Penyakit dan Kelainan pada Sistem Peredaran Darah

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 11 Agustus 2016

Loading...

Beberapa kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah atau transportasi darah, yang disebabkan oleh faktor-faktor keturunan, kerusakan, atau sebab-sebab yang belum diketahui antara lain sebagai berikut :
  • Hemophilia adalah suatu kelainan yang merupakan penyakit keturunan pada sistem peredaran darah dimana darah sukar membeku. Penderita penyakit ini jika mengalami luka, maka darah akan terus mengucur meskipun luka tersebut sangat kecil.
  • Anemia adalah penyakit kekurangan darah mungkin disebabkan karena hemoglobinnya kurang mengandung zat besi, atau karena memang kekurangan sel darah merah. Bila sel darah merahnya yang kurang, hal ini disebabkan karena adanya kuman-kuman penyakit pemakan darah (malaria, cacing tambang dan sebagainya).
  • Penyakit kuning pada bayi yang baru dilahirkan disebabkan karena kerusakan sel-sel darahnya oleh agglutinin yang berasal dari ibunya.
  • Leukemia atau kanker darah adalah gangguan penyakit pada sistem peredaran darah yang disebabkan karena produksi sel-sel darah putih yang tidak dapat dikendalikan. Penutupan atau penyembuhan luka sangat tergantung pada vitamin K, kadar zat kapur dan kadar gula dalam darah.
  • Thrombus atau embolus adalah penyakit jantung, yang dapat disebabkan karena adanya gumpalan di dalam nadi tajuk.
  • Sclerosis adalah gangguan penyakit pada sistem transportasi darah pada pembuluh nadi yang mengeras. Pergerakan dapat terjadi karena endapan senyawa lemak yang disebut artherosklerosis antau endapan senyawa zat kapur yang disebut arteriosclerosis.
  • Varieses adalah pelebaran pembuluh vena, umumnya terdapat di bagian betis. Apabila pelebaran tersebut telah sampai di anus, maka disebut ambeien atau hemoroid.
  • Miokarditis adalah penyakit pada sistem peredaran darah yang berupa radang pada otot jantung. Suatu daerah dari otot-otot jantung dapat menjadi rusak karena kekurangan persediaan darah.
  • Kemacetan dalam urat nadi jantung adalah suatu kondisi di mana jantung tidak menerima cukup darah karena arteri coroner tersumbat. Penyakit jantung ini disebut juga sebagai trombosit coroner.
  • Hipertensi adalah adalah tekanan darah arteri yang abnormal tinggi, dengan nilai ambang tekanan sistolis 140-200 mmHg atau lebih, dan nilai ambang tekanan diastolis 90-110 mmHg atau lebih. Penyakit pada sistem peredaran darah ini umumnya dikenal sebanyak tekanan darah tinggi.
  • Hipotensi adalah kebalikan dari hipertensi. Penderita penyakit pada sistem peredaran darah ini memiliki tekanan darah yang abnormal rendah, di mana tekanan sistolis menunjukkan di bawah 100 mmHg.

Penyakit dan Kelainan pada Sistem Peredaran Darah


Demikianlah penjelasan mengenai macam-macam gangguan dan penyakit pada sistem peredaran darah atau sistem transportasi darah. Semoga tulisan ini manambah wawasan kita mengenai penyakit pada sistem transportasi darah.   

Loading...
Blog, Updated at: 06.11

0 komentar:

Posting Komentar