Pengertian Konsumsi, Tujuan Konsumsi dan Pola Konsumsi

Posted by Ensikloblogia on Senin, 26 Juni 2017

Loading...

Konsumsi adalah salah satu bagian dari kehidupan manusia yang selalu terjadi berulang-ulang. Salah satu tujuan manusia melakukan kegiatan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Pola konsumsi yang dimiliki setiap orang berbeda-beda, tergantung pada banyak hal. Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai pengertian konsumsi, tujuan konsumsi dan pola konsumsi. 


Pengertian Konsumsi 


Konsumsi dalam kehidupan sehari-hari identik dengan kegiatan makan dan minum. Apakah pengertian konsumsi hanya sebatas itu ? Dalam ilmu ekonomi, yang dimaksud dengan konsumsi adalah kegiatan manusia yang mengurangi atau menghabiskan guna barang atau jasa yang ditujukan langsung untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Perhatikan. KONSUMSI DITUJUKAN LANGSUNG UNTUK MEMENUHI KELANGSUNGAN HIDUP MANUSIA. Jadi, hal-hal yang tidak ditujukan langsung untuk memenuhi kebutuhan belum bisa disebut kegiatan konsumsi. 

Contoh kegiatan konsumsi yang mengurangi atau menghabiskan guna barang antara lain adalah makan nasi dan ayam, menggunakan bolpoin, mengenakan celana jeans, minum es kelapa muda, menghisap rok0k, dan lain-lain.

Contoh kegiatan konsumsi yang bisa menghabiskan guna jasa antara lain  adalah meminta penjelasan guru, meminta nasihat dokter, mengikuti kursus, memakai sopir pribadi, menyaksikan pertunjukan musik, dan lain-lain. 

Ada kegiatan manusia yang menghabiskan atau mengurangi guna benda tetapi tidak digolongkan sebagai konsumsi. Bahan baku dan bahan bakar, walaupun habis digunakan dalam proses produksi tidak boleh disebut sebagai konsumsi. Karena, bahan baku dan bahan bakar tersebut habis untuk memproduksi barang lain dan tidak digunakan langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia. 

Demikian juga dengan pemakaian mesin, cangkul, palu, dan bangunan pabrik, walaupun benda-benda tersebut gunanya berkurang, pemakaiannya tidak boleh digolongkan sebagai konsumsi. Karena seperti dijelaskan dalam pengertian konsumsi, salah satu ciri konsumsi adalah ditujukan langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia, tidak ditujukan untuk memproduksi barang baru.


Pengertian Konsumsi, Tujuan Konsumsi dan Pola Konsumsi

Tujuan Konsumsi 


Berdasarkan uraian sebelumnya, dapat diketahui bahwa tujuan konsumsi di antaranya adalah: 
  1. memenuhi kebutuhan jasmani/fisik, contoh: makan, minum, disuntik, dan lain-lain; 
  2. memenuhi kebutuhan rohani, contoh: menyaksikan hiburan, meminta petunjuk ulama, dan lain-lain; 
  3. mendapat penghargaan dari orang lain.

Seharusnya tujuan utama manusia melakukan kegiatan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Karena tanpa memenuhi kedua kebutuhan ini, maka manusia tidak akan bisa melangsungkan hidupnya dengan baik. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan kehidupan sosial manusia, tujuan konsumsi manusia bertambah, yaitu untuk membuat iri orang lain dan ingin mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari orang lain.

Kadang kala orang mengonsumsi barang atau jasa bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, tapi juga ingin mendapat penghargaan/pujian dari orang lain. Contoh, orang memakai mobil mewah selain untuk memenuhi kebutuhan akan mobil, juga ingin mendapat penghargaan dari orang lain.

Anak-anak ABG biasanya akan memaksa orang tuanya untuk membeli smartphone baru hanya untuk mendapatkan predikat gaul dari teman-temannya. Mahasiswa-mahasiswa miskin akan makan di rumah makan cepat saji berharga mahal hanya agar disebut anak orang kaya, padahal rumah mereka di kampung sangat mengenaskan.


Pola Konsumsi 


Pola konsumsi adalah susunan kebutuhan seseorang terhadap barang dan jasa yang akan dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu, yang dipenuhi dari pendapatannya. Pola konsumsi tiap orang berbeda-beda. Orang yang berpendapatan tinggi berbeda pola konsumsinya dengan orang yang berpendapatan menengah, berbeda pula dengan orang yang berpendapatan rendah. Pola konsumsi direktur berbeda dengan konsumsi karyawan. Pola konsumsi guru berbeda dengan pola konsumsi petani. 

Perbedaan pola konsumsi tiap orang tidak hanya dipengaruhi oleh tinggi rendahnya pendapatan, tapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut: 
  • tingkat pendidikan/pengetahuan; 
  • kondisi tempat tinggal iklim; 
  • jenis pekerjaan;
  • tingkat peradaban bangsa; 
  • kebiasaan dan kondisi sosial budaya masyarakat; 
  • tinggi rendahnya harga barang dan jasa; 
  • selera yang sedang berkembang di masyarakat.

Pola konsumsi orang berbeda-beda, tetapi secara umum dalam berkonsumsi orang akan mendahulukan kebutuhan pokok, baru kemudian memenuhi kebutuhan lainnya.

Tidak selamanya pola konsumsi manusia ditentukan oleh tingkat pendapatan. Banyak orang-orang yang berpendapatan rendah memiliki pola konsumsi yang sama bahkan lebih tinggi dari orang kaya. Hal ini bisa disebabkan karena mereka terlalu banyak bergaul dengan orang kaya atau juga terpengaruh  kehidupan dan kondisi sosial budaya masyarakat. Hal seperti ini sangat berbahaya karena mendorong manusia untuk melakukan pinjaman dan berhutang.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian konsumsi, tujuan konsumsi dan pola konsumsi. Semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 19.14

0 komentar:

Posting Komentar