Pengertian Ekosistem, Komponen-Komponen Ekosistem dan Macam-Macam Ekosistem

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 30 Oktober 2016

loading...

Pengertian ekosistem


Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup dan berpengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup tersebut. Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya disebut ekologi.

Lingkungan tempat hidup makhluk hidup tersebar di seluruh muka bumi. Bagian bumi dan udara tempat manusia hidup organisme disebut biosfer.

Tidak semua tempat dapat digunakan sebagai tempat tinggal satu jenis makhluk hidup. Tempat yang sesuai bagi satu jenis makhluk hidup untuk melakukan segala aktivitasnya disebut habitat. Dengan mengetahui habitat makhluk hidup, kita mudah untuk menemukan makhluk hidup tersebut.


Satuan makhluk penyusun ekosistem


Dalam satu ekosistem terdapat komponen yang merupakan satuan makhluk hidup. Satuan makhluk hidup dalam ekosistem meliputi individu, populasi, komunitas, dan lingkungan.

Individu adalah satuan makhluk hidup tunggal yang berada di dalam ekosistem. Contoh individu adalah seekor ikan, seekor nyamuk, sebuah pohon, dan lain-lain.

Populasi adalah kumpulan beberapa individu pada sejenis pada satuan waktu tertentu dan pada tempat tertentu. Syarat anggota populasi adalah hidup bersama dalam satu populasi, berfungsi sebagai anggota populasi, mempunyai persamaan anatomi dan fisiologi, serta dapat melakukan perkawinan dan menghasilkan keturunan yang fertile. Contoh populasi adalah populasi burung pipit, populasi gajah, populasi semut, dan lain-lain.

Populasi bersifat dinamis atau selalu mengalami perubahan. Perubahan populasi disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :
  1. Emigrasi, yaitu perpindahan individu ke tempat lain. Emigrasi mengakibatkan kepadatan populasi berkurang.
  2. Imigrasi, yaitu perpindahan individu dari tempat lain. Imigrasi mengakibatkan kepadatan populasi bertambah.
  3. Kelahiran, mengakibatkan populasi bertambah.
  4. Kematian mengakibatkan populasi berkurang.

Kumpulan populasi yang menempati satu daerah tertentu disebut komunitas. Nama suatu komunitas mencerminkan makhluk hidup dominan yang menempati habitat tersebut, misalnya komunitas hutan pinus. Dalam komunitas tersebut, tanaman pinus mendominasi habitat tersebut.


Pengertian Ekosistem, Komponen-Komponen Ekosistem dan Macam-Macam Ekosistem


Habitat berasal dari bahasa Latin, yaitu habitaire yang berarti tempat tinggal. Habitat adalah tempat hidup suatu makhluk hidup dengan lingkungan tertentu yang sesuai. Contoh :
  1. Harimau hidup di hutan. Hutan merupakan habitat harimau.
  2. Unta hidup di padang pasir. Padang pasir merupakan habitat unta.
  3. Ikan mas hidup di air tawar. Air tawar merupakan habitat asli ikan mas.

Dalam suatu habitat akan ditempati atau dihuni lebih dari satu jenis makhluk hidup. Misalnya di sawah ditemukan tanaman padi, ular, katak, bekicot, ikan, belut, dan lain-lain.

Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekeliling atau di luar makhluk hidup yang berpengaruh pada makhluk hidup tersebut. Setiap makhluk hidup selalu berada dalam lingkungan tertentu yang sesuai dengan hidupnya.

Lingkungan dibedakan menjadi dua, yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik. Lingkungan biotik adalah lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup. Sedangkan lingkungan abiotik adalah lingkungan yang terdiri atas benda-benda tak hidup atau benda mati. Misalnya batu, tanah, udara, air, dan sebagainya.


Macam-macam ekosistem


Berdasarkan proses terbentuknya, ekosistem dibedakan atas dua macam, yaitu :
  1. Ekosistem alami, yaitu ekosistem yang terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia. Contoh ekosistem laut, sungai, dan hutan.
  2. Ekosistem buatan adalah ekosistem yang sengaja dibuat oleh manusia. Misalnya akuarium dan waduk.

Berdasarkan habitatnya, ekosistem dibedakan menjadi dua golongan, yaitu :
  1. Ekosistem darat atau teresterial, misalnya padang rumput, hutan, gurun, dan tundra. 
  2. Ekosistem perairan atau akuatik, yang terbagi atas ekosistem air tawar (danau, kolam, sungai), ekosistem marine (laut dan samudera), dan ekosistem estuarin (teluk, muara sungai, dan rawa pasang surut).

Berdasarkan tingkat kedalamannya, ekosistem laut dibedakan menjadi :
  1. Daerah litoral, yaitu daerah yang berbatasan dengan darat. Banyak ditemukan ekosistem karang.
  2. Daerah neritik, merupakan daerah laut dangkal dengan kedalaman sampai 200 meter. Terbagi atas tiga daerah, yaitu supratidal, interdal, dan subtidal.
  3. Daerah batial, dengan kedalaman 200 – 2.000 meter.
  4. Daerah abisal, dengan kedalaman lebih dari 2.000 meter dan tidak tembus cahaya.

Berdasarkan intensitas cahaya yang diterimanya, ekosistem air laut dibedakan menjadi :
  1. Daerah fotik (eufotik), yaitu daerah yang masih memperoleh cahaya matahari.
  2. Daerah twilight (disfotik), yaitu daerah di maca cahaya matahari yang diterima masih bersifat remang-remang dan tidak efektif sehingga fotosintesis  lebih kecil atau sama dengan respirasi. Daerah ini ada pada kedalaman 200- 2.000 meter.
  3. Daerah afotik, yaitu daerah yang tidak terkena cahaya matahari sama sekali sehingga tidak terjadi proses fotosintesis.

Di daerah pantai terdapat berbagai macam vegetasi yang membentuk formasi biota. Formasi ini merupakan ekosistem tersendiri yang disebut ekosistem pantai. Berdasarkan formasi biota yang dominan, ekosistem pantai dibedakan menjadi :
  1. Formasi Pes-caprae, yang didominasi oleh tumbuhan Ipomea pes-caprae (telapak kambing). Selain itu, ada juga Vigna, Spinifex sp., Pandarus sp., dan lain-lain. Formasi ini merupakan permulaan atau tumbuhan pioneer dari hutan pantai.
  2. Formasi Baringtonia, didominasi oleh tumbuhan baringtonia (keben, butun). Selain itu ada pula terminolia (ketapang), waru, serta Callophylum.

Di antara kedua formasi tersebut ada peralihan yang dikenal sebagai formasi mangrove.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian ekosistem, komponen-komponen ekosistem dan macam-macam ekosistem. Semoga bermanfaat.

loading...
Blog, Updated at: 22.21

0 komentar:

Posting Komentar