Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli dan Undang-Undang

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 06 November 2016

Loading...

Pengertian pendidikan secara sederhana diartikan sebagai  usaha manusia untuk membina kepribadiannya sesuai dengan nilai-nilai di dalam masyarakat dan kebudayaan. Dalam perkembangannya, istilah pendidikan atau paedagogie berarti bimbingan atau pertolongan yang diberikan dengan sengaja oleh orang dewasa agar ia menjadi dewasa. Selanjutnya, definisi pendidikan diartikan sebagai usaha yang dijalankan oleh seseorang atau sekelompok orang  lain agar menjadi dewasa atau mencapai tingkat hidup atau penghidupan yang lebih tinggi dalam arti mental.

Pada kenyataanya, pengertian pendidikan selalu mengalami perkembangan, meskipun secara esensial tidak jauh berbeda. Berikut ini adalah beberapa pengertian pendidikan menurut para ahli :

Menurut Langeveld, pendidikan adalah setiap usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak tertuju pada kedewasaan anak itu, atau lebih tepat membantu agar anak cukup cakap melaksanakan tugas  hidupnya sendiri. Pengaruh itu datangnya dari orang dewasa dan ditujukan untuk orang yang belum dewasa.

Pengertian pendidikan menurut John Dewey, pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kea rah alam dan sesama manusia.

Jean Jacques Rousseau, menyatakan bahwa pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang tidak ada pada masa kanak-kanak, akan tetapi kita membutuhkannya pada waktu dewasa.

Menurut Driyarkara, pendidikan ialah pemanusiaan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf insani.

Pendidikan menurut Carter V. Good adalah :
  • Seni, praktik, atau profesi sebagai pengajar.
  • Ilmu yang sistematis atau pengajaran yang berhubungan dengan prinsip dan metode-metode mengajar, pengawasan dan bimbingan murid, dalam arti luas digantikan dengan istilah pendidikan.

Definisi pendidikan menurut Ahmad D. Marimba adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa unsur-unsur yang terdapat dalam pendidikan adalah :
  • Usaha (kegiatan), usaha itu bersifat bimbingan (pimpinan atau pertolongan) dan dilakukan secara sadar.
  • Ada pendidik, pembimbing, atau penolong.
  • Ada yang dididik atau si terdidik.
  • Bimbingan itu mempunyai dasar tujuan.
  • Dalam usaha itu tentu ada alat-alat yang dipergunakan.

Menurut Ki Hajar Dewantara, bapak pendidikan Indonesia menyatakan bahwa pendidikan yaitu tuntunan di dalam hiduo tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.

Pengertian pendidikan menurut Undang-Undang Nomor Tahun 1989, pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan adalah usaha sadar atau terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif  mengembangkan  potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli dan Undang-Undang


Dari pengertian pendidikan menurut para ahli di atas, meskipun batasan mengenai pendidikan tersebut berbeda secara redaksional, namun secara esensial terdapat kesatuan unsur-unsur atau faktor-faktor yang ada di dalamnya, yaitu pengertian pendidikan tersebut menunjukkan suatu proses bimbingan, tuntunan atau pimpinan yang di dalamnya mengandung unsur-unsur seperti pendidik, anak didik, tujuan, dan sebagainya. 

Loading...
Blog, Updated at: 02.10

0 komentar:

Posting Komentar