Pengertian Kaidah Hukum serta Persamaan dan Perbedaannya dengan Kaidah Sosial Lainnya Pengertian kaidah hukum

Posted by Ensikloblogia on Rabu, 03 Agustus 2016

Loading...


Apa pengertian kaidah hukum ? hukum sebagai kaidah atau peraturan bertingah laku di dalam masyarakat. Hukum merupakan seperangkat sikap tindak atau perikelakuan manusia itu sendiri. Hukum sebagai kaidah atau norma sosial, tidak lepas dari nilai-nilai yang berlaku di dalam suatu masyarakat, dan bahkan dapat dikatakan bahwa hukum merupakan pencerminan dan konkritisasi dari nilai-nilai yang pada suatu saat berlaku di dalam masyarakat.

Soerjono Soekanto mengatakan bahwa hukum sebagai kaidah merupakan patokan perikelakuan atau sikap tindak yang tidak sepantasnya. Patokan tersebut memberikan pedoman, bagaimana  seharusnya manusia berperikelakuan atau bersikap tindak.

Kaidah hukum adalah kaidah  atau peraturan yang dibuat oleh penguasa  negara, yang isinya mengikat setiap orang dan berlakunya dapat dipaksakan oleh aparat negara dan pelaksanaannya dapat dipertahankan, misalnya :
  • Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa perempuan bukan istrinya bersetubuh dengan dia, dihukum, karena memperkosa dengan hukuman penjara selama-lamanya dua belas tahun (Pasal 285 KUHP).
  • Tiap-tiap perikatan untuk berbuat sesuatu, atau untuk tidak berbuat sesuatu, apabila si berutang tidak memenuhi kewajibannya, mendapatkan penyelesaian dalam kewajiban memberikan pergantian biaya, rugi, dan bunga. (Pasal 1293 KUH Perdata)
  • Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya (Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974).

Berdasarkn contoh di atas, bahwa sanksi dari kaidah hukum adalah secara tegas dapat dipaksakan oleh aparat negara sehingga kaedah hukum diharapkan dapat menjamin terciptanya ketertiban dan keadilan dalam masyarakat. Dengan demikian, kaidah hukum bertujuan untuk mencapai kedamaian dalam pergaulan manusia.

Jadi, nilai fundamental daripada kaedah hukum adalah memelihara perdamaian hidup bersama, dan nilai aktualnya adalah siapa membeli harus membayar. Nilai-nilai yang fundamental adalah nilai yang bersifat universal, dan menjadi dasar dari kaidah yang bersangkutan, dan nilai actual merupakan perwujudan dari nilai fundamental dalam sikap tindak/ perilaku manusia secara nyata.


Persamaan kaidah hukum dengan kaidah sosial lainnya


Apa persamaan antara kaidah hukum dengan kaidah sosial lainnya seperti kaidah agama, kaidah kesusilaan dan kaidah kesopanan ?

Persamaan kaidah hukum dengan kaidah sosial lainnya terletak pada maksud dari kaidah hukum itu sendiri dan kaidah sosial lainnya yang sama-sama melindungi kepentingan perorangan maupun umum, sehingga terdapat tata tertib dalam masyarakat.

Persamaan antara kaidah hukum dan kaidah kesopanan antara lain :
  • Memandang manusia sebagai makhluk sosial.
  • Sudah puas dengan perbuatan lahiriah saja.
  • Heteronom (dikhendaki masyarakat).
  • Memberikan kesempatan pihak yang bersangkutan untuk mengadakan reaksi.
  • Sama memiliki wilayah berlakunya.



Perbedaan kaidah hukum dengan kaidah sosial lainnya


Perbedaan antara kaidah hukum dengan kaidah agama dan kaidah kesusilaan dapat ditinjau dari beberapa segi sebagai berikut :
  • Ditinjau dari tujuannya, kaidah hukum bertujuan untuk menciptakan tata tertib masyarakat dan melindungi manusia beserta kepentingannya, sedangkan kaidah agama dan kaidah kesusilaan bertujuan untuk memperbaiki pribadi manusia agar menjadi manusia ideal.
  • Ditinjau dari sasarannya kaidah hukum mengatur tingkah laku manusia dan diberi sanksi bagi setiap pelanggarnya, sedangkan kaidah agama dan kaidah kesusilaan mengatur sikap batin mausia sebagai pribadi. Kaidah hukum mengkehendaki tingkah laku manusia sesuai dengan aturan, sedangkan kaidah agama dan kaidah kesusilaan mengkehendaki sikap batin setiap manusia itu baik.
  • Ditinjau dari sumber sanksinya, kaidah hukum dan kaidah agama sumber sanksinya berasal dari luar dan dipaksakan oleh kekuasaan dari luar diri manusia (heteronom), sedangkan kaidah kesusilaan sanksinya berasal dan dipaksakan oleh suara hati masing-masing pelanggaran (otonom).
  • Ditinjau dari kekuasaan mengikatnya, pelaksanaan kaidah hukum dipaksakan secara nyata oleh kekuasaan dari luar, sedangkan pelaksanaan kaidah agama dan kesusilaan pada asasnya tergantung pada yang bersangkutan sendiri.
  • Ditinjau dari isinya, kaidah hukum memberikan hak dan kewajiban (atributif dan normative), sedangkan kaidah agama dan kesusilaan hanya memberikan kewajiban saja (normative).



Perbedaan kaidah hukum dengan kaidah kesopanan adalah sebagai berikut :
  • Kaidah hukum memberikan hak dan kewajiban, sedangkan kaidah kesopanan hanya memberikan kewajiban saja.
  • Sanksi kaidah hukum bisa dipaksakan oleh masyarakat secara resmi, sanksi kaidah kesopanan dipaksakan oleh masyarakat secara tidak resmi.



Perbedaan antara kaidah kesopanan dengan kaidah agama dan kaidah kesusilaan antara lain :
  • Asalnya kaidah kesopanan dari luar diri manusia, kaidah agama dan kaidah kesusilaan berasal dari pribadi manusia.
  • Kaidah kesopanan berisi aturan yang ditujukan kepada sikap lahir manusia. Kaidah agama dan kaidah kesusilaan berisi aturan yang ditujukan kepada sikap batin manusia.
  • Tujuan kaidah kesopanan menertibkan masyarakat agar tidak ada korban, kaidah agama dan kaidah kesusilaan bertujuan menyempurnakan manusia agar tidak menjadi manusia jahat.


Pengertian Kaidah Hukum serta Persamaan dan Perbedaannya dengan Kaidah Sosial Lainnya Pengertian kaidah hukum


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian kaidah hukum serta perbedaan kaidah hukum dengan kaidah sosial lainnya juga persamaan antara kaidah hukum dengan kaidah sosial lain. Semoga bermanfaat.


Loading...
Blog, Updated at: 18.32

0 komentar:

Posting Komentar