Peran Masyarakat Luar Negeri dalam Kegiatan Ekonomi

Posted by Ensikloblogia on Senin, 26 Juni 2017

loading...

Di era globalisasi, masyarakat luar negeri memiliki peran besar dalam kegiatan ekonomi. Pengertian masyarakat luar negeri mencakup negara dan masyarakat luar negeri itu sendiri. Adapun peran masyarakat luar negeri dalam kegiatan ekonomi adalah sebagai berikut.

Sumber penanaman modal asing


Peran utama masyarakat luar negeri dalam kegiatan ekonomi adalah sebagai investor penanaman modal asing. Penanaman modal asing di suatu negara merupakan  salah satu cara untuk meningkatkan kemakmuran penduduk di suatu negara. Bagi Indonesia, investasi di negara lain sangat menguntungkan. Indonesia menarik bagi para investor asing karena harga tenaga kerja di Indonesia lebih murah dibandingkan harga tenaga kerja di negara lain. Di samping itu, Indonesia merupakan bangsa pasar yang besar karena  jumlah penduduknya sangat besar.


Pemberi pinjaman


Terkadang untuk melakukan pembangunan, pemerintah membutuhkan dana lebih. Pada saat itulah, peran masyarakat luar negeri sebagai pemberi pinjaman dibutuhkan. Untuk mewujudkan pembangunan dengan modal yang sangat besar itu, maka suatu negar melakukan peminjaman pada negara lain atau lembaga-lembaga keuangan internasional.


Pemberi bantuan


Ketika bencana tsunami melanda Aceh tahun 2004, banyak negara mengulurkan tangan untuk membantu evakuasi dan pemulihan Aceh pasca tsunami. Itulah salah satu peran masyarakat luar negeri sebagai pemberi bantuan. 

Selain itu, Bantuan yang diberikan oleh masyarakat luar negeri bisa diwujudkan dalam bentuk proyek-proyek pembangunan fisik atau kegiatan pelayanan dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Bantuan tersebut diberikan kepada negara yang membutuhkan secara cuma-cuma tanpa harus mengembalikan. 


Peran Masyarakat Luar Negeri dalam Kegiatan Ekonomi

Pengekspor Barang dan Jasa 


Tidak semua negara mampu memenuhi kebutuhan barang dan jasanya hanya dengan mengandalkan sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Oleh karena itu, maka masyarakat melakukan perdagangan internasional dan kegiatan ekspor impor agar kebutuhan itu bisa dipenuhi. 

Salah satu negara yang berperan dalam kegiatan ekspor adalah jepang. Peran masyarakat luar negeri dalam hal ini adalah negara Jepang dalam kegiatan ekspor antara lain adalah dengan menghasilkan berbagai macam kendaraan bermotor seperti mobil dan motor dengan berbagai merek, antara lain adalah Suzuki, Yamaha, Honda, Toyota, Nisan, dan lain-lain.


Pengimpor Barang dan Jasa 


Masyarakat luar negeri berperan sebagai pengimpor barang dan jasa jika barang dan jasa yang dibutuhkan tidak ada atau kurang di negara mereka. Pada umumnya masyarakat luar negeri mengimpor barang kerajinan dari Indonesia, seperti ukiran Jepara, kerajinan rotan, pakaian, alas kaki, peralatan elektronik, kertas, minyak sawit, dan lain-lain. Negara Indonesia memiliki banyak kekayaan alam yang diimpor oleh negara lain. Arab Saudi adalah negara pengimpor kurma ke Indonesia. Australia adalah negara pengimpor unta ke Arab Saudi. 


Pengekspor Faktor-Faktor Produksi


Bila negara kita membutuhkan faktor-faktor produksi dari negara lain, seperti bahan baku, tenaga kerja, modal, dan pengusaha (kewirausahaan) maka negara lain akan mengekspornya ke Indonesia. Faktor produksi yang banyak diekspor ke Indonesia adalah faktor produksi modal karena Indonesia memang sangat kekurangan modal. Negara-negara yang telah menanamkan modalnya ke negara kita disebut dengan istilah investor.

Untuk membangun jalan raya di Indonesia, Korea Selatan juga pernah mengekspor tenaga kerjanya ke negara kita. Dan dalam menyambut era perdagangan bebas sekarang ini, kabarnya Filipina akan mengekspor jutaan tenaga kerjanya ke Indonesia. Kemudian untuk memenuhi kebutuhan Indonesia, negara lain banyak mengekspor biji plastik, bahan-bahan kimia, mesin-mesin, generator, perataan listrik, alat pertukangan, dan bahan baku.


Pengimpor Faktor-Faktor Produksi 


Arab Saudi, Malaysia, Hongkong dan Uni Emirat Arab adalah negara yang kekurangan tenaga kerja. Bila negara-negara itu membutuhkan tenaga, maka mereka mengimpornya dari negara lain, seperti Indonesia dan Filipina. Selain itu, negara tersebut juga mengimpor faktor produksi alam.  Contoh faktor produksi alam yang mereka impor adalah karet, minyak bumi, timah, tembaga, aluminium, tembakau, dan lain- lain. 


Mitra Kerja Sama Ekonomi 


Kerja sama ekonomi internasional tidak akan terjadi jika tidak ada pihak yang bekerja sama, dalam hal ini adalah negara dan masyarakat luar negeri. Kerja sama ekonomi antarnegara amat diperlukan untuk memajukan kehidupan ekonomi. Oleh karena itu, masyarakat luar negeri merupakan mitra kerja sama yang baik untuk memajukan ekonomi. 

Kerja sama dengan masyarakat luar negeri meliputi hal-hal berikut:
  1. Produksi, di sini dibahas masalah standar kualitas dan jumlah produksi barang tertentu, seperti minyak. Contohnya, kerja sama ekonomi yang tergabung dalam OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries). 
  2. Perdagangan dan tarif, kerja sama ini membahas masalah perdagangan dan tarif dengan tujuan memperlancar arus distribusi barang antarnegara. Contohnya, kerja sama ekonomi yang tergabung dalam WTO (World Trade Organization). 
  3. Perburuhan, kerja sama di bidang perburuhan bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pekerja, seperti kerja sama yang tergabung dalam ILO (s).

Demikianlah penjelasan mengenai peran masyarakat luar negeri dalam kegiatan ekonomi, antara lain sebagai pengekspor dan pengimpor barang dan jasa, sebagai pengekspor dan pengimpor faktor-faktor produksi dan juga sebagai mitra kerja sama ekonomi.

loading...
Blog, Updated at: 05.33

0 komentar:

Posting Komentar