Pengertian Tumbuhan Biji atau Spermatophyta dan Fungsi Organ-Organ Tumbuhan Biji ( Spermatophyta ) serta Ciri-Ciri Tumbuhan Biji

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 30 Oktober 2016

Loading...

Tumbuhan biji sering kali kita temukan dalam kehidupan di sekitar kita. Contoh tumbuhan biji antara lain padi, jagung, kacang, jeruk, durian, dan lain-lain. Mengapa dinamakan tumbuhan biji ? hal ini dikarenakan tumbuhan ini menghasilkan biji. Biji digunakan untuk berkembang biak. Ciri utama tumbuhan biji adalah sudah memiliki sistem organ bunga.

Tumbuhan biji merupakan tumbuhan yang paling tinggi tingkat perkembangannya. Tumbuhan biji memiliki beberapa sebutan, diantaranya adalah Spermatophyta karena berkembang biak dengan biji. Kadang juga disebut Anthophyta karena sebagian besar anggotanya memiliki bunga. Atau bisa juga disebut Phanerogamae karena alat perkembangbiakannya terlihat nyata. Namun, umunya yang ditemukan dala buku-buku pelajaran adalah istilah Spermatophyta untuk menyebutkan tumbuhan biji.
Tumbuhan biji memiliki bagian-bagian utama, antara lain akar, batang, daun sejati, dan bunga. 

Berdasarkan fungsinya, organ tubuh tumbuhan biji terdiri atas alat hara dan alat pembiakan. Alat hara terdiri atas akar, batang, dan daun yag berfungsi untuk memenuhi nutrisinya. Alat pembiakan terdiri atas bunga, buah dan biji yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan.


tumbuan biji atau spermatophyta

Fungsi akar tumbuhan biji (Spermatophyta)


Akar adalah bagian paling bawah pada tubuh tumbuhan. Akar berfungsi untuk  mengabsorbsi tanah dan unsur hara serta memperkokoh tubuh tumbuhan. Pada beberapa tanaman, akar juga berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan, misalnya pada singkong, dahlia dan wortel.

Akar mempunyai beberapa bagian dan memiliki fungsi sendiri-sendiri. Bagian-bagian akar itu antara lain :
  1. Zona sel matang (daerah diferensiasi). Sel darah ini membentuk jaringan pengangkut, parenkim, dan sklerenkim. Pada zona ini terbentuk bulu akar yang berguna untuk menyerap unsur hara dan air.
  2. Zona pemanjangan sel. Pada zona ini sel-sel bertambah pajang dan mendorong ujung akar, sehingga ujung akar masuk ke tanah lebih dalam.
  3. Zona pembelahan sel. Pada daerah ini terdapat titik tumbuh yang memungkinkan sel-sel membelah dan bertambah banyak sehingga akar bertambah panjang. Pada daerah ini terdapat tudung akar atau kaliptra.



Fungsi batang tumbuhan biji (Spermatophyta)


Batang merupakan bagian tumbuhan yang berada di atas tanah, yang merupakan lanjutan dari akar. Fungsi batang adalah sebagai tempat tumbuhnya daun, buah, dan bunga.

Pada batang terdapat jaringan pengangkut xilem dan floem. Kedua zat pengangkut ini berfungsi mengangkut zat-zat hara dan zat-zat hasil fotosintesis untuk dieadarakan ke seluruh tubuh tumbuhan. Selain itu, batang juga berfungsi sebagai tempat menyimpan carangan makanan, misalnya pada tanaman tebu dan sagu.


Fungsi daun tumbuhan biji (Spermatophyta)


Pada tumbuhan biji, daun pada umumnya berwarna hijau karena mengandung klorofil. Bentuk daun berupa lembaran pipih dan melebar. Di dalam daun terdapat urat-urat daun yang terbentu dari pembuluh daun.

Daun berfungsi sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis dan pernapasan. Daun terdiri atas tiga jaringan, yaitu epidermis, mesofil, dan jaringan pengangkut.

Pada beberpa tumbuhan, permukaan daunnya terdapat kutikula ata lapisan lilin. Lapisan in digunakan untuk mencegang penguapan air yang berlebihan. 

Pada permukaan daun atau epidermis terdapat mulut daun atau stomata yang berfungsi sebagai tempat pertukara gas atau pernapasan pada tumbuhan.

Jaringan mesofil terdiri atas jaringan tiang dan jaringan bunga karang. Pada jaringan mesofil terdapat kloroplas yang berisi klorofil atau zat hijau daun. Sebagian besar kloroplas berada pada jaringan tiang.

Jaringan pengangkut terdapat pada tulang daun. Jaringan ini merupakan lanjutan dari jaringan pengangkut batang. Jaringan pengangkut ini terdiri atas jaringan xilem dan floem.


Fungsi bunga tumbuhan biji (Spermatophyta)


Tumbuhan biji sering juga disebut tumbuhan bunga karena biji terbentuk di dalam bunga. Bunga 
merupakan alat perkembangbiakan pada tumbuhan biji. Bunga tersusun atas tangkai bunga, dasar bunga, putik, benarng sari, mahkota bunga, dan kelopak bunga. Bunga menghasilkan biji melalui proses penyerbukan dan pembuahan. Biji berasal dari bakal biji yang terdapat pada putik.

Berdasarkan letak bakal bijinya, tumbuhan biji dibedakan menjadi dua, yaitu tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae). Contoh tumbuhan biji terbuka antara lain adalah pakis haji, pinus, cemara, dan belinjo. Sedangkan contoh tumbuhan biji tertutup antara lain adalah padi, jagung, salak, rambutan, durian, dan lain-lain.

Demikianlah penjelasan mengenai fungsi akar, batang, dan daun sebagai organ pada tumbuhan biji atau Spermatophyta. Semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 01.00

0 komentar:

Posting Komentar