Pengertian Norma dan Jenis-Jenis Norma

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 14 Juli 2016

Loading...


Pengertian norma


Pengertian norma secara umum adalah aturan atau kaidah. Ketika nilai merupakan pandangan tentang baik buruknya sesuatu, maka norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat apakah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang sebagai tindakan yang wajar dan dapat diterima karena sesuai dengan harapan sebagian warga masyarakat ataukah merupakan tindakan yang menyimpang karena tidak sesuai dengan harapan sebagian besar warga masyarakat.

Antara nilai dan norma tentunya mempunyai keterkaitan. Norma dibangun atas dasar nilai dengan tujuan untuk tetap mempertahankan dan menjaga keutuhan dari nilai, sehingga ketika nilai merupakan perwujudan abstrak, maka diwujudkan dalam bentuk konkrit berupa nilai.


Ciri-ciri norma


Ciri-ciri norma sosial antara lain sebagai berikut :
  1. Umumnya tidak tertulis (lisan).
  2. Merupakan hasil dari kesepakatan masyarakat.
  3. Warga masyarakat sebagai pendukung sangat menaatinya.
  4. Apabila norma dilanggar, ia harus menghadapi sanksinya.
  5. Norma sosial kadang-kadang bisa meyesuaikan perubahan social, sehingga norma sosial bisa mengalami perubahan.



Syarat norma


Agar suatu norma dapat berfungsi dengan baik, maka diperlukan sejumlah syarat, diantaranya adalah :
  1. Norma harus diketahui oleh masyarakat.
  2. Norma harus dipahami dan dimengerti oleh masyarakat.
  3. Norma harus dihargai karena bermanfaat.
  4. Norma harus ditaati dan dilaksanakan.



Jenis-Jenis Norma


Telah diketahui bahwa dalam masyarakat terdapat aturan yang dikenal sebagai norma. Norma dalam masyarakat yang bersifat formal ataupun nonformal. Awal dari pembentukan norma juga tidak langsung secara tertulis, melainkan lisan atau dari mulut ke mulut terlebih dahulu.

pengertian norma dan jenis-jenis norma


Jenis-jenis norma dilihat dari berat ringannya sanksi 


Dilihat dari berat ringannya sanksi, ada 5 jenis norma, yaitu norma cara (usage), norma kebiasaan (folkways), norma tata kelakuan (mores), norma adat (custom), dan norma hukum (laws). Berikut ini adalah penjelasan jenis-jenis norma dilihat dari berat ringannya sangsi.


1. Norma cara (usage)

Norma cara adalah jenis norma dengan sanksi yang sangat ringan terhadap pelanggarnya, misalnya aturan memegang garpu atau sendok ketika makan, cara memegang gelas ketika minum, dan lain-lain. Pelanggagaran ats jenis ini hanya dinyatakan tidak sopan.


2. Norma kebiasaan (folkways)

Norma kebiasaan adalah cara-cara bertindak yang digemari oleh masyarakat sehingga dilakukan berulang-ulang oleh banyak orang. Misalnya mengucapkan salam ketike bertemu, membungkukkan badan sebagai tanda penghormatan kepada orang yang lebih tua, dan sebagainya.


3. Norma tata kelakukan (mores)

Tata kelakuan adalah jenis norma yang bersumber dari filsafat, ajaran agama, atau ideologi yang dianut oleh masyarakat. Norma tata kelakukan dilakukan sebagai pengawas secara sadar atau tidak oleh masyarakat terhadap anggotanya. Tata kelakuan digunakan untuk alat pengendalia social agar masyarakat menyesuaikan perbuatannya dengan tata kelakuan. 

Norma tata kelakuan misalnya larangan zina, berjudi, minum minuman keras, dan sebagainya. Larangan tersebut menjadi pengawas dan pengendali perbuatan anggota masyarakat. Pelanggar dari aturan norma ini biasanya diberikan gelar atau dicap masyarakat sebagai pencuri, pezina, pemabuk, dan sebagainya.

Norma tata kelakuan mempunyai beberapa fungsi di dalam masyarakat, yaitu memberikan batas-batas pada kelakuan individu, mengidentifikasikan individu dengan kelompoknya, dan menjaga solidaritas antaranggotanya.


4. Norma adat (custom)

Adat merupakan jenis norma yang tidak tertulis namun sangat kuat dan mengikat, apabila adat menjadi tertulis, maka ia akan menjadi hukum adat. Norma adat dikatakan juga sebagai norma yang tidak tertulis, tetapi memiliki ikatan yang kuat sehingga anggota masyarakat yang melanggarnya akan mendapatkan sanksi yang cukup keras dan tegas baik secara langsung maupun tidak langsung.  Pelanggar dari norma adat akan diberi sanksi sesuai dengan adat masyarakat yang berlaku. Misalnya dikucilkan, dicambuk, dibuang, dikeluarkan dari keanggotaan adat, dan sebagainya.


5. Norma hukum (laws)

Norma hukum merupakan jenis norma yang yang sudah berupa aturan tertulis. Ketentuan mengenai sanksi terhadap siapa saja yang melanggar dirumuskan dengan tegas. Berbeda dengan norma-norma yang lain, pelaksanaan norma hukum didukung oleh adanya aparat, sehingga memungkinkan pelaksanaan yang tegas.


Jenis-jenis norma dilihat dari sanksinya


Dilihat dari jenis sanksinya, ada 4 jenis norma, yaitu norma agama, norma kesopanan (etika), norma kesusilaan, dan norma hukum. Berikut ini adalah penjelasan jenis-jenis norma berdasarkan sanksinya.



1. Norma agama

Norma agama bersifat mutlak. Norma agama tentunya berasal dari Tuhan. Sanksi bagi pelanggar norma agama adalah dosa. Umunya kita mengetahui bahwa norma agama berasal dari Tuhan. Namun, ada juga norma agama yang berasal dari agama yang dibuat oleh manusia yang merupakan rasionalisasi dari pengikutnya.



2. Norma kesopanan (etika)

Etika atau kesopanan adalah jenis norma yang bersumber dari ketentuan hidup yang berlaku dalam masyarakat, sehingga  dapat bersifat relatif. Norma kesopanan merupakan sebuah norma yang diajarkan melalui sosialisasi primer dari masyarakat.


3. Norma kesusilaan

Berbeda dengan norma kesopanan, norma kesusilaan adalah norma yang bersumber dari hati nurani, moral, dan filsafat hidup manusia. Norma kesusilaan bersifat universal yang artinya semua masyarakat di dunia mempunyai norma ini. Hanya pandangan tentang perbuatan susila dan asusila dari setiap masyarakat bersifat relative.


4. Norma hukum

Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau perintah serta larangan yang mengatur tata trtib suatu masyarakat yang berasal dari ktab undang-undang suatu negara. Hukum mempunyai sifat memaksa dan mengikat. Norma hukum mempunyai sumber yang jelas dan tegas, sehingga sanksi yang diberikan sesuai dengan pelanggarannya.


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian norma, ciri-ciri norma, syarat norma, dan jenis-jenis norma. Semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 04.36

0 komentar:

Posting Komentar