Tugas, Fungsi dan Peran Perwakilan Diplomatik serta Perangkat Perwakilan Diplomatik

Posted by Ensikloblogia on Senin, 31 Oktober 2016

loading...

Perwakilan diplomatik adalah petugas atau wakil negara yang dikirim bertugas di negara lain untuk menjalin hubungan resmi antarnegara. Perwakilan diplomatik merupakan alat kelengkapan utama dalam hubungan antarnegara. Perwakilan diplomatik berperan sebagai penyambung negara yang diwakilinya.


Tugas perwakilan diplomatik


Perwakilan diplomatik memiliki tugas yang sudah ditentukan oleh negara pengirim. Perwakilan diplomatik bertugas menjamin efisiensi  perwakilan asing di suatu negara. Adapun tugas-tugas perwakilan diplomatik antara lain adalah :
  1. Memelihara dan melindungi kepentingan negara dan warga negaranya.
  2. Mengadakan perjanjian dengan kemantapan, disertai dengan penilaian, dan pengetahuan yang tepat mengenai kondisi-kondisi di negaranya sendiri dan di luar negeri.
  3. Menyelenggarakan upacara protocol, konvensi, dan persetujuan, khususnya tentang hubungan internasional secara timbal balik.
  4. Mengetahui hal-hal tentang tariff, daftar bea, perkapalan, perdagangan, pemeliharaan perdamaian, dan lain-lain dalam batas-batas yang tegas sesuai dengan intruksi dari pemerintahnya.
  5. Menyelenggarakan dan mengakrabkan secara efektif hubungan secara pribadi dengan pandangan jauh ke depan untuk kepentingan pemerintah  dan warga negaranya.
  6. Memberikan laporan secara analitis tentang kondisi politik, ekonomi, dan memberikan bahan-bahan yang penting bagi negaranya.
  7. Menjalankan prosedur rutin dengan  keahlian sesuai dengan ketentuan yang harus diikuti sepanjang dimungkinkan.
  8. Menunjukkan penilaian tepat dalam situasi kompleks yang memerlukan penyelidikan dan bahan-bahan informasi seperlunya, pengetahuan professional tentang hukum, kebiasaan, serta kondisi setempat.
  9. Menyelenggarakan administrasi dengan cara efisien.



Tugas, Fungsi dan Peran Perwakilan Diplomatik serta Perangkat Perwakilan Diplomatik


Fungsi perwakilan diplomatik


Fungsi perwakilan diplomatik dapat dijelaskan sebagai berikut :
  1. Mewakili negara pengirim di wilayah negara penerima.
  2. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima dalam batas-batas yang diizinkan oleh hukum internasional.
  3. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima.
  4. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima melalui cara yang diizinkan undang-undang dan melaporkannya kepada pemerintah negara pengirim.
  5. Memelihara hubungan persahabatan antara negara pengirim dengan negara penerima serta mengembangkan hubungan ekonomi, kebudayaan dan ilmu pengetahuan.



Peran perwakilan diplomatik


Hubungan antarnegara perlu dibina melalui taktik dan aturan tertentu agar kepentingan nasional dapat tercapai. Oleh karena itu, suatu negara akan memperkenalkan kepentingannya melalui jalur diplomasi. Diplomasi meliputi seluruh rangkaian kegiatan politik luar negeri yang memiliki peran sebagai berikut:
  1. Menentukan tujuan dengan menggunakan semua daya dan tenaga dalam mencapai tujuan nasional.
  2. Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai sumber daya manusia yang ada.
  3. Menentukan tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain.
  4. Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya.



Perangkat perwakilan diplomatik


Perangkat perwakilan diplomatik diperlukan untuk membina hubungan antarnegara. Perangkat perwakilan diplomatik meliputi sebagai berikut :
  1. Duta besar berkuasa penuh, yaitu perwakilan yang secara struktur organisasi berada pada tingkat tertinggi. Duta besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa untuk menjalin hubungan timbal balik  dengan negara penerima.
  2. Duta, yaitu perwakilan negara yang berkedudukan lebih rendah dari pada duta bersar berkuasa penuh. Duta bertugas menyelesaikan persoalan berkaitan dengan negara pengirim. Pejabat duta harus bekonsultasi dengan pemerintah dalam menjalankan tugas-tugasnya.
  3. Kuasa usaha, yaitu pejabat dinas luar negeri yang ditunjuk oleh menteri luar negeri. Kuasa usaha bertindak sebagai kepala perwakilan diplomatik. Hal ini dilakukan selama duta besar berkuasa penuh tidak ada di wilayah kerjanya atau berhalangan menjalankan tugasnya.
  4. Atase, yaitu perwakilan kantor pemerintah atau kementrian teknis yang berada di luar negeri. Atase juga dapat diartikan sebagai suatu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari dua bidang, yaitu atase pertahanan dan atase teknis.

Demikianlah penjelasan mengenai tugas dan fungsi perwakilan diplomatik, peran perwakilan dilomatik, serta perangkat perwakilan diplomatik. Semoga bermanfaat.

loading...
Blog, Updated at: 22.10

0 komentar:

Posting Komentar