Pengertian dan Perbedaan Barang dan Jasa dalam Ilmu Ekonomi

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 24 Desember 2016

Loading...

Semua manusia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Kebutuhan manusia itu berbentuk barang dan jasa. Pada kesempatan ini, kita akan membahas mengenai pengertian barang dan jasa serta perbedaan barang dan jasa. Kita juga akan membahas mengenai ciri-ciri serta contoh barang dan jasa. Pengertian  Barang secara umumn adalah benda-benda yang memiliki wujud, dapat disentuh dan dirasakan dengan alat indera, yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan barang lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Sedangkan pengertian jasa secara umum adalah sesuatu yang tidak memiliki wujud, tetapi dapat memberikan rasa puas pada penggunanya dan bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

Pengertian barang


Pengertian barang seperti yang disadur dari Wikipedia, Barang atau komoditas dalam pengertianekonomi adalah suatu objek atau jasa yang memiliki nilai. Nilai suatu barang akan ditentukan karena barang itu mempunyai kemampuan untuk dapat memenuhi kebutuhan. Bagaimana jika suatu barang tidak memiliki nilai ? barang yang tidak memiliki nilai biasanya disebut dengan sampah, dan jika sampah itu diolah dengan baik maka ia akan berharga dan memiliki nilai lagi dan kembali disebut sebagai barang. 

Jika kita minum air mineral dalam botol, maka air mineral itu masih disebut barang. Ketika airnya sudah habis dan botolnya dibuang, maka status botol itu berubah menjadi sampah. Statusnya akan naik kembali ketika botol itu diambil dan dijual pemulung kepada pengepul untuk diolah ulang.


Pengertian dan Perbedaan Barang dan Jasa dalam Ilmu Ekonomi

Ciri-ciri barang


Barang memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut :
  • Berwujud, artinya dapat disentuh dan dirasakan dengan alat indera manusia.
  • Memiliki nilai dan manfaat jika digunakan oleh konsumen sehingga bisa memberikan rasa puas dan memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat.
  • Apabila digunakan, maka nilai dan manfaatnya lama kelamaan akan berkurang, bahkan habis. Contohnya saja sabun mandi yang kita gunakan.



Contoh barang


Berdasarkan definisi dan ciri-ciri barang di atas, maka kita bisa dengan mudah menebak apa saja contoh-contoh barang. Di rumah misalnnya, kita memiliki televise, kulkas, kipas angina, radio, smartphone, alat rumah tangga, dan lain-lain yang tergolong barang. Sedangkan contoh barang di lingkungan sekolah antara lain adalah meja, makanan di kantin, kursi, pensil, buku, pulpen, dan lain-lain.

Dalam ilmu ekonomi, barang dibedakan menjadi beberapa macam, sebagai berikut :
  • Barang menurut cara memperoleh terbagi menjadi barang ekonomi, barang bebas dan barang illith.
  • Barang menurut cara penggunaan terbagi menjadi barang konsumsi dan barang produksi.
  • Barang menurut hubungannya dengan barang lain terbagi menjadi barang substitusi dan barang komplementer.
  • Barang menurut proses pembuatan terbagi menjadi barang mentah, barang setengah jadi dan barang jadi.


Pengertian jasa


Pengertian jasa menurut Wikipedia, jasa atau layanan adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan.

Phillip Kotler memberikan definisi jasa : jasa adalah setiap tindakan atau unjuk kerja yang ditawarkan oleh salah satu pihak ke pihak lain yang secara prinsip intangibel dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan apapun. Produksinya bisa terkait dan bisa juga tidak terikat pada suatu produk fisik.


Ciri-ciri jasa


Jasa memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Jasa bersifat abstrak, tidak berwujud, tidak dapat dicicipi, disentuh, dicium, dan dirasakan dengan panca indera.
  • Jasa bersifat heterogonitas. Artinya, hasil jasa antara pihak yang satu dengan yang lain berbeda, meskipun jasa yang diberikannya sama.
  • Jasa tidak dapat dipisahkan, artinya jasa dikonsumsi dan diproduksi pada saat yang bersamaan.
  • Jasa tidak tahan lama. Produk yang dihasilkan dari jasa mungkin tahan lama. Akan tetapi jasa untuk menghasilkan produk itu tidak tahan lama sehingga tidak bisa dijual kembali kepada orang lain atau dikembalikan kepada produsen jika merasa tidak puas dengan jasa yang diberikan.


Contoh jasa


Contoh jasa antara lain :
  • Jasa mengantar barang.
  • Jasa buruh angkut.
  • Jasa desain grafis.
  • Jasa pembuatan website,
  • Guru yang mengajar muridnya.
  • Tukang cukur rambut.
  • Tukang ojek yang mengantar penumpang.
  • Dan lain-lain.


Perbedaan barang dan jasa


Berdasarkan definsi barang dan jasa di atas, serta ciri-ciri dan contoh barang dan jasa. Maka berikut ini adalah tabel perbandingan perbedaan barang dan jasa :



Barang
Jasa
Berwujud
Tidak berwujud
Dapat disimpan
Tidak dapat disimpan
Diproduksi terlebih dahulu sebelum dikonsumsi
Diproduksi dan dikonsumsi pada saat yang bersamaan
Dapat dijual kembali
Tidak bisa dijual kembali
Punya standar yang jelas
Sulit mendefinisikan standar jasa
Tidak perlu komunikasi intens dengan konsumen
Komunikasi sangat perlu dilakukan
Kualitas barang bersifat objektif
Kualitas jasa bersifat subjektif
Banyak mengandalkan mesin
Mengandalkan skill dan kemampuan manusia
Bisa dijual kembali
Sulit dijual kembali


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian barang dan jasa serta perbedaannya. Pada dasarnya, kebutuhan manusia terhadap barang dan jasa berbeda-beda antara individu yang satu dengan individu lainnya. 

Loading...
Blog, Updated at: 19.24

0 komentar:

Posting Komentar