Pengertian Sel dalam Biologi dan Sejarah Penemuan Sel

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 23 Oktober 2016

Loading...

Tubuh manusia terdiri atas bermilyar-milyar sel. Pengertian sel dalam biologi secara umum adalah satuan dasar terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Bagaimana cara untuk mengetahui struktur sel ? tentu saja dengan bantuan mikroskop. Mikroskop adalah alat yang digunakan oleh para ilmuwan terdahulu untuk meneliti sel.

Dalam ilmu biologi, kita mengetahui bahwa makhluk hidup tersusun atas sel yang membentuk jaringan. Kemudian jaringan itu membentuk organ, lalu organ-organ membentuk sistem organ hingga akhrinya terbentuk satu organisme ata makhluk hidup.

Bagaimana perkembangan penelitian tentang sel dalam biologi ?

Mikroskop pertama kali ditemukan dan digunakan oleh Anton van Leeuwenhoek yang mendorongnya untuk melakukan penelitian terhadap benda-benda di sekitarnya.

Penemuan Leuwenhoek kemudian mendorong Robert Hooke untuk melakukan penelitian hingga kemudian ditemukan sel dari sayatan gabus Quercus suber yang berupa ruang- ruang kosong. Ruang-ruang kecil inilah yang dinamakan sel sesuai dengan istilah asalnya “cella” yang berarti rongga kecil. Robert Hooke kemudian dianggap sebagai penemu sel.

Pada abad ke-19, mulailah dicetuskan teori sel yang diungkapkan oleh ilmuwan asal jerman, yaitu Durrochet, Schwann dan Schleiden. Mereka menemukan bahwa organ tumbuhan dan hewan tersusun atas sel.

Van Hohl kemudian menyempurnakan pendapat tersebut dengan dengan mengungkapkan bagian terpenting dalam sel, yaitu protoplasma. Pendapat van Hohl kemudian diperkuat pendapat Robert Brown, seorang ahli berkebangsaan Skotlandia yang menyatakan bahwa di dalam protoplasma terdapat inti sel atau nukleus. Selain penelitian tersebut, ada banyak penelitian-penelitian lain yang memperkuat mengenai teori sel.

Pada akhirnya, Max Schultze  membuat batasan bahwa sel adalah protoplasma beserta nukleus dan protiplasma merupakan nukleus fisik dari kehidupan. Pendapat itu dikenal sebagai teori protoplasma.
Sel diibaratkan sebagai sebuah titik pada sebuah gambar atau lukisan. Berjuta-juta sel berkelompok membentuk tubuh makhluk hidup seperti berjuta-juta titik yang membentuk satu gambar.


pengertian sel dalam biologi


Sel merupakan bagian terkecil makhluk hidup atau organisme. Sel ada yang berbentuk bulat, persegi, prisma, batang lurus, batang berkelok-kelok, bulat pipih, dan tabung. Sel terdiri atas beberapa bagian, yaitu sebagai berikut :
  1. Dinding sel, terbentuk dari selulosa. Kenampakannya tebal dan kaku. Fungsinya melindungi bagian sel yang lebih dalam. Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan, sedangkan sel hewan tidak memiliki dinding sel sehingga bentuknya mudah berubah-ubah.
  2. Plasma sel, merupakan cairan sel yang kental dan dibedakan atas sitoplasma dan nukleuoplasma. Fungsinya sebagai tempat pertukaran zat atau metabolism atau tempat kegiatan dan reaksi kimia dalam sel.
  3. Selaput sel atau membran sel berupa selaput tipis yang membungkus plasma sel. Fungsinya untuk mengatur gerakan zat-zat yang masuk dan keluar sel. Selaput sel terdapat pada sel hewan dan sel tumbuhan.
  4. Inti sel (nukleus), merupakan bagian sel yang berukuran besar, berbentuk bulat yang mengapung pada plasma sel. Fungsinya  untuk mengatur semua kegiatan sel dan penentu penurunan sifat kepada keturunannya.
  5. Vakuola, merupakan rongga yang berisi bermacam-macam zat yang terdapat pada sel yang sudah tua. Zat-zat tersebut misalnya zat warna yang memberikan warna pada mahkota bunga.

Antara sel hewan dan sel tumbuhan memiliki beberapa perbedaan, yaitu :
  1. Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terutama terdiri atas selulosa, hemiselulosa, pektin, dan lignin atau zat kayu. Sedangkan sel hewan tidak memiliki dinding sel, hanya membran sel yang terutama terdiri atas protein dan lemak.
  2. Sel tumbuhan memiliki plastida, salah satunya adalah kloroplas yang mengandung klorofil. Sedangkan sel tumbuhan tidak mempunyai plastida.
  3. Sel tumbuhan memiliki vakuola berukuran besar. Sedangkan sel hewan tidak memiliki vakuola. Bila ada, ukurannya kecil.
  4. Sel tumbuhan tidak memiliki sentrosom, sedangkan sel hewan memiliki sentrosom yang di dalamnya terdapat sentriol.

Tubuh makhluk hidup ada yang terdiri dari satu sel atau uniseluler da nada pula yang terdiri dari banyak sel atau multiseluler. Pada makhluk hidup uniseluler, semua kegiatan hidup dilakukan oleh sel itu sendiri. Contoh makhluk hidup uniseluler adalah amuba, protozoa, paramecium, euglena, dan lain-lain.

Pada makhluk hidup multiseluler terdapat pembagian tugas sesuai dengan bentuk dan fungsi organ tubuh. Sel-sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama pada makhluk hidup multiseluler akan membentuk jaringan. Jaringan-jaringan itu kemudian berkumpul membentuk organ. Organ membentuk sistem organ hingga akhirnya sistem organ membentuk organisme.

Bisa kita lihat, bagaimana pentingnya sel dalam biologi karena merupakan unsur terpenting penyusun makhluk hidup. Demikianlah penjelasan mengenai pengertian sel dalam biologi dan sejarah penemuan sel. Semoga bermanfaat. 

Loading...
Blog, Updated at: 21.45

0 komentar:

Posting Komentar