Pengertian Subjek Hukum dan Macam-Macam Subjek Hukum

Posted by Ensikloblogia on Jumat, 05 Agustus 2016

Loading...

Pengertian subjek hukum secara umum adalah setiap orang yang menjadi pemangku hak dan kewajiban. Setiap manusia baik warga negara maupun orang asing dengan tidak memandang agama atau kebudayaannya adalah subjek hukum.

Manusia sebagai pembawa hak (subjek), mempunyai hak dan kewajiban untuk melakukan tindakan hukum, seperti melakukan perjanjian, menikah, membuat wasiat, dan lain-lain. Oleh karena itu, manusia oleh hukum diakui sebagai pendukung hak dan kewajiban sebagai subjek hukum.

Pengertian subjek hukum menurut R. Soeroso adalah :
  1. Sesuatu yang menurut hukum berhak/ berwenang untuk melakukan perbuatan hukum atau siapa yang mempunyai hak dan cakap untuk bertindak dalam hukum.
  2. Sesuatu pendukung hak yang menurut hukum yang berwenang/ berkuasa bertindak sebagai pendukung hak.
  3. Segala sesuatu yang menurut hukum memiliki hak dan kewajiban.

Subjek hukum dapat dibedakan menjadi dua, yaitu manusia dan badan hukum. Manusia sebagai subjek hukum sejak saat ia dilahirkan dan berakhir pada saat ia meninggal dunia, bahkan seorang anak yang masih di dalam kandungan ibunya dapat dianggap sebagai pembawa hak (dianggap telah lahir), apabila kepentingannya memerlukannya (menjadi ahli waris).

Manusia sebagai subjek hukum memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan hukum apabila manusia itu telah dewasa serta sehat rohaninya/ jiwanya, dan tidak ditaruh di bawah pengampuan. Oleh karena itu, seorang manusia dianggap cakap hukum harus memenuhi dua kriteria, yiatu dewasa, sehat rohaninya atau jiwanya, dan tidak berada di bawah pengampuan.

Selain manusia yang menjadi subjek hukum, terdapat juga badan hukum. Badan hukum (rechtspersoon) adalah perkumpulan-perkumpulan yang dapat menanggung hak dan kewajiban yang bukan manusia. Badan hukum sebagai pembawa hak yang tidak berjiwa dapat melakukan sebagai pembawa hak manusia., seperti dapat melakukan persetujuan, memiliki kekayaan yang sama sekali terlepas dari kekayaan anggota-anggotanya.


pengertian subjek hukum


Untuk bisa disebut  sebagai subjek hukum, maka suatu badan hukum harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh hukum, yaitu :
  1. Memiliki kekayaan yang terpisah dari anggota-anggotanya.
  2. Hak/ kewajiban badan hukum terpisah dari hak dan kewajiban anggotanya.

Badan hukum adalah suatu perkumpulan manusia pribadi mungkin juga kumpulan dari badan hukum yang pengaturannya sesuai dengan hukum yang berlaku :
  1. Perseroan Terbatas (PT) telah diatur dalam Buku 1 bagian ketiga Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD).
  2. Koperasi diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992.
  3. Yayasan, pengaturannya sesuai kebiasaan yang dibuat aktanya di notaris.
  4. Perbankan, diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992.
  5. Bank Pemerintah, sesuai dengan undang-undang yang mengatur pendiriannya.
  6. Organisasi Partai Politik diatur dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2002.
  7. Pemerintah Daerah dan Kecamatan , diatur dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004.
  8. Negara Republik Indonesia, diatur dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian subjek hukum dan macam-macam subjek hukum. Semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 05.04

0 komentar:

Posting Komentar