Bentuk-Bentuk Muka Bumi Daratan dan Dasar Laut

Posted by Ensikloblogia on Rabu, 26 Oktober 2016

Loading...

Bentuk muka bumi antara suatu daerah dengan daerah lainnya berbeda. Muka bumi merupakan tempat bagi makhuk hidup melangsungkan hidupnya. Adapun bentuk muka bumi daratan maupun dasar laut sesungguhnya tidaklah selalu datar atau rata, namun ada bagian bumi yang bergelombang, berbukit, berlembah atau bergunung.

Perbedaan bentuk muka bumi antara satu wilayah dengan wilayah lainnya berbeda . Perbedaan bentuk muka bumi daratan dan bentuk muka bumi lautan tersebut terjadi secara alami, dipengaruhi oleh tenaga pembetuk muka bumi, yaitu tenaga endogen dan tenaga eksogen.

Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai bentuk-bentuk muka bumi daratan dan bentuk-bentuk muka bumi di dasar laut.


Bentuk-bentuk muka bumi di daratan


Relief atau bentuk muka bumi di daratan antara lain sebagai berikut :
  1. Dataran pantai, yaitu dataran yang terletak di perbatasan, antara daratan dengan lautan. Bentuk dataran ini dipegaruhi oleh sedimentasi dari air laut atau pengikisan oleh air laut (abrasi).
  2. Dataran rendah, yaitu dataran yang luas yang berada pada ketinggian 0-200 meter di atas permukaa laut (mdpl). Dataran rendah adalah hasil sedimentasi atau endapan sungai  seperti kerikil, lumpur, dan pasir.
  3. Dataran alluvial adalah dataran rendah yang terbentuk dari hasil sedimentasi material yang dibawa oleh  aliran sungai menuju ke wiayah pantai yang berhadapan dengan laut dangkal. Contoh dataran aluvial ada di pantai timur Sumatera dan pantai selatan Papua.
  4. Dataran delta adalah benuk muka bumi yang terbentuk dari hasil sedimentasi batuan terutama pasir yang terangkut oleh aliran sungai di muara sungai. Permukaan dataran delta relative datar karena  proses pengendapannya tidak akan pernah mencapai batas permukaan air laut. Contohnya adalah delta di bawah sungai Batanghari.
  5. Dataran banjir adalah dataran yang terbentuk dari hasil luapan air sungai  ketika sungai mengalami banjir pada musim hujan sehingga dataran ini menjadi tergenang. 
  6. Dataran tinggi adalah dataran yang terletak pada ketinggian lebih dari 200 mdpl. Istilah lain dari datarn tinggi adalah plato atau plateau. Contoh dataran tinggi yang sangat popular di Indonesia adalah dataran tinggi Dieng yang terdapat di Jawa tengah..
  7. Gunung adalah bagian muka bumi yang menonjol tinggi dan berbentuk kerucut atau kubah yang berdiri sendiri. Gunung terdiri atas bagian puncak, lereng, dan kaki gunung. Contoh gunung yang popular di Indonesia antara lain adalah gunung Semeru di Jawa Timur.
  8. Pegunungan adalah rangkaian gunung-gunung yang mempunyai ketinggian berbeda. Contoh pegunungan yang popular di dunia adalah pegunungan Himalaya.
  9. Lembah adalah daerah rendah yang panjang dan sempit, serta dialiri sebuah sungai. Pada umumnya lembah berada searah dengan kemiringan lahan atau kelerengan dan merupakan hasil kikisan air sungai. Lembah di daerah lipatan disebut sinklin, sedangkan di daerah patahan disebut graben.
  10. Bukit adalah bentuk muka bumi yang lebih tinggi dari daerah sekitarnya dengan ketinggian rata-rata 200-300 mdpl. Bukit memiliki ukuran lebih kecil dari pada gunung. Sedangkan perbukitan adalah deretan dari bukit-bukit yang memanjang.
  11. Depresi adalah daerah yang mengalami penurunan sehingga permukaannya lebih rendah dari pada permukaan air laut  atau suatu daerah yang dikelilingi oleh daerah yang lebih tinggi.
  12. Rawa adalah bentuk muka bumi dataran rendah yang selalu tergenangi oleh air. Rawa selalu digenangi air karena  terletak di daerah rendah dan tanahnya tidak kedap atau tidak tembus air. Di daerah rawa banyak garam mineral yang berperan dalam merangsang pertumbuhan tanaman khas rawa seperti sphogum, plytrichaceae, dan sejenisnya.
  13. Peneplain adalah puncak gunung yang baru terbentuk dan merupakan hasil pengerjaan tenaga eksogen  terutama hasil erosi/pengikisan yang memiliki permukaan hampir rata dengan permukaan air laut.


bentuk muka bumi

Bentuk muka bumi di dasar laut


Bentuk muka bumi di dasar laut sama halnya dengan bentuk muka bumi daratan yakni menunjukkan adanya relief  atau perbedaan ketinggian permukaan. Bahkan relief dasar laut ternyata lebih besar dari relief dataran, hal ini dibuktikan berdasarkan pengukuran kedalaman dasar laut.

Beberapa bentuk-bentuk muka bumi dasar laut adalah sebagai berikut :
  1. Dangkalan, yaitu bagian dasar laut yang bentuknya relative rata atau datar dengan kedalaman tidak lebih dari 200 m. dangkalan merupakan lanjutan dari dataran pantai daeran pesisir menuju ke laut. Contohnya adalah dangkalan sunda dan dangkalan sahul.
  2. Ambang laut adalah bentuk muka bumi lautan yang bentuknya mencuat ke atas, memisahkan suatu perairan dengan perairan lainnya. Contohnya ambang laut di Laut Sulawesi di bagian utara Pulau Sulawesi.
  3. Lubuk laut adalah bagian dasar laut yang dalam, bentuknya seperti cekungan atau kuali, misalnya Lubuk Laut Sulawesi yang terletak di antara dua ambang laut.
  4. Palung laut adalah bagian dasar laut yang sangat dalam, bentuknya seperti celah yang dalam, memanjang dan sempit. Contohnya adalah palung Izu dan Palung Mariana.
  5. Punggung laut adalah bagian dasar laut yang bentuknya menyerupai pegunungan di dasar laut.
  6. Gunung laut adalah gunung yang muncul di dasar laut. Sebagian besar lerengnya berada di bawah permukaan laut dan kadang-kadang hanya puncaknya saja yang muncul di permukaan laut sehingga kelihatannya gunung ini sangat rendah. Contohnya adalah Gunung Krakatau di Selat Sunda.


Demikianlah penjelasan mengenai bentuk-bentuk muka bumi  daratan dan bentuk muka bumi lautan. Semoga menambah pengetahuan kita mengenai bentuk-bentuk muka bumi di daratan dan bentuk muka bumi di dasar laut.

Loading...
Blog, Updated at: 02.46

0 komentar:

Posting Komentar