Tugas dan Wewenang DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat ) - LENGKAP

Posted by Ensikloblogia on Jumat, 04 November 2016

Loading...

Pernah dengar kasus “Papa minta saham” dari mantan ketua DPR Setya Novanto ?  Kita pasti sering mendengar tentang anggota DPR, apalagi saat ini mereka layaknya selebriti karena sering kita lihat di layar televisi. Apa yang kamu tahu tentang tugas dan wewenang DPR ? Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang merupakan lembaga perwakilan rakyat dan memegang kekuasaan membentuk undang-undang. DPR memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

DPR terdiri dari anggota partai politik peserta pemilihan umum, yang dipilih berdasarkan hasil pemilihan umum. Masa jabatan anggota DPR adalah lima tahun dan berakhir bersamaaan pada saat anggota DPR yang baru mengucapkan sumpah atau janji.

Anggota DPR sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah atau janji secara bersama-sama yang dipandu oleh ketua Mahkamah Agung dalam sidang paripurna DPR. Anggota DPR yang berhalangan mengucapkan sumpah atau janji  bersama-sama, mengucapkan sumpah/janji yang dipandu oleh pimpinan DPR. 


tugas dan wewenang DPR


Selama menjadi anggota DPR, yang bersangkutan harus berdomisili di ibu kota Negara Republik Indonesia, untuk menjamin kelancaran tugas penuh waktu. Yang dimaksud dengan bertempat tinggal di Ibu Kota Republik Indonesia adalah bertempat tinggal di DKI Jakarta dan sekitarnya, yaitu Kabupaten/kota Bogor, Tangerang, Bekasi dan Depok.

Sebelum membahas tentang tugas dan wewenang DPR saat ini, maka terlebih dahulu kita perlu tahu tugas dan wewenang DPR sebelum adanya amandemen UUD 1945.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) disebut dengan istilah lain yaitu parlemen. Tugas pokok DPR sebagai lembaga legislatif yaitu :
  1. Membuat undang-undang dan ikut serta menentukan kebijaksanaan pemerintah. Oleh karena itu, pada umumnya DPR mempunyai hak inisiatif anggota, hak amandemen, dan hak budget.
  2. Melaksanakan fungsi pengawasan atau control terhadap pemerintah atau eksekutif. Oleh karena itu, DPR mempunyai hak-hak antara lain mengajukan pertanyaan, hak interpelasi, dan hak angket.

Tugas dan wewenang DPR pada saat ini setelah adanya amandemen UUD 1945 antara lain sebagai berikut :
  1. Membentuk undang-undang yang dibahas dengan presiden untuk mendapatkan persetujuan bersama.
  2. Membahas dan memberikan persetujuan peraturan pemerintah pengganti undang-undang.
  3. Menerima dan membahas Rancangan UU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakannya dalam pembahasan.
  4. Menetapkan APBN bersama  presiden dengan pertimbangan DPD.
  5. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU, APBN, serta kebijakan  pemerintah.
  6. Memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan memperhatikan pertimbangan DPD.
  7. Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan negara yang disampaikan  oleh Badan Pemeriksa Keuangan.
  8. Memberikan persetujuan kepada presiden atas pengangkatan dan pemberhentian anggota Komisi Yudisial (KY).
  9. Memberikan persetujuan calon hakim agung yang diusulkan komisi yudisial untuk ditetapkan sebagai hakim agung oleh presiden.
  10. Memilih tiga anggota calon hakim konstitusi dan mengajukannya kepada presiden untuk ditetapkan.
  11. Memberikan pertimbangan kepada presiden untuk mengangkat duta, menerima penempatan duta negara lain, dan memberikan pertimbangan dalam pemberian amnesti dan abolisi.
  12. Memberikan persetujuan kepada presiden untuk menyatakan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan negara lain.
  13. Menyerap, menghimpun, menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
  14. Memperhatikan pertimbangan DPD atas Rancangan Undang-Undang APBN dan RUU yang berkaitan dengan pajak, pendidikan, dan agama.
  15. Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang diajukan oleh DPD terhadap pelaksaaan Undang-Undang  mengenai otonomi daerah, pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah, hubungan pusat dan daerah, sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, pelaksanaan APBN, pajak, pendidikan, dan agama.

Demikianlah penjelasan mengenai tugas dan wewenang anggota DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat sebagai wakil rakyat. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Loading...
Blog, Updated at: 04.12

0 komentar:

Posting Komentar