PERSEROAN TERBATAS (PT) : Pengertian PT, Macam-Macam PT, Kelebihan dan Kekurangan PT, serta Anggaran Dasar PT

Posted by Ensikloblogia on Jumat, 21 Oktober 2016

Loading...

Pengertian Perseroan Terbatas (PT)


Pengertian Perseroan Terbatas (PT) menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1995, PT adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang dan peraturan pelaksanaannya.

Berdasarkan definisi PT tersebut, dapat disimpulkan bahwa PT merupakan suatu badan hukum, melakukan kegiatan usaha, didirikan oleh beberapa orang, dan modalnya terbagi dalam bentuk saham.

Pengertian PT menurut Sukanto Reksohadiprojo adalah suatu kumpulan orang-orang yang diberi hak dan diakui oleh hukum untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 

Dari beberapa pengertian perseroan terbatas di atas, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
  • Perseroan Terbatas berbadan hukum.
  • Perseroan Terbatas didirikan oleh beberapa orang dengan perjanjian.
  • Modal Perseroan Terbatas terbagi atas saham-saham.
  • Melakukan kegiatan usaha.
  • Mempunyai tujuan tertentu yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Perbedaan mendasar antara PT dengan perusahaan perseorangan maupun CV adalah dalam Perseroan Terbatas (PT), kekayaan pribadi dipisahkan dengan kekayaan perusahaan.


PERSEROAN TERBATAS (PT) : Pengertian PT, Macam-Macam PT, Kelebihan dan Kekurangan PT, serta Anggaran Dasar PT


Pendirian PT


Apa saja yang menjadi syarat pendirian PT ? PT didirikan oleh beberapa orang dengan perjanjian, maka untuk mendirikan PT haruslah dibuat perjanjian dengan notaris dengan masing-masing pendiri mengambil bagian saham ketika PT didirikan. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memegang kekuasaan tertinggi dalam Perseroan Terbatas (PT)

Akta pendirian PT minimal memuat keterangan yang berisi data :
Identitas para pendiri
Susunan dan identitas anggota direksi dan kommisaris yang pertama ditetapkan
Nama pemegang saham dan nilai sahamnya

Di dalam peraturan perundang-undangan dijelaskan bahwa nama PT tidak boleh sama dengan nama PT lain yang sudah resmi ada sebelumnya. Agar berstatus badan hukum, maka dilakukan pengajuan permohonan kepada Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan disahkan oleh menteri.


Organisasi PT


Organisasi Perseroan Terbatas (PT) terdiri atas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Direksi, dan Komisaris.

Menurut Undang-Undang tentang Perseroan Terbatas (PT), RUPS adalah organ perseroan yang memegang kekuasaan tertinggi dalam perseroan yang memegang segala wewenang yang tidak diserahkan kepada direksi atau komisaris. Ada dua jenis RUPS, yaitu RUPS biasa dan RUPS luar biasa.

Dalam Undang-Undang tersebut juga dijelaskan bahwa direksi adalah organ perseroan yang bertanggung jawab penuh atas pengurusan perseroan untuk kepentingan dan tujuan perseroan serta mewakili  perseroan, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.

Pengertian komisaris menurut undang-undang tersebut adalah organ perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum  dan/atau khusus serta memberikan nasihat kepada direksi dalam menjalankan perseroan.


Anggaran dasar PT


Anggaran dasar Perseroan Terbatas (PT) paling tidak memuat hal-hal sebaga berikut :
  1. Nama dan kedudukan perseroan.
  2. Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha perseroan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Jangka waktu berlakunya perusahaan.
  4. Besarnya jumlah modal dasar, modal yang ditempatkan, dan jumla modal yang disetor.
  5. Jumlah saham, jumlah kualifikasi saham apabila ada termasuk jumlah saham untuk tiap klasifikasi, hak-hak yang melekat pada setiap saham dan nilai nominal setiap saham.
  6. Susunan, nama, jumlah, dan anggota direksi komisaris.
  7. Penetapan tetap dan tata cara penyelenggaraan RUPS.
  8. Tata cara pemilihan, pengangkatan, penggantian, dan pemberhentian anggota direksi dan komisaris.
  9. Tata cara penggunaan laba dan pembagian deviden.
  10. Ketentuan-ketentuan lain menurut undang-undang perseroan terbatas.



Modal Perseroan Terbatas (PT)


Di dalam  PT terdapat berbagai jenis modal, yaitu modal dasar, modal ditetapkan dan modal disetor. Modal dasar merupakan modal yang terdiri atas seluruh nilai nomial saham. Menurut Pasal 25 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1995, modal dasar perseroan minimal adalah Rp. 20.000.000,-

Pada saat PT didirikan, minimal 25% dari modal dasar harus telah ditempatkan. Pada waktu PT didirikan, modal yang ditempatkan harus paling sedikit 50% dari nilai nominal setiap saham yang dikeluarkan.


Kelebihan PT


Kelebihan-kelebihaan Perseroan Terbatas (PT) dibandingkan dengan badan-badan usaha lainnya antara lain adalah :
  1. Masa hidup perusahaan sebagai badan hukum lebih terjamin.
  2. Tanggung jawab pada perusahaan terbatas sesuai dengan jumlah saham yang disetorkan.
  3. Saham mudah diperjualbelikan.
  4. Pembagian saham dengan jumlah kecil menarik masyarakat untuk menanamkan modalnya.
  5. Untuk menetapkan modal yang besar relative mudah sehingga mudah pula untuk melakukan perluasan usaha.
  6. Manajemen dan spesialisasinya memungkinkan pengelolaan sumber-sumber modal secara efisien.



Kekurangan PT


Kekurangan-kekurangan Perseroan Terbatas (PT) antara lain :
  1. Biaya pendirian PT relative lebih tinggi.
  2. PT memiliki banyak beban karena harus memberikan laporan pajak pada pemerintah.
  3. Membutuhkan izin khusus untuk membuka usaha tertentu.
  4. Kurang terjaganya rahasia perusahaan karena semua kegiatan perusahaan dilaporkan pada pemegang saham.
  5. Tidak ada alat yang efektif untuk melindungi kepentingan pemegang saham.
  6. Kurangnya hubungan perseorangan dan insentif katena adanya pemilik yang tinggi di daerah lain ataupun manajemen yang tidak loyal pada perusahaan karena mereka hanyalah orang-orang yang dibayar.



Macam-macam PT


Ada dua bentuk Perseroan Terbatas (PT) yang ada di Indonesia yaitu PT tertutup dan PT terbuka. PT tertutup adalah suatu PT yang saham-sahamnya masih dipegang oleh beberapa orang /perusahaan saja, sehingga jual beli sahamnya dilakukan dengan cara-cara yang ditentukan oleh anggaran dasar perseroan yang pada umumnya diserahkan pada kebijaksanaan pemegang saham yang bersangkutan.

PT terbuka adalah suatu perseroan terbatas yang modal dan sahamnya telah memenuhi syarat tertentu, di mana saham-sahamnya dipegang oleh banyak orang/banyak perusahaan yang penawaran sahamnya dilakukan pada public/ masyarakat sehingga jual beli sahamnya dilakukan melalui pasar modal.


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian PT, macam-macam PT, anggaran dasar PT, pendirian PT, serta kelebihan dan kekurangn PT. semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 23.43

0 komentar:

Posting Komentar