Pengertian Tumbuhan Lumut atau Bryophyta dan Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 05 November 2016

loading...

Tumbuhan lumut atau Bryophyta mempunya bagian-bagian tubuh yang menyerupai akar, batang, dan daun. Akan tetapi bagian itu sebenarnya bukanlah akar, batang dan daun sejati. Bagian yang mempunyai akar disebut Rhizoid. Rizoid berupa benang-benang halus yang berguna untuk melekatkan diri pada tempat hidupnya serta sebagai alat untuk mengambil air dan mineral.

Tumbuhan lumut atau Bryophyta mempunya klorofil sehingga berwarna hijau. Lumut biasnaya hidup di tempat lembab yang tidak terkena cahaya secara langsung. Ada juga lumut yang hidup di tepat kering dan juga di air. Lumut berkembang biak dengan spora dan mengalami pergiliran keturunan.


Pengertian Tumbuhan Lumut atau Bryophyta dan Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)


Pada pergiliran keturunan pada tumbuhan lumut terjadi pergantian antara perkembangbiakan secara tak kawin atau vegetatif dengan perkembangbiakan secara kawin atau generatif. Perkembangbiakan vegetatif lumut  dilakukan dengan pembentukan spora. Perkembangbiakan generatif lumut dilakukan dengan  pembentukan sel-sel kelamin atau gamet.

Tumbuhan lumut dapat disebut sporofit dan gametofit karena dapat menghasilkan spora dan sel gamet. Apabila spora jatuh di tempat yang lembab, spora akan tumbuh menjadi benang-benang halus yang berkuncup pada beberapa tempat. Benang-benang itu disebut protonema. Selanjutnya protonema tumbuh menjadi lumut yang bersifat gametofit.

Lumut dewasa membentuk arkegonium dan anteridium. Arkegonium menghasilkan sel kelamin betina atau sel telur sedangkan anteridium menghasilkan sel kelamin jantan atau spermatozoid.

Apabila sel kelamin jantan membuahi sel telur, maka terbentuklah zigot. Zigot menjadi tumbuhan baru yang berupa tangkai  dengan kotak spora di ujungnya yang disebut sporogium. Sporogium ini menyatu dengan tumbuhan lumut induk.

Sporogium tumbuhan lumut menghasilkan spora. Bila spora jatuh di tempat lembab akan terbentuk protonema. Demikianlah siklus tersebut berulang dalam kehidupan tumbuhan lumut atau Bryophyta.
Tumbuhan baru yang berasal dari spora disebut tumbuhan gametofit atau generasi gametofit. Tumbuhan ini menghasilkan anteridium dan arkegonium.

Tumbuhan baru yang terbentuk dari hasil peleburan sel kelamin jantang dengan sel kelamin betina disebut tumbuhan sporofit atau generasi sporofit. Generasi sporofit akan menghasilkan spora. Tahap gametofit terjadi pada tumbuhan lumut, sedangkan tahap sporofit terjadi pada sporogium.

Berdasarkan bentuk tubuhnya, tumbuhan lumut atau Bryophyta dibedakan menjadi dua kelas, yaitu lumut daun atau musci dan lumut hati atau hepaticea.

Lumut daun atau musci selalu tumbuh berkelompok di tempat-tempat yang lembab atau tempat dengan sedikit air. Lumut daun mempunyai batang dan daun. Letak daun tersusun teratur mengelilingi  tangkainya seperti spiral. Contohnya lumut daun adalah Sphanagum dan Polytrichum.

Lumut hati atau hepatica terdiri atas lembaran yang ujung-ujungnya terbelah. Lumutb hati tumbuh di tempat-tempat basah atau di hutan yang terdapat di pegunungan. Contoh lumut hati adalah Merchantia, Riccia dan Pellia.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian tumbuhan lumut atau Bryophyta dan klasifikasi tumbuhan lumut beserta contoh tumbuhan lumut. Semoga bermanfaat. 

loading...
Blog, Updated at: 09.30

0 komentar:

Posting Komentar