Pengertian Hak dan Kewajiban serta Lahir dan Lenyapnya Hak dan Kewajiban

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 14 Agustus 2016

Loading...

Apa pengertian hak dan kewajiban yang anda tahu ? pengertian hak secara umum adalah segala sesuatu yang boleh kita dapatkan setelah melaksanakan kewajiban. Sedangkan pengertian kewajiban secara umum adalah segala sesuatu yang harus kita lakukan sebelum memperoleh hak.

Hak dan kewajiban dalam bahasa Belanda diistilahkan dengan subjectief recht (hak) dan objectief recht (hukum). Objectief recht atau hukum objektif adalah hukum yang berlaku dalam suatu negara yang tidak mengenal adanya golongan tertentu. Sedangkan subjectief recht atau hukum subjektif adalah suatu hubungan hukum yang diatur oleh hukum objektif, berdasarkan mana yang mempunyai hak dan lainnya yang mempunyai kewajiban.

Antara hak dan kewajiban memiliki hubungan yang sangat erat. Dalam jual beli misalnya, seorang pembeli memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran sehingga dengan demikian, maka seorang penjual akan menyerahkan hak suatu barang kepada pembeli tersebut. Dalam hal ini, hak penjual adalah uang dari penjualan barang dan kewajiban penjual adalah menyerahkan barang. Sedangkan hak pembeli adalah barang yang dibayarnya dan kewajiban pembeli adalah membayar barang yang dibelinya.

Hak dan kewajiban bukanlah merupakan kumpulan kaedah, tetapi merupakan perimbangan kekuasaan dalam bentuk hak individual si satu pihak yang tercermin pada kewajiban pada pihak lawan. Hak dan kewajiban merupakan kewenangan yang diberikan kepada seseorang oleh hukum.
Pengertian hak menurut Saut P. Panjaitan, hak adalah peranan yang boleh tidak dilaksanakan atau bersifat fakultatif sedangkan kewajiban merupakan peranan yang harus dilaksanakan dan bersifat imperative.

J.B. Daliyo menyatakan pengertian hak sebagai kewenangan yang diberikan oleh hukum objektif kepada subjek hukum, sedangkan pengertian kewajiban adalah beban yang diberikan oleh hukum kepada satu orang atau badan hukum, seperti kewajiban pengusaha yang berbadan hukum untuk membayar pajak penghasilan. 

hak dan kewajiban


Hak dan kewajiban senantiasa berdampingan satu sama lain. Jika ada pihak yang memiliki hak, maka berarti ada pihak lainnya yang memiliki kewajiban. Hak dan kewajiban terdiri atas :
  1. Hak dan kewajiban yang jamak arah/ absolut, yaitu hak dan kewajiban itu dapat dipertahakan terhadap siapa saja, seperti dalam hubungan kenegaraan, hak kepribadian, hak kebendaan, hak kekeluargaan, dan lain-lain.
  2. Hak dan kewajiban searah atau relative yaitu hak dan kewajiban yang hanya dapat dipertahankan terhadap pihak-pihak saja, seperti dalam hubungan utang piutang.


Hak timbul apabila terjadi suatu peristiwa hukum, misalnya perjanjian jual beli tanah. Perjanjian jual beli tanah akan menimbulkan hak dan kewajiban jika sudah ada kesepakatan bersama antara pemilik tanah dengan pembelinya.

Timbulnya atau lahirnya serta lenyapnya atau hapusnya suatu hak menurut J.B. Daliyo disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :
  1. Adanya subjek hukum baru baik berupa orang maupun badan hukum.
  2. Adanya perjanjian yang telah disepakati oleh para pihak yang mengadakan perjanjian.
  3. Adanya kerugian yang diderita oleh seseorang akibat kesalahan orang lain.
  4. Seseorang  telah melakukan hak dan kewajiban yang merupakan syarat untuk memperoleh hak itu.
  5. Kadaluarasa (verjaring), biasanya aequisitief verjaring yang dapat melahirkan hak bagi seseorang. Sebaliknya kalau extincief verjaring justru menghapuskan hak atau kewajiban seseorang.

Adapun penyebab lenyapnya atau hapusnya hak yaitu sebagai berikut :
  1. Karena pemegang hak yang bersangkutan meninggal dunia dan tidak ada pengganti atau ahli waris yang ditunjuk baik oleh pemegang hak yang bersangkutan ataupun oleh hukum.
  2. Masa berlakunya hak telah habis dan tidak dapat diperpanjang lagi.
  3. Telah diterimanya suatu benda yang menjadi objek hak.
  4. Kewajiban yang merupakan syarat untuk memperoleh hak sudah dipenuhi.
  5. Kadaluarsa (verjaring), dapat menghapuskan hak. Misalnya seseorang yang mempunyai sebidang tanah dan tidak pernah diurus selama 30 tahun dan telah dikuasai orang lain, maka ha katas tanah tersebut menjadi milik orang yang menguasai tanah tersebut selama 30 tahun.

Kemudian J.B. Daliyo menjelaskan lagi bahwa kewajiban itu timbul atau lahir serta hapus disebabkan karena :
  1. Diperolehnya suatu hak dengan syarat memenuhi kewajiban tertentu.
  2. Adanya suatu perjanjian yang telah disepakati bersama.
  3. Kesalahan seseorang, sehingga menimbulkan kerugian pada orang lain.
  4. Telah menikmati hak tertentu yang harus diimbangi dengan kewajiban tertentu.
  5. Kadaluarsa tertentu yang telah ditentukan menurut hukum ataupun perjanjian tertentu bahwa kadaluarsa dapat menimbulkan kewajiban baru misalnya kewajiban membayar denda atas pajak kedaraan bermotor yang sudah lewat batas waktu.

Hapusnya kewajiban bisa juga disebabkan oleh beberapa hal berikut :
  1. Meninggalnya orang yang mempunyai kewajiban dan tanpa ada penggantinya, baik ahli waris maupun orang lain atau badan hukum yang ditunjuk oleh hukum.
  2. Masa berlakunya telah habis dan tidak diperpanjang.
  3. Kewajiban sudah dipenuhi oleh orang yang bersangkutan.
  4. Hak yang melahirkan kewajiban telah hilang.
  5. Kadaluarsa.
  6. Karena ketentuan undang-undang.
  7. Kewajiban telah beralih atau dialihkan kepada pihak lain.
  8. Adanya sebab yang diluar kemampuan manusia, sehingga ia tidak dapat memenuhi kewajiban.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian hak dan kewajiban serta lahir dan lenyapnya hak dan kewajiban. Semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 22.16

0 komentar:

Posting Komentar