Ciri-Ciri Tumbuhan Dikotil dan Contoh Tumbuhan Dikotil

Posted by Ensikloblogia on Rabu, 09 November 2016

Loading...

Ciri-ciri tumbuhan dikotil


Penyebaran tumbuhan dikotil atau tumbuhan berkeping dua di dunia sangat luas. Tumbuhan dikotil dapat hidup di daerah tropis, di daerah yang mempunyai  empat musim, atau di kutub.

Ciri-ciri tumbuhan dikotil pada saat berkecambah adalah sebagai berikut :
  1. Biji berkeping dua.
  2. Dua daun lembaga terangkat ke atas.
  3. Akar tunggang.
  4. Tulang daun menjari.

Ciri-ciri tumbuhan dikotil umumnya antara lain sebagai berikut :
  1. Berakar tunggang yang bercabang-cabang.
  2. Tulang daun menyirip atau menjari, daun tunggal dan majemuk dan jarang berpelepah.
  3. Batang bercabang dan memiliki cambium di antara berkas pengangkutnya.
  4. Ikatan pembuluh angkut pada batang letaknya teratur.
  5. Bunga memiliki bagian-bagian bunga, misalnya kelopak, mahkota, dan benang sari dengan jumlah 2, 4, 5, atau kelipatannya, sedangkan putik biasanya satu buah.

Ciri-Ciri Tumbuhan Dikotil dan Contoh Tumbuhan Dikotil


Contoh tumbuhan dikotil


Tumbuhan dikotil terdiri dari famili-famili antara lain Casuarinaceae, Piperaceae, Moraceae, Euphorbiaceae, Annonaceae, Papilionaceae, Caesalpiniaceae, Malvaceae, Solanaceae, dan Compositae. Berikut ini adalah contoh tumbuhan dikotil dari famili-famili tersebut.

Tumbuhan dikotil dari family Casuarinaceae berupa pohon dengan batang bercabang dan daun mereduksi menjadi kecil, bunga berkelamin tunggal dengan benang sari berukuran sangat kecil dan ringan sehingga menyebabkan penyerbukannya  berlangsung secara anemogami atau dibantu angin. Tumbuhan ini banyak ditanam di tepi jalan sebagai tanaman hias. Contohnya adalah cemara gunung dan cemara laut.

Tumbuhan dikotil dari family Piperaceae berupa semak dan perdu, memiliki akar lekat dan daun tunggal  yang kebanyakan mempunyai bau khas dan rasa pedas sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, misalnya lada dan sebagai obat-obatan, misalnya sirih untuk obat batuk.

Tumbuhan dikotil moraceae banyak berupa pohon perdu, jarang berupa semak. Daunnya berupa daun tunggal. Contohnya adalah beringing yang dapat dipergunakan sebagai tanaman hias atau cempedak yang buahnya digunakan sebagai bahan makanan.

Tumbuhan Euphorbiaceae berupa pohon, perdu, dan semak. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut : memiliki daun yang pada umumnya bertulang daun menjari, batangnya mengandung banyak getah, serta buahnya beruang tiga yang masing-masing berisi satu biji. Jika sudah tua, buah akan pecah dan bijinya menyebar keluar. Contoh tumbuhan dikotil jenis ini adalah ubi kayu, karet, jarak, dan kemiri.

Batang tanaman Annonaceae berkayu, berdaun tunggal, serta berbunga beraturan dan kerap kali berkelamin ganda. Contohnya adalah sirsak dan srikaya yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

Tumbuhan dikotil dari famili Papilionaceae disebut tumbuhan berbunga kupu-kupu karena mahkota bunga berbentuk kupu-kupu. Mahkota berjumlah lima helai, ada sehelai yang paling lebar disebut bendera, dua helai lepas disebut sayap dan dua berlekatan disebut lunas. Buah berupa polong yang berisi biji. Daun tunggal atau majemuk. Contoh tumbuhan dikotil dari family Papilionaceae antara lain adalah kecipir, kedelai, kacang tanah, putri malu, petai cina, dan lain-lain.

Tumbuhan dikotil dari famili Caesalpiniaceae adalah tumbuhan berupa perdu, semak, dan pohon. Daun tumbuhan ini hampir selalu majemuk. Bunga berbentuk kupu-kupu, tetapi tidak ada mahkota yang berlekatan. Contohnya adalah kembang merak, asam, flamboyant, dan lain-lain.

Anggota famili Malvaceae meliputi kurang lebih 1.000 jenis tumbuhan dan banyak terdapat di daerah tropik dan subtropik. Contohnya adalah kembang sepatu, kapas, dan lain-lain.

Solanaceae adalah tanaman dikotil yang berupa semak, perdu, atau pohon. Berdaun tunggala tau majemuk dengan tepi daun berlekuk. Mahkota bunga dan kelopak bunga berjumlah lima helai berbentuk terompet, bintang, atau corong. Contoh tanaman monokotil dari family Solanaceae adalah kentang, terung, tomat, dan lain-lain.

Anggota tanaman compositae kebanyakan berupa terna atau semak. Berdaun tunggal yang kadang terbagi sehingga menyerupai daun majemuk. Bunga berbentuk cawan, bongkol atau bulir pendek, bunga berkelamin tunggal, kelopak tidak jelas dan mahkota berlekatan atau seperti lidah. Contoh tumbuhan dikotil dari famili ini adalah bunga aster dan beluntas sebagai bahan obat.  

Loading...
Blog, Updated at: 08.30

0 komentar:

Posting Komentar