Pengertian CV, Pendirian CV, Organisasi CV, serta Kelebihan dan Kekurangan CV (Commanditaire Vennootschap)

Posted by Ensikloblogia on Senin, 17 Oktober 2016

loading...

Pengertian CV  (Commanditaire Vennootschap)


Pengertian CV atau persekutuan komanditer seperti yang terkandung dalam KItab Undang-Undang Hukum Dagang adalah suatu bentuk perjanjian kerja sama untuk berusaha bersama antara orang-orang yang bersedia memimpin pengaturan perusahaan dan bertanggung jawab penuh dengan kekayan pribadinya dengan orang-orang yang memberikan pinjaman yang tidak bersedia memimpin perusahaan dan bertanggung jawab sebatas pada kekayaan yang diikutsertakan pada perusahaan tersebut.

Definisi CV  (Commanditaire Vennootschap) menurut I.G. Rai Widjaja adalah suatu perusahaan yang didirikan oleh satu atau beberapa orang secara tanggung menanggung, bertanggung jawab untuk seluruhnya atau bertanggung jawab secara solider degan satu atau dua orang sebagai pelepas uang.

Dari dua pengertian CV di atas, ada beberapa hal penting yang perlu digarisbawahi perihal CV, yaitu :
  • Adanya perjanjian kerja sama antara beberapa orang.
  • Terdapat orang-orang yang bersedia memimpin dan bertanggung jawab penuh terhadap perusahaan yang disebut sekutu aktif.
  • Dan orang-orang yang bersedia memberkan dananya serta tidak memimpin perusahaan yang disebut sekutu diam.
  • Masing-masing anggota memiliki tanggung jawab. Tanggung jawab sekutu aktif sangat besar sampai pada kekayaan pribadinya, sedangkan tanggung jawab sekutu pasif hanya terbatas pada jumlah dana yang diserahkan saja.



Pendirian CV  (Commanditaire Vennootschap)


Tata cara pendirian CV tidaklah rumit, bahkan bisa dilakukan secara lisan saja antara pihak-pihak terkait. Akan tetapi, sebaiknya dilakukan secara tertulis dengan akta notaris dan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang berwenang sesuai dengan kedudukan CV tersebut. Dalam praktek penyelenggaraan perusahaan di Indonesia, pada umumnya orang berpendapat bahwa persekutuan komanditer atau CV  (Commanditaire Vennootschap) bukanlah merupakan badan hukum.



Pengertian CV, Pendirian CV, Organisasi CV, serta Kelebihan dan Kekurangan CV (Commanditaire Vennootschap)


Organisasi CV  (Commanditaire Vennootschap)


Menurut Sukanto Reksohadiprojo, anggota CV  (Commanditaire Vennootschap) dibedakan menjadi sekutu umum, sekutu terbatas, sekutu diam, dan senior  serta junior partner.

Sekutu umum (general partner), yaitu sekutu yang mempunyai modal tidak terbatas dan sangat aktif dalam manajemen perusahaan.

Sekutu terbatas (limited partner), yaitu sekutu yang tanggung jawabnya terbatas dan bersedia memimpin perusahaan.

Sekutu diam terdiri atas :
  • Silent partner, yaitu sekutu yang hanya menyerahkan modal saja sehingga tidak mempunyai kekuasaan dalam manajemen.
  • Secret partner, yaitu anggota yang tidak memperlihatkan identitasnya sehingga tidak dikenal umum tetapi berperan serta aktif dalam manajemen perusahaan.
  • Dormant atau sleeping partner, yaitu sekutu yang tidak dikenal umum dan tidak berperan serta aktif dalam manajemen perusahaan.
  • Nominal partner, yaitu anggota yang tidak lagi mempunyai keinginan dalam perusahaan ataupun terhadap keuntungan yang diperoleh, akan tetapi perbuatannya mengakibatkan anggota lain turut bertanggung jawab terhadap kewajiban-kewajiban perusahaan pada pihak lain.

