Pengertian Perbandingan Hukum serta Tujuan dan Manfaat Perbandingan Hukum

Posted by Ensikloblogia on Senin, 28 November 2016

Loading...

Pengertian perbandingan hukum


Istilah perbandingan hukum berasal dari terjemahan kata Comparative law, comparative Jurisprudence, foreign law (bahasa Inggris), Droit Compare (Perancis), Rechtsgelijking (Belanda), dan Rechverleichung atau Vergleichende Rechlehre (Jerman).

Menurut Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto, menjelaskan bahwa perbandingan hukum merupakan cabang ilmu pengetahuan yang memberbandingkan sistem-sistem hukum yang berlaku di dalam satu atau beberapa masyarakat.

Pengertian perbandingan hukum menurut Soedjono Dirdjosisworo adalah metode studi yang mempelajari perbedaan sistem hukum antara negara yang satu dengan negara yang lain. Selanjutnya definisi perbandingan hukum menurut Romli Atmasasmita adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari secara sistematis tentang hukum dari dua atau lebih sistem hukum dengan menggunakan metode perbandingan.

Menurut Ishak dalam bukunya berjudul “Dasar-Dasar Ilmu Hukum” (2009:232), pengertian perbandingan hukum adalah cabang ilmu pengetahuan hukum yang membandingkan dengan cara mencari perbedaan dan persamaan antara sistem hukum yang berlaku dalam satu atau beberapa negara ataupun masyarakat. Dengan demikian, ruang lingkup perbandingan hukum adalah memperbandingkan antara sistem hukum dari satu atau beberapa masyarakat, yang berkaitan dengan isi kaedah-kaedah, dasar kemasyarakatannya, serta sebab-sebabnya sehingga didapat persamaan dan juga perbedaannya.


pengertian perbandingan hukum

Tujuan dan manfaat perbandingan hukum


Jika bertitik tolak pada teori hukum alam, maka tujuan perbandingan hukum adalah untuk membandingkan sistem-sistem hukum  guna dapat mengembangkan hukum alam itu sendiri, sehingga tampak adanya persamaan dan perbedaan. Jika bertitik tolak pada jalur orientasi yang bersifat pragmatis, maka tujuan perbandingan hukum adalah untuk mengadakan pembaruan hukum, dan tidak semata-mata melihat perbedaan dan persamaan antara dua sistem hukum atau lebih.

Tujuan perbandingan hukum menurut van Apeldoorn ada yang bersifat teoritis dan ada yang bersifat praktis. Tujuan yang bersifat teoritis menjelaskan bahwa hukum sebagai gejala dunia atau universal dan oleh karena itu ilmu pengetahuan hukum harus dapat memahami gejala dunia tersebut dan untuk itu kita harus memahami hukum di masa lampau dan masa sekarang. Tujuan yang bersifat praktis dari perbandingan hukum adalah alat pertolongan untuk tertib masyarakat dan pembaruan pada hukum kita sendiri dan memberikan pengetahuan tentang berbagai peraturan dan pikiran hukum kepada pembentuk undang-undang dan hukum.

Menurut Polack, seperti yang dikutip R. Soeroso, tujuan perbandingan hukum adalah membantu menelusuri asal-usul perkembangan dari konsepsi hukum yang sama di seluruh dunia. Jika ditelaah lebin lanjut, maka tujuan perbandingan hukum tidak semata-mata untuk mengetahui adanya perbedaan dan persamaan daripada hukum yang dibandingkan, namun yang penting adalah untuk mengetahui sebab-sebab dan latar belakang dari pada perbedaan dan persamaan tersebut.

Adapun manfaat mempelajari perbandingan hukum adalah untuk :
  1. Unifikasi hukum.
  2. Harmonisasi hukum.
  3. Mencegah adanya chauvinism hukum nasional (secara negative) dan menempuh kerja sama internasional (Secara positif).
  4. Memahami hukum asing .
  5. Pembaruan hukum nasional.


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian perbandingan hukum serta tujuan perbandingan hukum dan manfaat perbandingan hukum. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Loading...
Blog, Updated at: 19.28

0 komentar:

Posting Komentar