Hak dan Kewajiban DPR dan Anggota DPR serta Kedudukan dan Fungsi DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat )

Posted by Ensikloblogia on Jumat, 04 November 2016

loading...

Ada sebuah soal cerita fisika tentang sebuah penerbangan yang memuat 500 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ketika pesawat berada pada ketingian 10.000 kaki, pesawat mengalami turbulensi dan jatuh dengan kecepatan 100 km/jam. Jika kecepatan angin pada saat itu adalah 20 knot, dan masa pesawat adalah 1000 ton, maka ada berapa orang yang selamat ? Jawabannya : 250 juta rakyat Indonesia. 

Itulah sebuah humor singkat yang bisa kita nikmati. Saat ini, anggota DPR memang dianggap sebagai anggota pelengkap negara saja. Tidur ketika sidang, ruang sidang kosong, kunjungan kerja keluar negeri tanpa hasil, papa pinta saham, dan lain-lain sebagainya menyebabkan lembaga ini mendapat banyak sorotan tajam. Kita tidak boleh berburuk sangka. Masih banyak kok anggota DPR yang memang melaksanakan tugas dan kewajibannya untuk kepentingan rakyat.

Sebenarnya, apa sih hak dan kewajiban DPR  dan anggota DPR ? apa saja kedudukan dan fungsi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ? pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai hal tersebut.


Hak-hak DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)


DPR mempunyai hak-hak sebagai berikut :
  1. Hak interpelasi (mengajukan pertanyaan), yaitu hak DPR untuk meminta keterangan kepada pemerintah mengenai kebijakan pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  2. Hak angket (mencari dan meminta keterangan), yaitu hak DPR untuk melakukan penyidikan terhadap kebijakan pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
  3. Menyatakan pendapat, yaitu hak Dewan Perwakilan Rakyat sebagai lembaga untuk menyatakan pendapat terhadap kebijakan pemerintah atau mengenai kejadian luar biasa yang terjadi di tanah air atau situasi dunia internasional disertai dengan rekomendasi penyelesaiannya. 

Hak menyatakan pendapat juga sebagai tindak lanjut pelaksanaan hak interpelasai dan hak angket atau terhadap dugaan bahwa presiden dan/atau wakil presiden melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya atau perbuatan tercela maupun tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau wakil presiden.


hak dan kewajiban DPR


Hak-hak anggota DPR


Hak-hak anggota DPR antara lain sebagai berikut :
  1. Mengajukan rancangan undang-undang.
  2. Menyampaikan usul dan pendapat.
  3. Memilih dan dipilih.
  4. Mengajukan pertanyaan.
  5. Imunitas atau hak kekebalan hukum anggota DPR, yaitu hak untuk tidak dapat dituntut di muka pengadilan karena pernyataan dan pendapat yang disampaikan dalam rapat-rapat DPR dengan pemerintah dan  rapat-rapat DPR lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
  6. Protokoler, yaitu hak anggota DPR memperoleh penghormatan berkenaan dengan jabatannya dalam acara-acara kenegaraan atau acara resmi maupun dalam pelaksanaan tugasnya.
  7. Keuangan dan administratif.



Kewajiban anggota DPR


Anggota DPR mempunyai kewajiban-kewajiban sebagai berikut :
  1. Membina dan memperhatikan kehidupan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
  2. Menyerap, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
  3. Mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan.
  4. Memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada pemilih dan daerah pemilihannya.
  5. Menjaga etika dan norma dalam hubungan kerja dengan lembaga yang terkait.



Kedudukan dan fungsi DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)


DPR merupakan lembaga perwakilan rakyat yang kedudukannya sebagai lembaga negara. Selain itu, tugas dan fungsi DPR adalah sebagai berikut :
  1. Legislasi, yaitu fungsi untuk membentuk undang-undang yang dibahas dengan presiden untuk mendapatkan persetujuan bersama.
  2. Anggaran, yaitu fungsi menyusun dan menetapkan anggaran pendapatan dan belanja negara bersama presiden dengan memperhatikan DPD.
  3. Pengawasan, yaitu fungsi melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UUD 1945, undang-undang, dan peraturan pelaksanaannya.


Demikianlah penjelasan mengenai hak dan kewajiban DPR dan anggota DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat serta kedudukan dan fungsi DPR. Semoga bermanfaat.

loading...
Blog, Updated at: 04.16

0 komentar:

Posting Komentar