya pendayagunaan secara teknologi dan industry.
  • Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian.

Bioteknologi sebenarnya sudah dikenal manusia sejak ribuan tahun lalu. Tentu saja, bioteknologi yang digunakan tersebut masih sangat sederhana. Sebagai contoh teknologi pangan, seperti pembuatan roti, bir, maupun keju, ternyata sudah dilakukan manusia sejak abad ke-19.

Dalam sejarah biteknologi, era bioteknologi dibagi menjadi 4 yaitu era bioteknologi generasi pertma, era bioteknologi generasi kedua, era bioteknologi generasi ketiga, dan era bioteknologi generasi baru.
Era bioteknologi generasi pertama adalah era bioteknologi sederaha. Penggunaan mikroba masih secara tradisional dan juga menggunakan alat-alat yang juga sederhana dalam produksi makanan dan pengawetan makanan. Contoh :
  • Pembuatan tempe
  • Pembuatan tape
  • Pembuatan kecap
  • Pembuatan cuka
  • Pembuatan bir, dan lain-lain.

Era bioteknologi generasi kedua adalah era bioteknologi dimana proses yang dilakukan dalam keadaan tidak steril. Contoh :
  • Pembuatan bahan kimia : aseton, asam nitrar.
  • Pengolahan air limbah
  • Pembuatan kompos, dengan bantuan bakteri Actinomyctes naeslundii, Lactobacillus delbrueckii, dan Bacillus brevis.

Era bioteknologi generasi ketiga merupakan era penggunaan bioteknologi dimana proses yang dilakukan dalam keadaan steril. Contoh :
  • Produksi antibiotic
  • Produksi hormone

Era bioteknologi generasi baru merupakan era penggunaan bioteknologi di mana sudah digunakan sarana yang benar-benar mutakhir, sehingga disebut juga era bioteknologi modern. Contohnya:
  • Produksi insulin
  • Produksi interferon
  • Produksi antibody monoclonal

Pada masa kini, terutama di negara-negara maju, perkembangan bioteknologi sangat cepat. Kemajuan tersebut ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi misalnya rekayasa genetika, kultur jaringan, rekombinasi DNA, pengembangan sel induk, cloning, dan lain-lain.

Teknologi tersebut memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetis maupun kronis yang belum dapat disembuhkan seperti kanker atau AIDS. 

Di bidang padang, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan, dan rekomendasi DNA, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa dan lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.

Penerapan bioteknologi masa kini yang juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup. Contohnya, penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri dan penguraian zat-zat yang bersifat foksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.


Dampak produk bioteknologi


Setiap penggunaan teknologi ciptaan manusia, selalu saja memiliki dampak baik dan dampak buruk. Berikut  ini adalah penjelasan mengnai dampak negative dan positif produk bioteknologi.


Dampak positif produk bioteknologi


Dampak positif produk bioteknologi antara lain :
  • Peningkatan produksi tanaman dan peternakan.
  • Peningkatan perekonomian petani dan perekonomian suatu negara sebagaimana laporan dari The International Service for the Acquisition of Agri-biotech Applications (ISAAA) yang menyatakan adanya peningkatan pendapatan  petani dari negara-negara berkembang setelah mereka menanam tanaman trangenik, juga peningkatan pendapatan nasional negara, misalnya negara Cina yang pendapatannya mencapai 750 dolar pada tahun 2003.



Dampak negatif produk bioteknologi


Beberapa dampak negatif produk bioteknologi antara lain sebagai berikut :
  • Di bidang lingkungan, dikhawatirkan penggunaan bioteknologi dapat mengganggu keseimbangan lingkungan misalnya dalam penggunaan organisme mutan atau transgenic.
  • Di bidang kesehatan. Dikhawatirkan produk bioteknologi justru dapat menimbulkan penyakit baru yang lebih berbahaya.
  • Di bidang agama. Para agamawan khawatir jika kemampuan manusia menciptakan makhluk-makhluk cloning membuat manusia semakin tidak mengakui Tuhan.
  • Di bidang perekonomian. Dikhawatirkan negara-negara maju yang menguasai bioteknologi semakin mendominasi perekonomian dunia.


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian bioteknologi, ciri-ciri bioteknologi, sejarah bioteknologi dan dampak bioteknologi terhadap kehidupan. Semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 18.39

0 komentar:

Posting Komentar