Pengertian Pengawasan Menurut Para Ahli

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 22 Desember 2016

Loading...

Pengawasan adalah salah satu fungsi dalam manajemen untuk menjamin agar pelaksanaan kerja berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dalam perencanaan. Apabila pelaksanaan kerja tidak sesuai dengan standar perencanaan, walaupun secara tidak sengaja tetap ke arah yang lebih baik, hal ini tampak klasik dan tradisional, disebut lepas kontrol. Dengan demikian, melalui pengawasan dapat diawasi sejauh mana penyimpangan, penyalahgunaan, kebocoran, kekurangan, pemborosan, kemubaziran, penyelewengan, dan lain-lain kendala di masa yang akan datang. Jadi, pengertian pengawasan secara keseluruhan adalah aktivitas membandingkan apa yang sedang atau sudah dikerjakan dengan apa yang direncanakan sebelumnya. Karena diperlukan kriteria, norm, standard an ukuran.

Untuk memahami definisi pengawasan lebih lanjut, maka berikut ini adalah beberapa pengertian pengawasan menurut para ahli.

Lyndall F. Urwick menganggap bahwa pengawasan adalah upaya agar sesuatu dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan dan instruksi yang telah dikeluarkan.

Henry Fayol berpendapat bahwa pengawasan adalah ketetapan dalam menguji apapun sesuai persetujuan, yang disesuaikan dengan intruksi pada prinsip perencanaan, yang sudah tidak dapat dipungkiri lagi.

Pengawasan merupakan kewajiban setiap orang dalam organisasi secara terus menerus, memperhatikan dan mengawasi jalannya tugas masing-masing bidang sesuai rencana semula.

Sondang siagian mengatakan bahwa pengawasan adalah proses pengamatan dari pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi untuk menjamin agar semua pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.

George Terry merumuskan pengawasan sebagai proses penentuan yang harus dicapai yaitu standar, apa yang sedang dilakukan yaitu pelaksanaan, menilai pelaksanaan dan bila perlu melakukan perbaikan-perbaikan sehingga pelaksanaan sesuai dengan rencana, yaitu selaran dengan standar atau ukuran.

Stephen Robein memberikan defnisi pengawasan sebagai proses mengikuti perkembangan kegiatan untuk menjamin jalannya pekerjaan, dengan demikian dapat selesai secara sempurna sebagaimana yang direncanakan sebelumnya dnegan pengoreksian beberapa pemikiran yang saling berhubungan.

David Grannick mengemukakan tiga fase dalam pengawasan yang dapat diidentifikasi yaitu fase legislatif, fase administratif dan fase dukungan.  

Arifin Abdurrahman mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang membantu pengawasan dan mencegah berbagai kasus penyelewenang serta pengalahgunaan wewenang, yaitu :
  1. Filsafat yang dianut bangsa tersebut.
  2. Agama yang mendasari seseorang tersebut.
  3. Kebijakan yang dijalankan, anggaran pembiayaan yang mendukung.
  4. Penempatan pegawai dan prosedur kerjanya.
  5. Kemantapan koordinasi dalam organisasi.

Pengawasan yang diberlakukan di negara Republik Indonesia sejak merdeka sampai sekarang cukup banyak lembaganya, yaitu antara lain :
  1. DPR (lembaga legilatif, pengawasan wakil rakyat).
  2. BPK (lembaga inspektif, juga sederajat presiden).
  3. Kopkamtib (operasi khusus ketertiban).
  4. BPKP (khusus pengawasan pembangunan).
  5. DPRD (khusus di daerah Tingkat I dan II).
  6. HAM (pengkajian hak asasi manusia).
  7. Irjen (pada tiap departemen).
  8. Deputi pengawasan (pada tingkat lembaga nondepartemen).
  9. Irwil Prop (untuk tingkat provinsi/ pemda Tk. I)
  10. Irwil Kab (untuk tingkak kabupaten/ pemda Tk. II).
  11. Panwaslak (khusus pemilihan umum).
  12. Bakin (khusus intel).
  13. Kejaksaan (untuk penuntutan kriminalitas).
  14. Kepolisian  (pembantu jaksa yang dipersenjatai).
  15. KPK (komisi pemberantasan korupsi).

Pengertian Pengawasan Menurut Para Ahli


Pengawasan dilakukan oleh badan-badan yang berkompeten sebagaimana telah disampaikan di atas, dengan pemantauan dan  pengamatan terhadap pekerjaan serta hasil kerja para birokrat  pemerintah yang terkadang memakai uang semuanya. Demikianlah penjelasan mengenai pengertian pengawasan menurut para ahli. Semoga bermanfaat. 

Loading...
Blog, Updated at: 19.03

0 komentar:

Posting Komentar