Pengertian Reaktor Nuklir dan Jenis-Jenis Reaktor Nuklir

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 31 Juli 2016

loading...

Pengertian reaktor nuklir dang fungsi reaktor nuklir


Reaktor nuklir adalah tempat atau alat pembuatan, pengaturan, dan penjagaan reaksi nuklir berantai agar kesinambungannya berlangsung pada laju yang tetap.

Sekarang ini reaktor nuklir paling banyak digunakan untuk membangkitkan listrik. Sedangkan reaktor penelitian digunakan untuk pembuatan radioisotop dan untuk penelitian. Reaktor nuklir pada awalnya digunakan sebagai tempat untuk memproduksi plutonium, sebagai bahan senjata nuklir. Reaktor nuklir juga digunakan oleh angkatan laut Amerika Serikat untuk menggerakkan kapal selam dan kapal pengangkut pesawat udara.

Beberapa kalangan menyatakan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir adalah cara aman dan bebas polusi untuk membangkitkan listrik. Penggunaan reaktor nuklir umumnya sangat dibatasi, karena mengingat standar keselamatannya yang sangat tinggi.

Selain pembangkit tenaga listrik, reaktor nuklir juga digunakan untuk merekayasa suatu bibit agar menjadi bibit unggul. Listrik dari generator yang digerakkan oleh tenaga nuklir pertama kali dihasilkan oleh Experimental Breeder Reaktor I pada tanggal 20 Desember 1951, lokasinya di Arco, Idaho.

Pemecahan terkontrol inti-inti atom dihasilkan di dalam reaktor nuklir. Reaktor nuklir dapat memberikan energi untuk membangkitkan tenaga listrik atau memberikan persediaan panas untuk kebutuhan industry. Fungsi reaktor nuklir lainnya adalah memproduksi isotope radioaktif untuk kebutuhan riset dan kedokteran.


Pengertian Reaktor Nuklir dan Jenis-Jenis Reaktor Nuklir


Jenis-jenis reaktor nuklir


Ada dua jenis reaktor nuklir, yaitu reaktor fisi (pemecahan) dan reaktor fusi (penggabungan). Berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis-jenis reaktor nuklir tersebut.


Reaktor fisi


Reaktor fisi adalah jenis reaktor nuklir yang pertama kali dikembangkan. Panas dibangkitkan melalui reaksi fisi nuklir dari isotope uranium dan plutonium. Reaktor ini memanfaatkan pemecahan atom berat menggunakan neutron yang dipercepat sehingga menghasilkan panas yang sangat besar. Reaktor fisi dibedakan atas reaktor thermal, reaktor cepat, dan reaktor subkritis.

Pada reaktor thermal, neutron yang dihasilkan dari reaksi fisi mempunyai energi yang tinggi atau dalam keadaan cepat, sehingga harus diturunkan energinya atau dapat dilambatkan oleh moderator. Tujuannya untuk menjamin kelangsungan reaksi berantai.

Dengan demikian, reaktor thermal menggunakan bahan bakar yang lebih memilih neutron lambat dari pada neutron cepat untuk melakukan reaksi fisi. 

Ada beberapa macam reaktor thermal, diantaranya LWR (reaktor air biasa), PWR (reaktor air tekanan), BWR (reaktor air mendidih), AGR (reaktor pendinginan gas maju), reaktor mgnox, HTGCR (Reaktor pendinginan gas suhu tinggi), dan SSTAR. Reaktor SSTAR adalah reaktor untuk jaringan kecil dan mirip PWR.

Reaktor cepat dapat menjaga kesinambungan reaksi berantai tanpa memerlukan moderator neutron. Hal ini karena reaktor cepat menggunakan jenis bahan bakar yang berbeda dengan reaktor thermal. 

Reaktor cepat menggunakan neutron cepat dalam proses reaksi fisi, sehingga neutron yang dihasilkannya tidak perlu dilambatkan untuk menjaga reaksi fisi agar terus berlangsung. Sebagian besar reaktor cepat digunakan untuk menghasilkan plutonium.

Reaktor subkritis adalah reaktor yang menggunakan sumber neutron luar. Saat ini belum ada reaktor cepat yang digunakan untuk menghasilkan listrik.


Reaktor fusi


Reaktor fusi adalah jenis reaktor nuklir yang bekerja dengan menggunakan dua atom ringan sehingga dhasilkan suatu energi. Akhir-akhir ini mulai dikembangkan jenis reaktor fusi baru. Biaya riset untuk reaktor fusi sangat mahal. Fusi nuklir dapat menghasilkan energi yang besar dengan hanya sedikit limbah radioaktif yang dihasilkan, tingkat keamanan yang lebih baik, dan persediaan bahan baku yang melimpah. Reaktor fusi merupakan energi yang ramah lingkungan.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian raktor nuklir dan jenis-jenis reaktor nuklir. Smeoga tulisan ini bermanfat.

loading...
Blog, Updated at: 18.51

0 komentar:

Posting Komentar