Pengertian Puisi dan Jenis-Jenis Puisi

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 03 November 2016

loading...

Pernah dengan nama Chairil Anwar ? Ia adalah salah seorang sastrawan yang banyak melahirkan karya sastra bernama puisi. Salah satu contoh puisi Chairil Anwar yang paling terkenal dan paling diketahui oleh banyak orang adalah puisi berjudul “Aku”. Bagian “Aku ini binatang jalan, dari kumpulannya terbuang”, adalah bagian paling penuh makna dari puisi ini. Apa sebenarnya pengertian puisi ? dan apa saja jenis-jenis puisi atau macam-macam puisi yang dikenal dalam kesusastraan Indonesia ? berikut ini adalah penjelasannya.

Puisi adalah karangan yang terikat oleh bait dan baris. Isi puisi dituangkan dalam bentuk bait yang terdiri atas baris-baris. Ada dikenal dua macam puisi, yaitu puisi lama dan puisi baru.

Puisi lama adalah puisi yang memenuhi syarat-syarat puisi, seperti banyaknya baris pada setiap bait, persajakan, rima dan irama. Macam-macam puisi lama antara lain adalah :
  • Syair, adalah puisi lama yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik atau baris yang berakhir dengan bunyi yang sama.
  • Pantun adalah puisi lama yang terdiri atas 4 baris, bersajak a-b-a-b, baris pertama dan kedua berupa sampiran, baris ketiga dan keempat merupakan isi.
  • Gurindam adalah bentuk puisi lama yang terdiri atas dua baris, yang menjalin makna sebab akibat, beisi nasihat, dan berima sama.
  • Talibun adalah puisi lama seperti pantun, tetapi baris dalam setiap bait lebih dari empat baris, dan jumlah baris selalu genap.
  • Seloka adalah sederetan pantun yang  saling berhubungan. Baris kedua dan keempat suatu bait menjadi baris pertama dan baris ketiga bait berikutnya.
  • Karmina atau pantun kilat adalah pantun yang terdiri atas dua baris. Baris pertama adalah sampiran dan baris kedua adalah isi.

Puisi baru adalah puisi yang sudah tidak terikat lagi dengan persyaratan puisi lama. Berikut ini adalah jenis-jenis puisi baru :
  • Distikon, adalah puisi baru yang setiap baris terdiri atas dua larik.
  • Terzina adalah puisi baru yang setiap baitnya terdiri atas tiga baris.
  • Kuatrin adalah puisi  baru yang setiap baitnya terdiri atas empat baris.
  • Kuin adalah puisi baru yang setiap baitnya terdir atas lima baris.
  • Sektet adalah puisi baru yang setiap baitnya terdiri atas enam baris.
  • Septima adalah puisi baru yang setiap baitnya terdiri atas tujuh baris.
  • Stanza atau oktaf adalah puisi baru yang setiap baitnya terdiri atas delapan baris.
  • Sonata adalah jenis puisi baru  yang terdiri atas empat belas baris. Sonata berasal dari Italia.
  • Balada adalah puisi sederhana yang mengisahkan cerita rakyat yang mengharukan, kadang-kadang dinyanyikan, dan kadang-kadang berupa dialog.
  • Puisi bebas adalah bentuk puisi yang sudah tidak lagi diatur oleh banyaknya baris setiap bait. Puisi bebas merupakan bentuk ekspresi penyair yang  tidak lagi menghiraukan berbagai macam aturan yang mengikat.
  • Puisi kontemporer adalah puisi yang tidak lagi mementingkan tipografi yang konvensional. Puisi kontemporer mementingkan bentuk grafis atau fisik untuk mengungkapkan perasaan penyairnya.

Pengertian Puisi dan Jenis-Jenis Puisi


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian puisi dan macam-macam puisi atau jenis-jenis puisi. Semoga bermanfaat untuk kita semua.  

loading...
Blog, Updated at: 01.44

0 komentar:

Posting Komentar