Macam-Macam Kecerdasan Menurut Howard Gardner

Posted by Ensikloblogia on Selasa, 20 Desember 2016

loading...

Menurut penelitian Howard Gardner, seorang psikolog dari Amerika, menyatakan bahwa di dalam diri setiap anak tersimpan satu atau lebih dari delapan jenis kecerdasan yang siap berkembang. Ia memetakan lingkup manusia yang luas menjadi delapan kategori atau delapan kecerdasan dasar. Berikut ini adalah penjelasan mengenai macam-macam kecerdasan menurut Howard Gardner :


Kecerdasan linguistik


Kecerdasan linguistik disebut juga dengan kecerdasan bahasa. Kecerdasan lingusitik berkaitan dengan kebahasaan, yaitu kemampuan manusia dalam menggunakan kata atau bahasa secara efektif, baik lisan maupun tulisan. Kecerdasan linguistik secara lisan pada umumnya dimiliki oleh seorang pendongeng, pembaca puisi, orator, dan politisi. Kecerdasan linguistik secara tulisan pada umumnya dimiliki oleh sastrawan, penulis, editor, dan wartawan. Kecerdasan linguistik juga meliputi berbagai kemampuan sebagai berikut :
  1. Memanipulasi tata bahasa.
  2. Fonologi atau bunyi bahasa.
  3. Semantik atau makna bahasa.
  4. Penggunaan praktis bahasa seperti menggunakan bahasa untuk mempengaruhi orang lain, memberi informasi, dan mengingat informasi atau hafalan.



Kecerdasan naturalis


Kecerdasan naturalis berkaitan dengan kemampuan manusia untuk mengenali lingkungan sekitar yang meliputi tanaman dan hewan. Selain itu, kecerdasan naturalis meliputi kepekaan terhadap fenomena alam seperti formasi awan dan gunung-gunung. Manusia yang mempunyai kecerdasan naturalis biasanya senang memelihara hewan dan tanaman, menjelajahi alam, serta mengamati dan mengenali objek-objek di lingkungan sekitar. 


macam-macam kecerdasan menurut Howard Gardner



Kecerdasan spasial


Kecerdasan spasial berkaitan dengan kemampuan manusia untuk membayangkan, mempresentasikan ide secara visual atau spasial, dan mengorientasikan diri secara tepat dalam matriks spasial. Kecerdasan spasial juga meliputi kepekaan manusia terhadap warna, garis, bentuk, ruang, dan hubungan antarunsur-unsur tersebut. Profesi yang cocok untuk tipe kecerdasan ini antara lain arsitek, seniman, desainer mobil, insinyur, desainer grafis, computer, kartunis, pernacang interior, dan ahli fotografi. Ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan spasial antara lain adalah :
  1. Lebih mudah memahami peta, diagram, dan grafik dari pada memahami teks.
  2. Pandai menggambar.
  3. Senang melihat film.
  4. Suka pada kegiatan seni.


Kecerdasan matematis-logis


Kecerdasan matematis logis berkaitan dengan kemampuan manusia dalam menggunakan pola, rumus-rumus, angka-angka, dan logika atau penalaran secara baik dan benar. Proses yang sering digunakan oleh orang-orang yang memiliki kecerdasan matematis-logis antara lain kategorisasi, klasifikasi, pengambilan kesimpulan, penghitungan, dan pengujian hipotesis.

Kecerdasan matematis logis ini biasanya dimiliki oleh ahli matematika, akuntan pajak, ahli statistik, para ilmuwan, pemprogram computer, dan ahli logika. Orang-orang yang memiliki kecerdasan matematis logis memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Suka permainan yang membutuhkan kemampuan strategi seperti catur.
  2. Menguasai program computer.
  3. Suka pada pelajaran yang menggunakan hitungan dan angka seperti matematika dan sains.
  4. Suka melakukan eksperimen.



Kecerdasan intrapersonal


Kecerdasan intrapersonal berkaitan dengan kesadaran dan pengetahuan seseorang terhadap diri sendiri. Orang yang mempunyai kecerdasan intrapersonal memiliki kemampuan memahami kekuatan dan keterbatasan diri sendiri serta kemampuan melakukan tindakan berdasarkan kekuatan dan keterbatasan yang dimilikinya. Orang yang mempunyai kecerdasan intrapersonal memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Mampu memahami diri, perubahan suasana hati, maksud, mativasi, temperamen, dan keinginan diri.
  2. Mampu berdisiplin diri, memahami dan menghargai diri.
  3. Bersikap mandiri dan berkemauan keras.
  4. Memahami kekurangan dan kelebihan diri.
  5. Lebih suka bekerja sendiri dari pada bekerja sama.
  6. Mampu belajar dari kegagalan dan keberhasilan diri.
  7. Mempunyai perencanaan diri yang baik.



Kecerdasan kinestetis-jasmani


Kecerdasan kinestetis-jasmani berkaitan dengan keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk mengekspresikan ide dan perasaan. Misalnya sebagai actor, pemain pantomin, atlet dan penari. Kecerdasan kinestetis jasmani dapat juga dikatakan berhubungan dengan pergerakan dan keterampilan tubuh. Oleh karena itu, kecerdasan kinestetis jasmani berkaitan dengan keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah sesuatu seperti perajin, pematung, ahli mekanik, dan dokter bedah. Kecerdasan kinestetis jsmani meliputi kemampuan fisik yang spesifik, seperti koordinasi keseimbangan, keterampilan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan atau kemampuan menerima rangsangan dan hal yang berkaitan dengan sentuhan.


Kecerdasan interpersonal


Kecerdasan interpersonal berkaitan dengan kemampuan memersepsi dan membedahkan suasana hati, maksud, motivasi, serta perasaan seseorang. Dengan kata lain, kecerdasan interpersonal berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk memahami dan menghadapi perasaan orang lain. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada ekspresi wajah, suara, dan  gerak isyarat, kemampuan membedakan tanda-tanda interpersonal, serta kemampuan menanggapi secara efektif tanda tersebut dengan tindakan pragmatis tertentu (mempengaruhi sekelompok orang untuk melakukan tindakan tertentu). Kecerdasan interpersonal ini biasanya dimiiki oleh seorang politisi, tenaga pemasaran, pekerja sosial, psikolog, dan pewawancara. Ciri orang yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi antara lain adalah :
  1. Suka bersosialisasi dengan teman sebaya.
  2. Mampu bekerja sama dengan orang lain meskipun berbeda latar belakangnya.
  3. Bisa memberi solusi jika ada masalah.
  4. Peduli kepada sesama sehingga mempunyai banyak teman.
  5. Berbakat menjadi pemimpin.



Kecerdasan musikal


Kecerdasan musikal berkaitan dengan kepekaan manusia terhadap irama, pola titi nada atau melodi, ritme, dan warna nada atau warna suara suatu lagu. Kecerdasan ini ditunjukkan pada kemampuan menangani bentuk-bentuk musikal dengan cara memersepsi, membedakan, mengubah, dan mengekspresikan. Kecerdasan musikal pada umumnya dimiliki oleh para penikmat musik, kritikus musik, komposer, pengarang lagu, dan sebagainya.

Demikianlah penjelasan mengenai macam-macam kecerdasan atau jenis-jenis kecerdasan menurut Howard Gardner. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

loading...
Blog, Updated at: 18.45

0 komentar:

Posting Komentar