Sekutu senior yaitu anggota yang telah lama bergabung dalam badan usaha dengan modal yang cukup banyak. Sedangkan sekutu junior yaitu anggota yang belum lama bergabung dalam badan usaha tersebut.

Menurut Johanes Ibrahim perihal organisasi CV, berdasarkan Pasal 19 KUH Dagang, terdapat karakteristik khas dari CV, yaitu :

Sekutu aktif atau sekutu komplementer, yaitu satu orang atau lebih secara tanggung menanggung bertanggung jawab untuk keseluruhannya. Atau dengan kata lain sekutu aktif yang mempunyai tanggung jawab tidak terbatas terhadap badan usaha. Tugas sekutu aktif atau sekutu komplementer yaitu :
  • Memimpin manajemen CV.
  • Berhubungan hukum dengan pihak ke tiga.
  • Mempunyai tanggung jawab tidak terbatas hingga pada kekayaan pribadi untuk kepentingan CV.


Sekutu diam atau sekutu komanditer yaitu satu orang atau lebih sebagai pelepas uang. Dapat juga didefinisikan bahwa sekutu diam adalah sekutu yang hanya menyerahkan modal dan tidak bersedia memimpin perusahaan. Peran sekutu komanditer dalam CV adalah :
  • Harus bersedia menyetorkan uang, benda ataupun tenaga kepada CV seperti yang sudah disanggupkan.
  • Mempunyai hak untuk menerima laba.
  • Mempunyai tanggung jawab yang tidak terbatas sesuai dengan modal yang sudah disanggupkan.
  • Dilarang ikut campur tangan dalam tugas sekutu komplementer dan sekutu aktif (Pasal 20 KUH Dagang)



Kelebihan CV  (Commanditaire Vennootschap)


Kelebihan CV dibandingkan badan usaha lainnya yaitu :
  • Pendirian CV tidak sulit, bahkan hanya dengan pernyataan lisan antara para pihak. Namun sebaiknya menggunakan akta tertulis dari notaris agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
  • Jumlah modal yang terkumpul lebih banyak dikarenakan adanya beberapa orang yang berperan sebagai sekutu pasif.
  • Dengan alat pembuktian yang kuat, maka CV bisa memperoleh kredit dengan mudah dari bank.
  • CV memiliki manajemen yang sederhana.
  • Dengan adanya modal besar yang memadai maka kesempatan perluasan usaha lebih besar.
  • Terdapatnya dua sumber daya yaitu modal dan manajerial sehingga kelangsungan usaha lebih terjamin.
  • CV hanya dikenakan pajak satu kali, yaitu pajak keuntungan badan usaha. Sedangkan untuk pembagian keuntungan tidak dikenai pajak lagi.



Kekurangan CV  (Commanditaire Vennootschap)


Kekuranga CV  (Commanditaire Vennootschap) antara lain adalah :
  • Adanya tanggung jawab tidak terbatas pada sekutu aktif hingga pada kekayaan milik pribadinya. Bayangkan jika CV mengalami kerugian, maka sekutu aktif bisa tekor dan nombok.
  • Kelangsungan hidup CV tidak menentu apabila salah satu sekutu mengundurkan diri atau meninggal dunia. Sekutu dalam CV tidak bisa digantikan oleh orang lain.
  • Dalam CV sulit untuk menarik modal yang telah disetorkan berdasarkan perjanjian yang telah dilakukan pada awal pendirian CV.
  • CV tidak mengeluakan saham sehingga tidak dapat mengumpulkan modal besar seperti halnya Perseroan Terbatas (PT).

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian CV  (Commanditaire Vennootschap), pendirian CV (Commanditaire Vennootschap), organisasi CV  (Commanditaire Vennootschap), serta kelebihan dan kekurangan  CV (Commanditaire Vennootschap).

loading...
Blog, Updated at: 23.31

0 komentar:

Posting Komentar