Pengertian Majas, Macam-Macam Majas dan Contoh-Contoh Majas dalam kalimat

Posted by Ensikloblogia on Selasa, 18 Oktober 2016

Loading...

“bersih sekali kamar kamu, banyak punting rokoknya”
“kuli itu memukul batu hingga hancur lebur”
Pasti kita sering mendengar kalimat seperti di atas. Kalimat di atas adalah salah satu contoh kalimat yang menggunakan majas. Kalimat pertama adalah contoh majas ironi sedangkan kalimat kedua merupakan contoh majas hiperbola. Kedua majas ini merupakan majas yang umum dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, apa pengertian majas berdasarkan contoh di atas ? secara singkat, definisi majas adalah gaya bahasa.

Ada banyak majas dalam bahasa Indonesia yang dikelompokkan menjadi majas perbandingan, majas sindiran, majas penegasan dan majas pertentangan. Berikut ini adalah penjelasan mengenai macam-macam majas dan contoh-contoh penggunaan majas dalam kalimat.


Majas perbandingan


Majas alegori, adalah perbandingan suatu keadaan atau peristiwa dengan beberapa kiasan yang membentuk suatu kesatuan. Contoh majas alegori : agama adalah kompas kita dalam mengarungi samudera kehidupan yang penuh badai dan gelombang.

Majas asosiasi, adalah perbandingan terhadap suatu hal atau benda sehingga muncul suatu gambaran atau asosiasi terhadap keadaan yang sebenarnya. Contoh majas asosiasi : Pak Parman tidak bersedia meneripa amplop dari para importer gula untuk memuluskan usahanya.

Majas eufemisme adalah pengungkapan secara halus untuk hal-hal yang tabu atau pantang. Contoh majas eufemisme : Tina diberhentikan dari perusahaan start-up.

Majas hiperbola adalah majas yang mengungkapkan sesuatu dengan cara berebihan atau membesar-besarkan. Bahasa anak muda modern menyebutnya lebay. Contoh majas hiperbola : Cristiano Ronaldo menendang bola hingga menembus gawang. (padahal aslinya hanya mencetak gol).

Majas litotes, yaitu pengungkapan yang berkebalikan dengan keadaan yang sebenarnya untuk merendahkan diri. Contoh majas litotes : ini adalah gubuk milikku. (padahal kenyataannya adalah rumah 5 lantai).

Majas Metafora adalah perbandingan langsung suatu benda dengan benda lain yang memiliki kesamaan sifat. Contoh majas metafora : dia adalah anak emas juragan kaya itu.

Majas metonimia yaitu majas yang menyebutkan merek mengacu pada benda seutuhnya. Contoh majas metonimia : saya mencari informasi pendidikan di ensikloblogia.com.

Majas personifikasi adalah majas yang melekatkan sifat-sifat manusia kepada benda-benda mati atau benda yang bukan manusia. Contoh majas personifikasi : pohon kelapa itu melambai-lambai di sepanjang garis pantai.

Majas simbolik adalah kiasan yang melukiskan sesuatu dengan symbol atau perlambang. Contoh majas simbolik : lintah darat beroperasi di mana-mana.

Majas simile adalah perbandingan dengan kata-kata pembanding. Contohnya: bagai bulan pada siang hari.

Majas sinekdoke pas prototo adalah menyebutkan sebagian dari sesuatu untuk  menjelaskan seluruhnya. Contoh : saya membeli seekor ayam.

Majas sinekdoke totem pro parte adalah penyebutan seluruh untuk sebagian. Contoh : Indonesia mejuarai Piala Thomas.



Pengertian Majas, Macam-Macam Majas dan Contoh-Contoh Majas dalam kalimat


Majas sindiran


Majas ironi, yaitu sindiran dengan mengungkapkan kebalikan dari keadaan yang sebenarnya. Contoh majas ironi  : bagus sekali nilai rapor kamu sehingga kamu menjadi juara terakhir.

Majas sinisme yaitu gaya sindiran yang menggunakan kata-kata sebaliknya seperti ironi, tetapi kasar. Contoh : itukah yang namanya rajin ?


Majas penegasan


Majas klimaks, adalah pengungkapan yang semakin naik atau menghebat. Contoh : jangankan sebuah, seratus, atau bahkan seribu pun Samsung Galaxy akan ku berikan untukmu.

Majas antiklimaks adalah pengungkapan yang semakin turun atau melemah. Contoh : tidak perlu kamu ambil semua barang itu, lima, empat, atau satu saja sudah cukup untuk menyenangkan hatinya.

Majas repetisi adalah pengulangan kata-kata dalam kalimat untuk menegaskan maksud. Contoh : bahagia tidak ditentukan oleh harta, bahagia tidak ditentukan oleh kedudukan, tetapi bahagia ditentukan oleh sikap batin manusia itu sendiri.

Majas tautologi, yaitu penegasan maksud dengan kata-kata yang sama atau senada artinya. Contoh : sungguh, sungguh aku sudah mengupayakan hal itu, tetapi tidak berhasil.


Majas pertentangan


Majas paradox, adalah pengungkapan yang seolah-olah bertentangan. Contoh : kata-katanya sangat ringan tetapi penuh makna.

Majas antithesis adalah majas pertentangan yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan kepaduan kata yang berlawanan arti. Contoh : cantik atau tidak, kaya atau miskin, bukanlah ukuran nilai seorang wanita.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian majas, macam-macam majas beserta contoh-contoh majas dalam kalimat bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.   

Loading...
Blog, Updated at: 21.26

0 komentar:

Posting Komentar