Jenis-Jenis Badan Usaha dan Bentuk-Bentuk Badan Usaha di Indonesia

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 15 Oktober 2016

Loading...

Jenis-jenis badan usaha


Jenis-jenis badan usaha di Indonesia dapat digolongkan berdasarkan usaha yang dilakukan, kepemilikan modal, serta wilayah negara.


Jenis badan usaha berdasarkan usaha yang dilakukan


Berdasarkan usaha yang dilakukan, ada 5 jenis badan usaha, yaitu badan usaha yang bergerak di bidang ekstraktif, agraris, industri, perdagangan, dan jasa.

Badan usaha yang bergerak di bidang ekstraktif adalah Jenis badan usaha yang mengambil dan mengelola hasil alam seperti minyak bumi, batu bara, gas alam cair, dan lain-lain. Contoh badan usaha ekstraktif di Indonesia antara lain adalah PT Pertamina (BUMN), PT Vale Indonesia (PMA), PT Freeport Indonesia (PMA), PT Kaltim Prima Coal (PMA), PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (BUMN), PT Semen Bosowa (BUMS), dan lain-lain.

Badan usaha yang bergerak di bidang agraris adalah badan usaha yang mengelola dan mengembangkan tumbuh-tumbuhan dan semua usaha yang ada hubungannya dengan pertania. Contohnya adalah PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Badan usaha yang bergerak di bidang industri adalah jenis badan usaha yang membuat satu barang atau lebih bernilai ekonomi dengan cara mengubah bentuk barang. Misalnya adalah badan usaha yang bergerak di bidang farmasi yang memproduksi obat-obatan, atau badan usaha di bidang furniture yang mengolah kayu menjadi beralatan rumah tangga. Contoh : PT Swastama yang mengolah rotan menjadi produk rumah tangga, Olympic, dan Ligna.

Badan usaha yang bergerak di bidang perdagangan adalah jenis badan usaha yang kegiatannya dalam hal jual beli barang saja tanpa memproses bentuk barang dan bertujuan untuk mendapatkan laba. Dalam hal ini umumnya adalah perusahaan retail, seperti PT Matahari, PT Gramedia, dan PT Alfa.

Badan usaha yang bergerak di bidang jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya adalah memberikan jasa kepada masyarakat. Contohnya adalah PT Asuransi Jasa Raharja, PT Asuransi Jiwasraya, PT Bank Mandiri, PT Maktour yang bergerak di bidang jasa perjalanaan haji dan umrah, dan lain-lain sebagainya.


Jenis-Jenis Badan Usaha dan Bentuk-Bentuk Badan Usaha di Indonesia

Jenis badan usaha berdasarkan kepemilikan modal


Berdasarkan kepemilikan modal, maka badan usaha dibedakan atas Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan badan usaha campuran.

Badan usaha milik negara adalah badan usaha di mana mayoritas modalnya dimiliki oleh pemerintah. Contoh BUMN antara lain PT KAI, PT POS Indonesia, PT Pertamina, Perum Pegadaian, dan lain-lain.

Badan usaha milik swasta adalah badan usaha di mana pemilik modalnya adalah pihak swasta dan tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan keuntungan. Contohnya adalah PT Alfa, PT Rajawali Citra Televisi, dan lain-lain.

Badan usaha milik daerah adalah jenis badan  usaha di mana pemilik modalnya adalah pemerintah daerah. Badan usaha milik daerah jika dikelola dengan baik bisa saja berubah menjadi skala nasional. Contohnya adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Badan usaha campuran adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh campuran antara pemerintah dan swasta. Contohnya adalah GE Lokomotif Indonesia (GELI) yang didirikan pada tahun 1995. PT GELI adalah campuran PT INKA yang merupakan BUMN industri strategi dan General Electric (GE) asal Amerika Serikat.


Jenis badan usaha berdasarkan wilayah negara


Pengelompokan badan usaha berdasarkan wilayah negara antara lain sebagai berikut :

Badan usaha penanaman modal dalam negeri (PMDN) yaitu badan usaha yang modalnya dimiliki oleh masyarakat tempat badan usaha tersebut berdiri.

Badan usaha penanaman modal asing (PMA) yaitu badan usaha yang modalnya dimiliki oleh masyarakat luar negeri dengan kegiata usahanya di Indonesia.

Dengan adanya badan usaha penanaman modal asing di Indonesia seharusnya memberikan banyak keuntungan bagi rakyat Indonesia karena bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakt Indonesia.

Contoh badan usaha penanaman modal asing di Indonesia antara lain adalah PT Freport Indonesia di Papua yang merupakan badan usaha pertambangan milik pengusaha Amerika Serikat, PT Vale Indonesia di Sorowako yang merupakan perusahaan milik Brazil, dan lain-lain.


Bentuk-bentuk badan usaha


Bentuk badan usaha terbagi menjadi 3 bentuk, yaitu badan usaha milik negara, badan usaha milik swasta dan koperasi. Badan usaha milik negara terbagi atas perusahaan umum (perum), persero dan Perusahaan Jawatan (perjan). Badan usaha milik swasta terbagi atas perusahaan perseorangan, Commanditaire Vennoostschap (CV), Firma, dan Perseroan Terbatas (PT). Berikut ini ini adalah penjelasan mengenai bentuk bentuk badan usaha tersebut.

Badan usaha milik swasta adalah bentuk badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara. Persero adalah badan usaha milik negara yang mempunyai bentuk perseroan  terbatas di mana modalnya terbagi dalam saham yang semua atau minimal 51 % sahamnya dimiliki oleh negara dengan tujuan mendapatkan laba. Perum adalah badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara dan tidak terbagi atas saham, yang bertujuan untuk kemanfaatan sekaligus mengejar keuntungan. Sedangkan perjan hampir sama dengan perum, tetapi saat ini sudah tidak digunakan lagi.

Badan usaha milik swasta adalah bentuk badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh pihak swasta. Perusahaan perseorangan adalah bentuk badan usaha milik swasta di mana pemilik modal hanya seorang sehingga jika terjadi keuntungan maupun kerugian akan ditanggung oleh pemilik modal tersebut.

Firma adalah badan usaha yang anggotanya lebih dari satu orang di mana anggotanya memiliki tanggung jawab bersama terhadap perusahaan.  CV adalah bentuk badan usaha yang hampir mirip dengan firma. Hanya saja, pertanggungjawaban utama dimiliki oleh sekutu aktif sedangkan sekutu pasif hanya bertanggung jawab pada modal yang disertakan. Sedangkan Perseroan Terbatas atau PT adalah badan hukum yang melakukan kegiatan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dan modalnya terbagi dalam saham.

Koperasi adalah bentuk badan usaha yang beranggotakan orang-orang  atau badan hukum koperasi dengan berlandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis badan usaha dan bentuk-bentuk badan usaha yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat untuk kita semua. 



Loading...
Blog, Updated at: 23.11

0 komentar:

Posting Komentar